
rani,ranum....mna klian....."teriak bunda
Dari ruang tamu.
"apa sih bun" ucap rani smbil keluar dari kamarnya.
"iya" smbung ranum yg ikut mensejajarkan langkah kakinya dengan rani.
"bunda sma ayah mau pergi kerumah kawan papa kmu,jadi klian ikut atau enggak?" tawar bunda.
"enggak deh bun,rani sma ranum kan mau pergi kemall" ucap rani smbil mengambil remot tv dan menghidupkannya.
"ohh yaudah,bunda sma ayah pergi dlu ya,dan klo bunda pulangnya lma klian makan mlm dluar ajh" ucap bunda.
"iy bun" jawab rani dan ranum serentak
"assalamualaikum" ucap bunda smbil menutup pintu depan.
"waalaikumsalam" jawab rani dan ranum serentak.
****
Sekarang axel sedang bersiap* ingin kluar untuk membeli makanan dluar,dengan menggunakan baju kaos berwarna hitam dan jeans berwarna biru,sepatu snakers hitam dan jangan lupa jaket favoritnya yg berwarna hitam.
"sekarang semua udh siap sekarang berangkat deh" ucap gue.
"siap belanja kmna lgi ya" ucap gue smbil mengunci apart.
"ohh,singgah kerumah papa deh" ucap gue.
Setelah kluar dari apart,axel langsung menuju mobilnya yg berwarna hitam,dan langsung melajukan mobilnya,dan akhirnya smpai didepan sebuah mall yg cukup mewah.
"makan dlu deh,laper gue kyknya" ucap gue smbil menuju sebuah cafe yg ada dilantai 1.
"mbak psen stiek 1 trus boba 1"
"baik mas,silahkan duduk"
Tak lama dari situ seorang wanita yg berbaju pelayan itu datang smbil membawakan pesanan yg dipesan axel.
"ini mas,silahkan dinikmati" ucap pelayan itu.
"ohh,makasih"
Melihat pesanannya datang axel langsung menyambar makanan itu karena memang dia blum mkn siang.
*****
"kak cpt dong lama banget sih" ucap ranum smbil duduk disofa ruang tamu.
"i..ya..bntr"ucap rani smbil turun dari tangga.
"kenapa lama bnget sih kak?" tanya ranum.
"cari tas sma sepatu yg cocok buat kakak" ucap rani smbil mengikat tali sepatunya.
"yuk pergi" smbungnya lagi.
Sekarang mereka tiba disebuah mall.
"kakak kita mau bli apa?" tnya ranum smbil memasukki mall tersebut.
"kita blik sepatu,tas,mek'aup,baju,trus makan dong" ucap rani.
"ok" ucap rani.
Disaat rani dan ranum sedang memilih* tiba-tiba ranum tersenggol yg cukup kuat hingga dia smpai jatuh terduduk.
"WOI" teriak ranum smbil berdiri memegang pinggulnya yg sedang skit.
"maaf yh gue gk sengaja tadi" ucap cwok yg berada didepan ranum.
"maaf,maaf,skit tau"omel ranum.
"sekali lgi gue minta maaf yh" ucap cwok itu
"ohh iy nama gue axel klo nama lo siapa" ucap cwok itu smbil memperkenalkan dirinya.
"gk ush basa* lo" ucap ranum smbil meninggalkan axel.
Axel yg ditinggal tidak ambil masalah,malahan dia senang jika cwek itu tidak memarahinya habis* seperti mamanya.
"huuhhh,dek kmu ngapain duduk disitu,kmu gk bli sesuatu gitu" ucap rani smbil memilih barang.
"enggak" ucapnya ketus
"kok ketus amat neng" smbung seseorang.
Disaat ranum menoleh dia langsung terkejut dkarena cika dan dinda ada disini.
"ngapain klian disini??" tnya ranum smbil ketus.
"galak amat lo" ucap dinda.
"gue sma dinda mau blanja lh klo elo gimn?" tnya cika.
"biasa lh nemenin kk gue" ucap ranum dan sepertinya moodnya sudah baik,karena semenjak jumpa sma axel moodnya kurang baik.
"eh lo tau gk ra, tdi gue jumpa sma cwok yg ganteng banget udh kyk oppa korea lo" ucap dinda smbil memilih baju*"
"ohh ya" ucap ranum tak acuh
"kok lo gitu si ra, lo knp si" smbung cika smbil mendekati ranum yg dari tadi sibuk main hp.
"gk ada" ucap ranum ketus.
"lo knp, apa lo diganggu org" smbung dinda yg tiba* udh disamping ranum.
"klian tau gk gue itu lagi kesal,tdi waktu gue belanja, tiba* ada cwok yg nyenggol gue smpai gue jatuh" ucap ranum kpda cika dan dinda.
"lh klo jatuh kn tinggal berdiri" ucap dinda.
"lo gk erti tau, msk udh disenggol trus dia gk minta maaf" ucap ranum.
"emgnya siapa sih yg nyeggol lo smpai lo kesal bget?" tnya cika
"ada cwok yg gk ada otak" ucap ranum smbil meninggalkan kdua sahabatnya.
"lh kok kita ditinggal sih" ucap dinda.
"trus kok ranum smpai kesal bget yh cik, dia itu knp sih, gue bingung deh" sambung dinda smbil memijit pelipisnya.
"mungkin lagi pms kli din. lo kan tau klo ranum pms, sifatnya tu berubah*" ucap cika smbil menarik dinda untuk menyusul ranum.