You Are Love

You Are Love
Kuil



Tujuannya adalah Kuil.Lokasinya terletak dipusat kota.


Sebuah bangunan berwarna putih,walau tua,warna putihnya masih terjaga dan tanaman


yang merembet didindingnya memberikan kesan yang mendalam.


Sebuah Lonceng besar tergantung diatapnya,Baru saja,saat ini dong,dong....


enam kali dentangan lonceng menggema keseluruh kota.


Lonceng itu berbunyi setiap hari pada waktu tertentu.Ia berfungsi seperti jam


bagi mereka yang tak memiliki magic tool yang berharga mahal,dengan kata lain


sebagai pengganti jam tangan.


Ini akan berbunyi sekali pada pukul 6 di pagi hari.Lalu,dentangnya bertambah


sekali setiap dua jam.Lonceng Kuil akan berdentang sampai jam 10 malam,Saat itu


Ia akan berbunyi sembilan kali.Bangun dengan bunyi dentang sekali dan tidur


ketika bunyi dentang sembilan kali.Lonceng ini mempengaruhi kebiasaan hidup


penduduk kota ini.


Di Kuil Chapel,siapapun bisa dengan bebas keluar masuk.


Bagian dalamnya cukup luas untuk menampung sejumlah besar orang.Ada sebuah


lorong lurus menuju altar yang terletak dibelakang chapel dari arah pintu masuk.


Bangku panjang yang bisa diduduki beberapa orang dewasa berjejer rapih berada


dikedua sisi Lorong yang menghadap altar.


Cahaya menyinari dari langit-langit,menerangi bagian dalam chapel.


Ketenangan.Lima patung batu berada di altar yang diselimuti suasana seperti itu.


Sebuah patung seorang wanita ditengah,Ini pastinya God of Creation Marianora.


Dikedua sisi dari Marianora-sama ada empat patung manusia.Dibagian kanannya,


adalah fire god Salamanteel-sama dan Earth God Nomoodle-sama.


Disebelah kirinya,adalah Water god Windell-sama dan Wind god Sylphreel-sama


Itu Syl.


「Bisakah kalian menunggu sebentar disini?」


Aku dudukan Allen dan Elena disalah satu bangku panjang,berdiri di depan patung


Syl dan menatapnya.


Ah,ini Syl


Patung batu ini memiliki wajah yang persis sama dengan yang ku ingat.


Orang-orang biasanya memuliakan dan melebih-lebihkan penampilan dari God,


tapi tampaknya penampilan sebenarnya dari God telah tersampaikan dengan baik


kepada orang-orang di Aetherdia.


(Syl~bisa kau dengar aku?)


Aku menutup mata dan segera memanggil Syl.


(Takumi-san Aku bisa mendengarmu)


Syl dengan cepat menjawabku.


Sepertinya suaraku tersampaikan dengan baik.


(Apa Kamu sudah terbiasa dengan kehidupan disana?)


(Aku baru saja sampai dikota hari ini,jadi ku pikir Aku tak bisa bilang aku


 sudah terbiasa dengan itu,Tapi,Aku tidak memiliki masalah yang menyulitkanku


 berkat magic dan tools yang kamu berikan kepadaku)


(Itu bagus)


Syl benar-benar memperhatikanku,Aku merasakannya.


Memiliki Orang yang memperhatikanmu sangat menyenangkan,Aku merasa hangat,


–-Namuun! Ini dan itu dua hal yang berbeda!


(Oh iya Syl)


(Ada apa?)


(Apa kau tidak mau mengatakan sesuatu,Adakah sesuatu yang seharusnya Kamu


 katakan padaku?)


Aku bisa membayangkan tubuh Syl membeku dengan suara piki~in


(A-apa maksudmu,Aku,aku tak mengerti~)


....Tidak,Kamu terlihat jelas gemetaran.


Jika Kamu akan berpura-pura tidak tahu,Aku akan sedikit bersandiwara sejenak.


(Hoho~u ...jadi begitu...Kamu tidak tahu? Kalau begitu apa boleh buat.


 Mereka berdua sepertinya sudah menyukaiku,tapi karena Syl tidak tahu apa-apa


 jadi terpaksa Aku harus mengirim kedua anak malang itu ke panti asuhan—-)


(Wa,waa~!! Tunggu dulu~!!)


Ia cepat sekali menyerah...Kupikir Ia akan pura-pura tidak tahu sebentar lagi,


sungguh~.....


(Maafkan Aku~)


Ah,Aku tak bisa melihatnya,tapi aku yakin ia sedang.... berlutut....


(Aku pikir ini aneh,Tempat lokasi permulaan yang merupakan A rank 『Gaya Forest』,


 Bagaimanpun kamu melihatnya,kamu biasanya tidak akan memulai ditempat yang


 tidak biasa seperti itu! Tapi,Aku bisa dengan selamat meninggalkan hutan tanpa


 bertemu dengan monster yang kuat,Selain itu ini aneh untuk anak-anak berada


 ditempat seperti itu! Apalagi mereka adalah “human?” kau tahu? Awalnya,Aku


 pikir,mereka adalah ras yang ada di dunia ini~tapi,ketika Aku tiba di Kota dan


 menilai penduduk disini,semua orang disini terdiri dari manusia biasa,


 demihuman dan semacamnya.Aku mulai mencurigaimu Syl.Jadi Ada apa ini?)


(Jangan menangis dan mulai jelaskan.Bukan berarti Aku akan tiba tiba marah atau


 semacamnya)


Syl mulai menangis tersedu-sedu sambil berlutut.


Oioi,Kamu itu God,bukan? Pertama..bukan Pertama adalah Marianora-sama jadi Kamu


adalah orang kedua yang paling penting bukan? Kenapa kamu begitu rapuh?


(Lanjutkan)


(Tidak bisa dikatakan dari mulutku...)


(.......)


Ketika Aku mendesak Syl yang terisak untuk menjelaskan,ia menjawab dengan kata


yang tak terduga.


Apa? “tak bisa dikatakan”...lebih dari itu Syl bilang” Dariku...”


N~...


Apa Ia dilarang untuk mengatakannya?


Oleh siapa ?


Tidak...Jika demikian,bukankan itu aneh?


Jika Dia tak disengaja mengatakan semuanya,Apa Dia akan dalam masalah...?


Keberadaan yang bisa melarang Syl.Seorang God untuk bicara.Yang ada dibenakku


hanya mereka,empat God lainnya.


(Hei Syl.Wind God,Fire God,Water God,Eart God,apa kalian memiliki wilayah non


 agresi atau semacamnya diantara kalian?)


(...Kami memilikinya...)


Aku mengerti jadi mereka memilikinya....


Berarti Ada God yang lain yang memiliki hubungan dengan Allen dan Elena?


Aku tak berpikir jika itu Marianora-sama,kalau begitu berarti diantara Fire,


Water dan Earth....


(Hanya saja,kedua anak itu bukan anak biasa.Membiarkannya demikian akan sangat


 berbahaya...Aku hanya bisa bilang seperti itu)


(Aku mengerti,Aku tidak akan bertanya lagi,Hanya... Apakah semuanya akan baik-baik


 saja?)


(Takumi-san telah menjadi bagian dari keluargaku,tapi itu tidak mengubah fakta


 bahwa kamu hidup di Aetherdia layaknya manusia lainnya.Hanya saja...tidak ada


 aturan yang membatasimu,sehingga Kamu bisa bebas melakukan apa yang saja yang


 kamu inginkan)


(Apakah tidak ada masalah jika kamu membantuku?)


(Ya tidak ada masalah.Hal itu tidak mengubah kenyataan bahwa Takumi-san adalah


 bagian dari keluargaku dan semenjak kamu menerima blessing dari Marianore-sama,


 hal yang normal untukku memberikan sesaatu seperti bantuan)


(Jadi,pada akhirnya,kita mengunakan sedikit cela itu....)


Allen dan Elena memiliki hubungan dengan salah satu God.Apalagi itu bukan hanya


sekedar pengikut,itu sesuatu yang lebih penting lagi.


Ini hanya dugaanku saja sejak aku tak akan mendapatkan rincian lebih lanjut lagi.


.....Kalau terus begini—-


(.....Keberadaanku seperti anugerah ya)


(...kamu marah?)


(Sejujurnya,Jika saja kamu mengatakan ini kepadaku sejak awal daripada secara


 sembunyi-sembunyi merencanakannya.....itu yang kupikirkan...)


(Aku sangat menyesal....maafkan Aku.....)


(Sudah tidak apa,dan juga jika aku mengalami kesulitan tidak apa untuk


 mengandalkanmu,kan?)


(Iya,Aku tidak keberatan seberapa kecil pun persoalannya.Tolong hubungi aku


 kapan saja!)


(Aku mengerti.Aku akan mengandalkanmu pada waktu itu.Sampai jumpa)


Pembicaraan ku dangan Syl terputus dengan paksa ditengah-tengah.


Syl sendiri tak bisa berbuat banyak,aku bisa mengerti alasanya,tapi walupun


begitu aku adalah orang yang sedang dimanfaatkan,aku tidak bisa menghapus emosi


negatif ini.


Biarpun begitu,Aku tentunya tidak marah atau kecewa.


Hatiku yang sekarang saat ini mungkin belum bisa tenang.Kupikir tidak akan ada


masalah untuk membiarkanya sementara waktu,Setelah semuanya tenang,Aku akan


mengontak Syl kembali dan mengajukan banyak permintaan.Ini akan menutup


kerugianku.


「Allen,Elen kemari」


Setelah hatiku tenang,aku kembali dan memanggil sikembar mendekat.


Ketika Aku memanggil mereka,keduanya berlari kearahku,Aku merendahkan tubuhku


dan memeluk keduanya.


「Terimakasih telah menunggu,Apa kita harus kembali ke penginapan?」


Aku berjalan kembali menuju penginapan dengan dua anak yang berada dikedua


tanganku dengan latar belakang matahari yang terbenam.