TIME TRIVEL

TIME TRIVEL
EPS. 21



...Author comeback nih.....🌱...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


Happy Reading😍


🌽🌽


Sosok misterius tersebut sudah berlari pergi menjauh dari Syafa , sosok misterius tersebut adalah seorang pemuda.


"Kog bisa ia mengejar q , dalam sekejap. Dan kemampuan berlarinya cukup bagus juga" gumamnya di dalam hati.


"Yaudah nanti akan aku suruh kaki tangan ku untuk mencari tau hal tersebut" ucapnya dan langsung melanjutkan perjalanan yang tertunda.


...****************...


Di tempat lain.....


"Oh iya , tadi saya lihat dari kejauhan kaya lagi ngomong in sesuatu yang serius" ucap Qiani.


"Iya nih , mereka berdua lagi mencari kakak nya yang hilang. Sampai sekarang belum di temukan" tunjuk Sya Li Xina kepada Ghea Lin sama Even Qiu.


"Lha , kog sama" ucap Sya Li Xina setelah ingat alasan putri Qiani tadi.


"Sama apa nya" tanya Qiani.


"Tadi kata Putri Qiani , Putri Qiani lagi mencari kakak putri yang hilang" ucap Sya Li Xina dengan nada sopan nya.


"Iya benar" jawab Qiani yang membenarkan pertanyaan Putri Sya Li Xina.


"Emang putri Qiani memiliki seorang kakak , bukannya Raja FAUL YUNA dan Ratu DIRA YUNA hanya punya anak anda seorang ya putri" ucap Even Qiu bertanya , setau nya memang Raja dan Ratu tersebut cuma punya satu anak.


"Sebenar nya saya memiliki seorang kakak perempuan , ia selalu di siksa sama keluarga saya , dan memang kalian tidak tau , karena kakak saya tinggal di belakang Istana" ucap Qiani dengan nada sedih nya.


"Ya ampun , kog bisa. Keluarga sendiri melakukan nya" ucap mereka terkejut sambil menutup mulut mereka masing - masing.


"Entahlah , saya juga ga tau alasan mereka melakukan nya" ucap Qiani.


"Putri tenang aja , kita akan membantu putri mencari kakak putri" ucap Sya Li Xina.


"Terima kasih , kalian sudah mau ngertiin saya. Dan udah mau dengerin curhatan saya juga" ucap Qiani.


"Sama - sama putri" ucap mereka serempak.


...----------------...


Sedangkan di sisi lain......


Ery , Fysa sama QuerCi lagi menyari di mana keberadaan Syafa. Saat mereka memutuskan istirahat sebentar , mereka melihat Syafa ada di kejauhan dari tempat mereka berada.


Mereka ber tiga langsung menuju tempat Syafa berada , sesampai nya mereka di sana. Mereka terkejut melihat Syafa yang lagi mengucek mata nya.


Ery memncoba mencari sumber mata air yang ada di dekat sini , Fysa membantu mencari tanaman untuk mengobati / mengurangi efek gatel tersebut , sedangkan QuerCi ia hanya melihat mereka berdua.


Setelah beberapa saat , Ery kembali dengan air yang berada di ember yang di dapatnya tadi.


Fysa sudah menemukan tanaman meredakan gatal dari mata Syafa. Mereka mendekati Syafa.


"Syafa , ini air untuk membasuh muka mu" ucap Ery sambil memberikan ember tersebut.


Syafa yang mendengar nya langsung membasuh mukanya. Tetapi masih aja gatal.


Fysa lagi menumbuk tanaman tersebut , dan akhirnya jadi juga. Ia langsung menyerahkan ramuan yang di buat nya tersebut buat Syafa.


"Apa ini" tanya Syafa.


"Ramuan , untuk menghilangkan rasa gatal dari bubuk tersebut" ucap Fysa.


"Bubuk ap....." ucapan Syafa terpotong saat ia mengingat bahwa sosok tersebut melempari kaya semacam bubuk kepada nya.


"Pakailah" ucap Fysa.


"Baiklah" ucap Syafa sambil memakai nya.


Setelah beberapa saat , Syafa sudah tidak merasakan gatal lagi di matanya. Ia ber terima kasih kepada mereka berdua.


"Makasih" ucap Syafa.


...****************...


Sedangkan di tempat Viola , Zoya , Tya.....


Mereka ber tiga menyantap cireng yang di bikin Zoya , mereka ber tiga ber nostalgia , saat di dunia modern.


🐩Flaceback on🐩


Viola dan Tya baru saja keluar dari ruangan dosen mereka , mereka ber dua mencari keberadaan Tya dan Syafa. Viola dan Tya belum juga menemukan nya.


"Ish dimana sih mereka ber dua" dumel Viola.


"Entahlah" ucap Zoya.


Mereka ber dua berfikir , dimana keberadaan sahabat nya tersebut. Sampai otak mereka bersinar , pertanda mereka ber dua tau dimana keberadaan Syafa dan Tya.


Viola dan Zoya langsung menuju tempat tersebut , sesampai nya di sana mereka menemukan sahabat mereka disana.


"Pak pesen cireng nya 2" ucap Viola.


"Baik nona" ucap penjual cireng langganan mereka , yang dekat dengan kampus.


"Lo berdua kog ga ngajak kita sih" ucap Zoya.


"Hm" dehem Syafa.


"Ish , kog gitu sih sama kita" dumel Viola dengan nada sebalnya.


"Permisi nona , ini pesanan nya. Selamat menikmati" ucap Penjual Cireng dengan nada ramah nya.


Viola dan Zoya mau memasukkan makanan tersebut ke mulut mereka , tiba - tiba Tya dan Syafa langsung mengambil cireng tersebut. Tya dan Syafa memakan nya.


Sedangkan Viola dan Zoya hanya mendengus dengan nada sebal.


"Kog di ambil" tanya Zoya sebal.


"Itukan cireng kita , Tya , Syafa" ucap Viola ga terima , cireng nya di ambil + di makan oleh mereka ber dua.


"Biarin" ucap Tya sambil memakan cireng milik Zoya tersebut.


"Em" ucap Syafa sambil memakan cireng milik Viola tersebut.


Setelah mereka menghabiskan nya , mereka memesankan cireng lagi untuk mereka.


"Pak Cireng 2" ucap singkat Tya.


"Siap nona" ucap penjual tersebut.


Setelah beberapa saat , akhirnya jadi juga. Viola dan Zoya cepat - cepat memakan nya , keburu di ambil lagi oleh Tya maupun Syafa.


Setelah mereka menghabiskan nya , tiba - tiba terdengar suara teriakan.


"Bayarin kita" teriak Tya.


"......" Syafa cuma diam aja.


"Lhah" ucap terkejut Viola dan Zoya.


Akhirnya mereka ber dua terpaksa harus membayar cireng milik Tya dan juga Syafa.


🐩Flaceback Off🐩


...Segitu dulu ya readers.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...babay👋...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan Lupa tinggalkan jejak dengan...


...- Like...


...- Hadiah...


...- Komen...


...- Vote...


...- Follow akun...