
clara sangat baik, tetapi kebaikannya slalu di mamfaatkan oleh orang lain, maka dari itu dia memilih menyendiri ketimbang berbaur bersama orang yang salah. bersama nana pun bersikap sewajarnya
dulu clara sangat periang mudah bergaul tetapi sesuatu yang tidak diharapkan terjadi ketika ia masih anak SMA.
flash back ........
drttt drttt drttttttt "putri" ucap clara, nama yang terpangpang jelas di layar ponsel clara
"halo, ada apa??"
"hiksss hiksss ra, pa...paaa.. papa ra, sudah gak ada hikss"
"APAAAAA? baiklah tunggu aku disana, kirimkan alamat rumah sakitnya sekarang"
tutt tutt tutt sambugan pun terputus
"ahh si sesel skarang dimana ya, aku coba telefon deh" clara. mereka bersahabat ber 3 kesana kemari slalu saja ber 3
tuttt tuttt tuttttt
"halo......" tersambung
"sel lo di mana? papanya putri meninggal, gw sedang otw, lo nyusul"
"eh ra gw sedang gak di rumah, gw lagi di rumah om gw"
"trus lo gak dateng?? tega lo dia kan sepupu lo" memang putri dan sesel sepupuan
"yaudh lo jemput gw ya" ucapnya tenang, seperti tidak terjadi sesuatu.
"gila lo ya, rumah om lo tu jauh sel ini udh mlm juga, kan om lo punya mobil anterin kek"
"mereka lagi pada pergi"
"ish baiklah, nanti gw jemput sama dion"memutuskan sepihak.
dion adalah pacarnya clara mereka berpacaran mulai dari SMA clara merasa sangat terbantu dengan adanya dion yang slalu membantunya karna orang tuanya yang sudah tidak bekerja, maka dari itu clara diharuskan kerja sampingan di saat dia libur, rara bekerja jadi waiters di lestoran yang lumayan dekat dengan rumahnya,
dan dion, dia slalu memberikan sedikit bantuan kepada clara supaya meringankan beban yang ia tanggung. tanpa basa basi dion slalu ngasih tanpa clara harus meminta. sebenrnya clara slalu menolak. tetapi, di paksa dion, karna dion tahu keadaan keluarga clara sedang tidak baik.
tanpa basa basi clara menelepon dion
"halo, yon kamu lagi sibuk gak.??"
"ah sebenarnya aku lagi kerja"
"ohya, yaudh tak apa"
"memangnya ada apa?? tidak biasanya??"
"emm...itu papa putri meninggal, sekarang aku mau otw, tapii si sesel lagi di rumah omnya kan jauh bangt sama susah angkutan umum, emmm bisa kah kau menjemputnya untukku??"
"apa?? ah baiklah aku akan menjemputnya sekarang. kamu kirim aku alamat rs biar kita langsung"
"baiklah, by"
dion, clara, putri dan sesel satu sekolahan tetapi dion memilih bekerja ketimbang sekolah ntah apa alasannya dia melanjutkan usaha ayahnya yaitu menjalankan sebuah tempat pembuatan kursi rumahan.
ntah dengan alasan apa juga dion sekarang menjadi berubah drastis dulu dion tak pernah sedikitpun menyentuh clara, tetapi setelah selesai sekolah dion memberanikan diri menyusul clara ke kota dan dia pun menjalankan bisnis di sana.
back to:
clara pun sudah sampai di rumah sakit terlebih dahulu karna dion menjemput sesel terlebih dahulu mungkin akan sedikit terlambat.
disaat clara memasuki ruang ugd clara teecengang dengan kondisi papanya putri, disana mamanya putri sudah terkapar pingsan, putri hanya bisa menangis dan tak lama pun putri menjadi pingsan juga
"ehhh ehhh putt puttt bangun" ucap clara yang langsung menangkap putri yang akan terjatuh
disana ada juga sodara sodaranya keluarga putri yang lumayan dekat juga dengan clara
SARAN DAN KRITIK NYA DITUNGGU💜💜