*THE JOMBLO*

*THE JOMBLO*
BAB 5



Sekarang ranum dkk sedang nongkrong dicafe langganan mereka.


"jadi kenapa lo balek kesini?" tnya dinda sambil meminum coffe lattenya.


"gue kesini ngikut bokap trus karna bokap gue lama disini jadi gue lanjutin sklhnya disini ajh" jelas fre.


"apalagi kan ada elo" sambung dinda


"ohh gitu" ucap dinda dan kedua sahabatnya itu hanya mangut* mengerti.


********


"gimn pak,apa bannya udh diganti?" tnya seorang pemuda kepada supir pribadi papanya .


"blum tuan muda" ucap bapak supir itu.


"masih lma gk pak smpainya?" tnya pemuda itu.


"kira* 5km lagi tuan" ucap supir itu.


"yaudah pak telfon ajh papa" ucap pemuda itu.


******


"jadi gimn pak,bapak arvin mau kerjasama dengan perusahaan saya?" tnya bu hanna yg tak lain adalah mama cika.


"menurut saya pemikiran ibu sangat bagus dan cocok dengan yg saya bayangkan,saya mau bu" ucap pak arvin.


Trittt...trittt....(suara getaran hp)


"sebentar ya bu" ucap pak arvin smbil mengangkat telfon dari hpnya.


"halo" ucap pak arvin.


"ok,nanti saya suruh seketaris sya buat jemput axel" ucap pak arvin.


Telfon pun dimatikan secara sepihak.


"maaf bu,telah lama menunggu" ucap pak arvin ramah.


"gpp kok pak,ohh itu tadi siapa yg nelfon?" tnya bu hanna.


"ohh itu supir anak sya bu" ucap pak arvin.


"jadi kita smbung bsok dicafe yg saya tentuin ya bu" ucap pak arvin.


"baik pak,saya tunggu" ucap bu hanna smbil tersenyum ramah.


Pak arvin pun berdiri dari duduknya begitu juga dengan bu hanna,mereka berjabat tangan untuk menyampaikan bahwa mereka telah kerjasama.


******


"yusuf segera kamu jemput axel yg di alun* kota,dia sudah menunggu disana" perintah pak arvin.


"baik pak" ucap pria itu yg tak lain adalah seketaris pak arvin.


"lalu bagaimana dengan bapak?" tnya pria itu kembali.


"saya pulang dengan taxi ajh,dan jgn lupa kamu antarkan axel ke apartemen miliknya yg sudah sya bli.


"baik pak" ucap pria itu.


******


"ra....ranum....." suara perempuan yg berumur 22thn memanggil ranum itu adalah rani,kakak ranum.


"kakak mau blng sma kamu,klo bsok kakak mau ajak kamu ngemall" ajak kak rani.


"aduh kak,kayaknya aku gk bisa deh" tolak ranum.


"lo,emg knp?" tnya kak rani.


"aku ada janjian sma cika dan dinda" ucap ranum berbohong,karena dia ingin mengisi 1 hari dengan bermalas*an.


"gk usah bnyk alasan deh,pokoknya kmu ikut kakak" paksa kak rani.


" yaudah deh,iya" ucap ranum smbil meninggalkan kakaknya yg menonton diruang kluarga.


******


"papa aku mau mkn apa klo makanan gk ada dimeja" ucap axel smbil menempatkan bokongnya disofa.


"papa mau kmu jadi anak yg mandiri" ucap pak arvin smbil menonton tv yg ada didepannya.


"jadi klo dikasih apart trus tinggal sendiri trus gue gk diksih mkn?" omel axel smbil mengayunkan mulutnya kedepan seperti bebek.


"tenang ajh,papa udh ksih kmu kartu ATM"


"beneran pa?" ucap axel smbil menatap papanya dengan bahagia.


"tapi papa cuma kasih kmu 20.000.000,dan itu


Kmu gk blh lgi minta uang sma papa" jelas pak arvin.


"yah,jadi mau dpt dari mna uangnya klo uang di ATM habis" ucap axel smbil memohon dengan menyatukan kedua telapak tngannya berharap papanya memberikan uang lgi kepadanya.


"gk ad,kmu cari kerja trus papa cuma ksih kmu 1 mobil dan kamu harus ingat,kmu skrg papa pindahkan kesekolah biasa" ucap pak arvin spontan membuat axel diam seribu bahasa.


Dalam hari anak itu,bagaimana dia bisa sekolah dengan anak biasa,dan hidup dengan uang 20.000.000 ???.


"udh kan,papa mau plg,dan kmu jgn pulang larut* mlm" ucap pak arvin smbil berdiri dari duduknya dan berjalan kearah pintu dan langsung menutup pintu.


"hadehh papa ni" omel axel smbil memijit kepalanya yg menandakan bahwa dia pusing


dengan hidupnya.


*******


Pagi pun menyingsing,dan sinar matahari mulai memasuki cela* kamar seorang wanita yg masih menggulung dirinya diselimut yg berwarna marun.


Tok...tok...


"ranum ayo sarapan" panggil wanita yg berumur 22thn itu mencoba untuk membangunkan adiknya.


"iyh kk bntr lgi" ucap ranum dengan suara khas org bangun tidur.


Setelah sudah cukup tenaganya berkumpul dia lngsung menuju kamar mandi dan tak lma dari situ terdengar suara seseorang sedang mandi,yg tk lain adalah ranum.


Selesai mandi bahkan sudah segar karena bngun cukup pagi,dia lngsung menuju meja makan yg sudah terlihat bunda dan kakaknya yg menyiapkan sarapan.


"pagi kak,pagi mama" sapa ranum kepada bunda dan kakaknya.


"pagi syang" jawab bunda.


"pagi,oh yh kmu jadikan temanin kk nanti sore ngemall" ajak kk rani.


"iyyyy" jawab ranum smbil diduduk disalah satu kursi meja makan itu.