
setelah liu annxi keluar dari ruang angkasanya,liu annxi memanggil chyou.
"chyou, ayo kita jalan² sekitaran sini "ucap liu annxi
"Tidak biasanya putri mau pergi keluar paviliun ini, wahhh putri memang sdh berubah"ucap chyou dalam batinnya
"baik putri"ucap chyou
akhirnya liu annxi dan chyou keluar dari paviliun sakura. tetapi saat liu annxi sedang menikmati pemandangan kerajaan shang,tiba² dia berpapasan dengan putra mahkota dan pangeran kedua(liu hongli dan liu chen kakak kandungnya)
"hey, kenapa kamu tidak memberi salam kepada kami"ucap liu chen
"kau memang tidak punya sopan santun akan ku berikan kau hukuman"ucap liu hongli
"ckck, haruskah aku memberikan salam kepada kalian dan ohh iya saya rasa,saya tidak pernah diajarkan sopan santun kepada keluarga saya, karena keluarga saya acuh kepada saya, bukankah begitu putra mahkota dan pangeran kedua "ucap liu annxi dingin dan datar
liu hongli dan liu chen kaget dengan melihat ekspresi dan cara bicara adik mereka(liu annxi) yang dingin. Biasanya dulu, dia hanya melihat ekspresi adiknya yang takut dan lemah kepada mereka,tetapi sekarang berbeda. mereka seperti melihat orang lain dalam diri liu annxi.
" asalkan kalian tau, saya tidak pernah mengharapkan ibunda mati , tetapi kalian malah menyalahkan saya penyebab kematian ibunda,dan saya waktu itu masih bayi,saya tak tau apa²,ibunda mengharapkan keluarga yang menyayangi saya, tapi apa yg saya dapatkan kalian hanya membenci dan menyiksa saya, dan coba kalian pikirkan kalian berdua pasti ada kesempatan untuk merasakan kasih sayang kedua orang tua kan terutama ibu, sedangkan saya,saya tidak merasakan kasih sayang oleh ayah dan ibu apa lagi kakak²saya,kalau saya boleh memilih lebih baik saya tidak dilahirkan di dunia ini daripada harus menghadapi kebencian dari seluruh keluarga"ucap liu annxi tegas dan dingin.
seketika itu pula liu hongli dan liu chen mematung, ada rasa penyesalan di dalam diri mereka. ternyata apa yang dikatakan liu annxi memang benar, seharusnya mereka harus menyayangi liu annxi dan memberikannya kasih sayang bukan rasa benci dan siksaan yang mereka berikan.
"kenapa kalian diam, kalau tdk ada lagi saya mau pergi, P E R M I S I"ucap liu annxi menekan kata permisi
"chyou, saya lapar mau makan"ucal liu annxi
"baik putri, makanan sdh ada di meja"ucap chyou
"aduhh, rasanya hambar banget, kalau gini terus bisa" gue sakit kalau makan beginian terus, huhh sepertinya aku harus memasak kali ini"ucap liu annxi dalam batinnya
"chyou, ayo kita ke dapur"ucap liu annxi
"untuk apa putri"ucap chyou
"tunjakkan aja dapurnya"ucap liu annxi dengan rada kesal karena chyou selalu bertanya-tanya.
"ba.. baik putri"ucap chyou
akhirnya chyou menunjukkan jalan kedapur, sesampainya di dapur ada banyak pelayan dan tukang masak (koki) yang lagi sibuk untuk menyiapkan makanan. saat pintu terbuka mereka semua berbalik dan menghentikan aktivitasnya kala itu melihat putri liu annxi yang dirumorkan sampah lemah dan penakut. akhirnya liu annxi masuk kedalam dapur tersebut.
"heyy putri sampah, ngapain kamu kesini"ucap pelayan 1
"benar kalau kamu kesini,kamu akan mencemari semua makanan yang ada disini"ucap pelayan 2
"hemm kamu hanya putri sampah yang tidak berguna dan memalukan di kerajaan ini"ucap pelayan 1