Zeus Of Olympus

Zeus Of Olympus
BAB III Zeus vs Heimdal



   Heimdal pun mengantar Zeus ke tempat peristirahatan mewah istana.......


   Dimalam hari pun Zeus berkeliling untuk melihat lihat indah nan megahnya istana dewa penjaga heimdal.


   di tengah lorong pun Zeus melihat ray dari jendela lorong sedang melakukan latihan di taman istana,Zeus pun menghampiri nya dan berkata:


"Bela diri apa yang kau gunakan ray?".tanya Zeus.


"Bodoh kau membuat ku kaget saja".jawab si ray.


"Hahahaha kau tampak pengecut jika kau ketakutan dengan hal kecil".ujar si Zeus.


"Aku sedang latihan bela diri muaythai".jawab si ray.


Zeus yang bingung dengan nama dan jenis bela diri itu pun bertanya :


"Muaythai?,aku baru dengar nama beladiri itu".


Ray pun menegaskan dan menjelaskan kepada zeus:


"Tentu saja kau tidak tahu,bela diri tersebut berasal dari midgard dari bangsa thailand,dewa yang tidak pernah di sembah mereka memang pantas tidak tahu tentang midgard".


"Tidurlah besok kau akan bertarung melawan ayahku.dan ingat jangan membuat malu diri mu sendiri karena pertempuran kalian di umumkan ke seluruh valhala".ucap si ray.


"Kau tampaknya peduli padaku".jawab si Zeus.


"sibodoh ini terlalu bodoh akan nasib nya di esok hari".ujar si ray dalam hati.


   Keesokan hari nya di siang hari di seluruh penjuru valhala berdatangan ke arena pertempuran untuk menonton pertunjukan Zeus melawan Heimdal.


Di waktu yang sama di ruang ganti terlihat sosok perkasa dengan otot otot yang cukup mengagumkan yang sedang mempersiapkan diri untuk bertanding dan pria itu ada Zeus.


Di lain sisi,suasana arena begitu bergema dan bergemuruh karena ketidak sabaran untuk menyaksikan pertarungan dari sang dewa penjaga Heimdal.


"HADIRIN SEKALIAN, PERTANDINGAN AKAN SEGERA DI MULAI MAKA DI HARAPKAN PARA DEWA UNTUK MENYAMBUT DEWA PENJAGA GERBANG UTARA KITA,HEIMDAL!!!".kata si pembawa acara dengan lantang mengumumkannya.


   Para dewa dan dewi pun bergemuruh ingin menyaksikan heimdal.di lain sisi Zeus sangat bersemangat untuk membungkam mulut dari para dewa dewi karena telah meremehkankannya.


"Aku akan tunjukkan betapa besar dan agungnya diri ku".ucap si Zeus.


Kembali ke arena.pembawa acara pun bersiap menyambut kedua petarung dan menyebut gelar mereka :


"para dewa dewi sekalian,didalam lorong kiri saya ada sesosok dewa yang tak terkalahkan dalam pertempuran.ia pun di anugrahi oleh KRONOS menjadi dewa penjaga gerbang utara dan dia adalah Heimdal.dan lorong disisi kanan saya adalah dewa muda yang ingin menunjukkan eksistensi nya menjadi dewa, dengan anugrah pustaka petir dari sang dewa KRONOS yang membuatnya makin percaya dengan dirinya,ia adalah Zeus".kata si pembawa acara.


   Sorakan para dewa dan dewi pun bergemuruh saat kedua petarung di perkenalkan,bahkan pertarungan ini nantinya akan di masukkan ke dalam sejarah Valhala dan midgard.pertarungan ini akan menjadi pertarungan besar dikarenakan pertaruhan dari kedua dewa tersebut.


"Hei,aku dengar mereka berdua mempertaruhkan hal berharga di pertarungan ini.bisik bisik para dewa dan dewi di kursi penonton".


"dan dengarkan wahai dewa dewi yang menyaksikan,bagi para pemenang di pertarungan ini akan mendapatkan tahta mahkota dewa penjaga dan yang kalah akan menjadi dewa lemah dan budak".ucap si pembawa acara.


   Para petarung keluar dari lorong mereka masing masing,kedua dewa tersebut sangat gagah perkasa dan mengeluarkan aura perang mereka masing masing.


penjelasan:


para dewa mampu mengeluarkan aura mereka di saat saat tertentu yaitu aura memimpin,aura becanda,aura marah,aura perang,dan terakhir yang selalu di gunakan KRONOS disetiap saat adalah aura membunuh.


kembali ke Arena


"pertarungan di mulai"ujar sih pembawa acara.


Kedua dewa tersebut masih melihat satu sama lain untuk saling mengintimidasi dan berlangsung selama 3 menit,para dewa dewi dan pembawa acara yang menyaksikan nya pun heran karena tidak pernah melihat heimdal berdiam selama itu di pertarungan sebelumnya.


Tiba tiba heimdal pun bergerak maju dan berkata :


"hei bocah,mau sampai kapan kita berdiam diri?".


"entahlah,aku hanya menunggu kau masuk ke zona serang ku dan menyelesaikan pertandingan".jawab si zeus.


"haha,kau cukup percaya diri untuk seorang dewa muda".ujar si Heimdal.


Heimdal pun bergerak maju dan mencoba menyerang Zeus dengan Tombak pustakanya,zeus pun menghindar dan langsung memegang kepala belakang Heimdal.disaat itu pun Heimdal tak berkutik sedetik pun karena cekraman Zeus cukup kuat.


"apa hanya ini yang kamu punya Heimdal".ujar si Zeus.


Arena seketika hening karena kaget dan tidak percaya melihat Heimdal terpojok dengan mudah oleh Zeus.


"dasar bocah".ujar Heimdal.


Heimdal berputar balik dan memukul tepat ke rahang Zeus dengan telak.


"Boxing?,haha beladiri midgard cukup terkenal nampaknya di valhala".ujar si Zeus.


Heimdal hanya tertawa gila mendengar perkataan Zeus,karena Heimdal mengira pukulannya berpengaruh besar ke tubuh Zeus.


Penjelasan:


apa karena dewa lemah?


"bukan"


Apa karena dewa itu meniru manusia?


"bukan"


Apa dewa tidak bisa bertarung jarak dekat?


"bukan"


Lalu kenapa dewa menggunakan cara bertarung midgard?


"Dewa menggunakan beladiri midgard karena menurut para dewa beladiri dari midgard cukup ampuh dan tidak menguras tenaga di bandingkan menggunakan cara bertarung bengis di valhala.dan lagi bela diri midgard mampu di gabung dengan kekuatan dewa itu sendiri tidak seperti bela diri di valhala".


Lanjut ke arena


zeus mulai menyerang heimdal dengan memukul rahang heimdal menggunakan hook yang di gabungkan dengan petir,pukulan itu telak dan kuat bahkan membuat langit valhala bererumuh guntur.heimdal pun tersungkur dan hampir tidak bisa berdiri karena terkena serangan itu.


"kekuatan apa itu,kenapa efek nya begitu dashyat sakitnya". batin si Heimdal


"bagaimana rasanya wahai dewa penjaga,sakit bukan?.ini adalah kekuatan pustaka petir,bagaimana jadi nya jika kau terkena serangan itu terus menerus?".ujar si zeus.


Dewa dewi yang menyaksikan pun langsung bersorak mendukung Zeus


"sekarang para dewa dan dewi di pihak ku heimdal,apa yang bisa kau lakukan sekarang"ujar si zeus.


Heimdal yang mendengar nya pun bangun terintih rintih sambil berkata:


"sorakan mereka tidak bisa membuat ku dan dirimu menjadi kuat bocah".


Heimdal langsung menyerang kembali dengan tombak pustakanya,namun lagi dan lagi Zeus menghindar dan memukul Heimdal dengan serangan yang sama dan membuat heimdal jatuh kembali.


"kekuatan apa sebenarnya yang di gunakan Zeus,kenapa sangat jauh sekali perbedaannya".bisik bisik para dewa dan dewi yang menyaksikannya.


Zeus pun menyatakan kepada seluruh para dewa dan dewi yang menonton pertandingannya:


"apa kalian masih meragukan ke agunganku?,apa kalian masih meragukan kekuasaanku?".


Tiba tiba heimdal berdiri kembali dan menantang zeus untuk menggunakan aura membunuh,zeus yang mendengarkannya pun mengikuti kemauan sang heimdal.


Di lain sisi di waktu yang sama ray tampak cemas karena khawatir ayahnya akan pergi jika tetap melakukan pertarungan.


Penjelasan:


Kenapa aura membunuh sangat berbahaya sedangkan KRONOS selalu menggunakannya?


Apa karena bisa membuat pengguna di hukum?


"bukan"


apa membuat penggunanya merugi?


"bukan"


"Aura membunuh adalah kesiapan diri para dewa di saat bertarung,jika para dewa siap untuk mengeluarkan aura membunuh maka mereka harus siap jika diri nya di bunuh oleh lawan dan sebaliknya aura membunuh juga bisa membunuh lawan nya di pertarungan.aura membunuh ini bisa membunuh dewa lain dan bersedia di bunuh jika kalah dalam pertarungan".


"karena ada aturan untuk tidak boleh membunuh dewa lain terkecuali dewa tersebut siap dan menggunakan aura membunuh".


"resiko menggunakan aura ini sangat berbahaya bagi pengguna nya karena bisa di bunuh oleh lawan juga".


kenapa sedikit dewa yang menggunakannya?


" itu karena tidak ada dunia lagi setelah valhala jika mereka kalah dan di bunuh oleh dewa lain."


Lanjut ke arena


kedua dewa itu pun telah mengunakan aura membunuh mereka.


Di lain sisi di waktu yang sama di altar KRONOS.


"Pertarungan ini sangat merugikan bagi Heimdal, karena Heimdal memaksakan diri".ujar KRONOS yang sedang menonton pertarungan zeus dan heimdal di singgasana nya.


kembali ke sisi arena.tampaknya heimdal menggunakan seluruh kekuatannya untuk sekali serang,zeus yang melihatnya pun juga langsung menggunakan kekuatannya untuk sekali serang.


BERSAMBUNG....