You are My Soulmate

You are My Soulmate
Eps 12



Di kamar Jungkook


Jungkook membanting pintu kamarnya dengan keras dan merosotkan dirinya ke lantai. "Haa!!,, Kenapa jika aku selalu jatuh Cinta musti milik orang lain!! " Teriakny dengan membuang barang barang dihadapannya.


Dari luar,, terdengar Jungkook yang masih teriak teriak. Dan itu membuat Taehyung menghampiri kamar Jungkook. "Kookie,, Aku boleh masuk? " Tanya Taehyung dengan mengetuk pintu. Lama tak ada jawaban dari dalam. Taehyung pun pergi dari luar pintu kamar jungkook.


Dia kembali menonton TV dengan yang lainnya,, saat sedang asik berbicara Jimin dan Na Young melewati mereka tanpa berucap. "Kau ada masalah dengan Jungkook,, Jimin" Ucap Taehyung. Jimin berhenti dan menoleh lalu berkata "Tidak kok,, Kenapa memangnya? " .Na Young menatap Jimin heran. Na Young merasa bahwa Jimin tak mau membagi masalah nya dengan siapapun itu. "Jungkook teriak teriak sendiri dikamarnya" Ucap Taehyung. Jimin tersenyum miring dan memalingkan pandangan nya menuju Na Young yang juga menatapnya.


"Itu salahnya sendiri,, Kemarin kemarin dia meminta maaf dan mencoba mengikhlaskan Na Young,, tapi tadi Jungkook mencoba mencium Na Young saat dia tidur. Aku tak mungkin langsung bisa memaafkan nya" Jelas Jimin. "Oppa,, Ayo ke apartemen saja. Aku tak mau lama lama disini " Ucap Na Young mengalihkan topik Pembicaraan. Jimin mengangguk setuju dan pergi menuju ke apartemen nya dan Na Young.


Sesampainya di apartemen


Na Young pergi ke dapur untuk membuatkan teh untuk suaminya yang terlihat masih memendam amarahnya. Saat Na Young sudah membuat teh dan menyerahkan nya pada Jimin. Jimin kemudian menyeruput teh yang dibuat Istrinya, Jimin tersenyum saat tahu bahwa rasa teh yang dibuat Na Young ternyata lebih enak dari pada buatan Eommanya.


"Kau membuat teh ini belajar dari siapa? " Tanya Jimin. Na Young tersenyum mendapati raut wajah Jimin. "Aku belajar dari ponsel,, Hem" Ucapnya. Jimin kaget lalu tersenyum.


"Yakin? "Tanya Jimin.


"Nee Oppa,, aku belajar dari ponsel. Jika Oppa tak percaya tanyakan saja sama Eun Hoon Oppa" Ucapnya. Jimin tertawa dan mengacak pelan rambut Na Young.


"Kau sudah membuatku bahagia sekarang. Terimakasih Chagi " Ucap Jimin menarik tangan Na Young dan menyuruhnya untuk mendekat. Na Young yang mendengar ucapan Jimin barusan membuatnya malu dan menenggelamkan wajahnya di lekuk tangan Jimin yang berotot.


Jimin tersenyum lalu mencium kening Na Young dengan lembut dan mengelus rambut Na Young.


Pagi..


Jimin baru bangun dari tidurnya dan mendapati sang istri yang tengah menyisir rambutnya yang basah ia pikir bahwa istrinya sudah mandi terlihat jelas dimatanya. Jimin beranjak dari tempat tidurnya dan menuju ke Na Young yang masih menyisir rambutnya.


Na Young merasakan deru nafas suaminya yang mengenai lehernya. Na Young terdiam sebentar dan menormalkan jantungnya yang berdegup kencang. "Chagi,, kenapa tidak membangunkan ku? " Ucap Jimin. Na Young tak bisa bicara karna tangan Jimin melingkar di perutnya dan menaruh dagunya di pundak Na Young. Dirinya begitu ingin menjerit menempati posisi seperti itu.


Na Young menghela nafas dua kali dan akhirnya mampu menormalkan detak jantungnya,, Na Young mulai berbalik dan memandang wajah Jimin. Dirinya tersenyum melihat wajah suaminya,, meski baru bangun tidur jimin, masih tampan. Tangan Na Young terulur merapikan rambut Jimin yang seperti tersambar petir karna bangun tidur dan berkata "Aku tak mau membangunkan mu,, aku tak tega".


Jimin menghentikan aktivitas tangan Na Young dan menciumnya lalu berkata " Hem,,Yasudah aku mandi dulu.. ".Sebelum Jimin berlalu meninggalkan Na Young,, dirinya mencium bibir Na Young sekilas dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri tentunya.


Dapur


"Wahh,, sepertinya enak enak makanannya" Ucap Jimin. Dia mengambil sumpit dan mengambil makanan yang dihadapannya. Jimin memakan yang dibuat Na Young dengan lahap,, hal itulah yang membuat Na Young tersenyum duduk memandangi suaminya makan.


"Kau tak makan? " Tanya Jimin karna melihat piring Na Young yang masih kosong. Na Young segera mengambil makanan dan dilahapnya. 10 menit kemudian,, semua sudah menyelesaikan makanannya dan Na Young pun membersihkan meja makan. "Oppa,, mulai bekerja hari ini kan?" Tanya Na Young yang masih mencuci piring. Jimin menoleh dan mengangguk lalu berkata "Emm... kau juga kan? " Tanya balik Jimin. "Nee Oppa. Oppa berangkatlah duluan,, aku akan kesana naik taksi " Ucap Na Young


Gedung Bighit


Na Young dan Jimin sudah berangkat ke gedung secara tidak bersamaan.


Na Young berjalan dan menemui Sejin terlebih dahulu di ruangannya. "Permisi,, Sunbae. Saya Na Young, Boleh masuk? " Tanya Na Young mengetuk pintu ruangan. "Nee,, masuklah! ".


Na Young pun masuk dan langsung duduk di kursi menghadap sejin yang terhalangi meja. "Mianhae Sunbae,, Aku baru bisa kemari".Na Young memang merasa selalu tidak enak jika izin meminta libur. Sejin terlihat tersenyum dan berkata "Nee,, gwaenchana. Ah yah aku boleh tanya sesuatu padamu". Na Young mengangguk dan berkata "Boleh Sunbae".


"Apa kau anak nya Tuan Sam? Pendiri kantor pakaian di Buk-gu? " Tanya Sejin. Na Young terlihat terkejut dengan perkataan Sejin, bagaimana Sejin tahu tentang ayahnya itu. "Nee,, Appaku memang pendiri kantor pakaian di Buk-gu. Tapi kenapa Sunbae bisa tahu ini dari mana? " .


Lagi, Sejin tersenyum dengan kedua tangannya di satukan diatas meja dan berkata " Dia teman ku saat kuliah. Dia 2 hari lalu mendatangi gedung bighit untuk mengizinkanmu untuk libur".Na Young mengangguk paham apa yang dikatakan Sejin. "Ah yah,, kamu katanya dijodohkan yah? " Lagi,, Na Young terlihat terkejut dengan pernyataan Sejin padanya. "Aaaa,, Iya. Pasti Appa yang bilang pada Sunbae" Tebak Na Young. Jika tidak ayahnya terus siapa?. Sejin mengangguk setuju.


Pukul 10.19 KST.


Pemotretan sudah akan dimulai. Na Young menunggu member BTS untuk menjadi objek kameranya nanti. Dia tengah duduk bersandar di bangku yang disediakan, mengadah keatas dan memejamkan matanya.


Terdengar derap langkah kaki bersahutan dari arah timur Na Young. Dirinya pun segera membuka matanya dan melihat siapa yang datang,, dan benar itu adalah member BTS dengan Sejin didepan mereka.


Na Young berdiri dan membungkuk lalu mensegerakan untuk pemotretan. "Kita akan memulai pemotretan dengan urutan acak,, Ini terserah pada Sejin Sunbae. Karna Sihyuk Sunbae tidak mempersalahkan ini. Silahkan Sejin Sunbae" Ucap Na Young.


Sejin mengangguk dan sedang berfikir lalu berucap "Kim Namjoon dengan Jung Hoseok ".Namanya yang dipanggil pun langsung menuju ke depan dan Na Young langsung mengarahkan kameranya ke depan objek. "Sudah,, Lalu siapa lagi Sunbae? " Tanya Na Young. "Park Jimin dan Jeon jungkook " Ucapnya. Seketika Na Young memandang Jimin yang terlihat menghela nafas dan berdiri menuju ke depan begitu juga Jungkook.


Pemotretan yang bergiliran seperti ini memang memakan waktu, apalagi tubuh Na Young mudah lelah. Sekarang pemotretan Kim Seokjin Min Yoongi dan Kim Taehyung. "Sunbae,, Ini langsung ketiganya saja? " Tanya Na Young dan Sejin mengangguk. mereka bertiga pun langsung menuju ke depan dan Na Young membidikkan obnek didepannya tersebut.


#Annyeonghaseyo Namaku Im


Jangan lupa Vote like dan komen 🙏


Juseyo 😇