Why, This Could Happen To Me?!

Why, This Could Happen To Me?!
Episode 13



^^^pikiran*^^^


^^^jujur sekarang aku sangat tertekan^^^


^^^(rhiana)^^^


^^^bisa kau turunkan aku?^^^


^^^(rhiana)^^^


tidak


(edric)


^^^sumpah, kepalaku rasanya seperti akan meledak karena bergantung terbalik^^^


^^^(rhiana)^^^


^^^turunkan aku!, ini perintah Duchess!!!^^^


^^^(rhiana)^^^


tidak mau, ini perintah marquess!


(edric)


^^^tunggu dan lihat saja apa yang aku akan lakukan padamu!^^^


^^^(rhiana)^^^


...entah bagaimana ceritanya author juga tidak tau :v, di sela-sela jari rhiana terlihat seperti pisau tapi bukan pisau dia pun hendak menyerang tapi pisau itu menjadi retak dan pecah...


kau pikir aku bodoh ya?


(edric)


^^^iya^^^


^^^(rhiana)^^^


...rhiana coba melepaskan diri dari genggaman edric, dan berhasil, tapi dia terjatuh dan saat sudah terjatuh dia terbangun dari tidurnya dan menemukan daisy yang ada di depannya...


nona, apa yang terjadi dengan anda?


(daisy)


^^^aku?^^^


^^^(rhiana)^^^


...rhiana menghadap ke kiri untuk melihat dirinya di cermin dan penampilannya seperti yang digambarkan saat terakhir kali dia bertemu violet...


^^^daisy, maaf tapi,... mati^^^


^^^(rhiana)^^^


...hal yang di alami pada violet terulang lagi kepada daisy, dan endingnya daisy pun mati dengan sia-sia...


^^^pikiran*^^^


^^^Akhirnya memulih kembali^^^


^^^(rhiana)^^^


^^^lily!!, sir adney!!!^^^


^^^(rhiana)^^^


(lily)


^^^daisy tiba-tiba tertusuk benda tajam yang datang entah datang dari mana!!^^^


^^^(rhiana)^^^


d-daisy!!!


(lily)


...mungkin karena berbohong, rhiana merasa bersalah karena membunuh orang yang sudah merawatnya dari bayi itu, besoknya daisy di makamkan walau semua orang di situ terlihat tidak menangis tapi meraka sedih atas kematian daisy...


nona sebaiknya anda pulang, saya akan mengantarkan anda


(sir adney)


^^^iya, antarkan aku ke istana^^^


^^^(rhiana)^^^


...adney terlihat tidak percaya apa yang di katakan calon duchess itu tapi, saat itu rhiana memandang sir adney bukan seperti keluarga nya seperti sebelumnya melainkan seperti sebuah alat yang hanya akan mematuhi dirinya seorang, dengan raut muka khawatir adney tetap mengantarkan rhiana ke istana...


..."ISTANA"...


...setelah sampai di istana rhiana turun dan berjalan ke arah aula istana, tanpa memberi salam dia langsung membuka pintu itu...


nona charlotte rupanya, kalau kau mengabari ku bahwa kau akan datang, aku pasti akan menyiapkan jamuan untukmu


(roger)


^^^kaisar roger, aku akan menjadi duchess detik ini juga dan aku akan terbebas dari ikatan pertunangan dengan tuan edgar^^^


^^^(rhiana)^^^


secepat itu?, nona charlotte kau sepertinya bercanda


(roger)


^^^aku serius^^^


^^^(rhiana)^^^


kalau begitu cobalah kau lawan aku


(roger)


...roger mengambil pedang miliknya dan menantang rhiana untuk bertarung dengannya, rhiana berekspresi seperti menerima tantangan itu, dan tiba-tiba suatu tombak muncul dari samping rhiana, roger berpikir itu adalah tombak milik keluarga Amethyst dan itu benar...


^^^untunglah anda menanang saya, kalau tidak tombak ini tidak bisa terpakai^^^


^^^(rhiana)^^^


nekat sekali anda langsung mengambil tombak itu, aku jadi takut


(roger)


...tantangan itu di mulai tapi roger tidak menyerang rhiana, rhiana tau maksud roger, rhiana memutar tombaknya agar roger tidak menyerangnya dari belakang dan benar saja tiba-tiba roger sudah berada di belakang rhiana dan hendak menusuk kepalanya untungnya rhiana menunduk membuat roger jatuh dalam sekali pukulan tantangan itu di akhiri dengan cepat dan dengan raut muka terkejutnya edgar saat berada di pintu masuk melihat ayahnya sedang di serang oleh tunangannya...


^^^hoammm, jadi aku yang menang bukan?^^^


^^^(rhiana)^^^


...(BERSAMBUNG)...