Time Travel: Girl's Mafia

Time Travel: Girl's Mafia
35.menjalankan rencana



setelah makan pangeran Li Shan pun membayar semuanya.lalu keduanya pun pergi dari rumah makan itu dan memutuskan untuk kembali berkeliling di pasar.


oh ya shan'er, apa kamu bisa membantuku?"tanya Xiou Li


"tentu, apa pun untukmu Li'er!"ucap pangeran Li Shan membuat Xiou Li tersipu malu


"tolong kamu bantu aku mencari 500 orang yang berasal dari keluarga terbuang,mereka yang tidak memiliki keluarga atau pokoknya seterah kamu aja tapi aku mau dalam 1 Minggu ini apa yang aku pinta sudah ada!"ucap Xiou Li sambil tersenyum manis membuat beberapa hidung pria yang melihat senyumnya menjadi mimisan.pangeran Li Shan pun menjadi kesal


"Li 'er pokoknya kamu tidak diperbolehkan lagi untuk tersenyum diluar istana, kamu hanya boleh tersenyum untuk ku dan tidak boleh untuk pria lain!"ucap pangeran Li Shan tegas


"astaga..apa kah dia tadi sedang cemburu!"ucap batin Xiou Li


"eh..ehmm baiklah. tapi kamu tetap membantuku kan?"tanya Xiou Li


"iya, ya sudah sekarang kita akan kemana?" ucap pangeran Li Shan


"Hmm..ayo ke sana, seperti nya toko itu dijual!"ucap Xiou Li


"baiklah, ayo!"ucap pangeran Li Shan lalu mengandeng tangan Xiou Li lembut.


sampailah mereka di depan bangunan yang tak terlalu luas tapi sangat indah dan terawat, Xiou Li telah berencana membuat cafe disini.


terlihat lah seorang wanita paruh baya keluar dari dalam toko tersebut.


"ada yang bisa saya bantu tuan dan nona?"tanya wanita itu dengan senyum ramahnya.


"Iyah, apakah toko ini dijual Bu?"tanya Xiou Li


"iya, saya menjual toko ini karna suami saya membutuhkan uang untuk berobat ke tabib!"ucap ibu itu menjelaskan dengan nada sendu


"suami saya tubuh nya sangat panas dan kini wajah nya sudah pucat pasi seperti mayat, dan tabib itu akan mengobati nya jika saya membayar dia dengan 3 koin emas!"jawab ibu itu lesu


"apa!!, tabib istana saja tidak sampai segitu harganya!"ucap pangeran Li Shan kini ia sedang menahan marah, Xiou Li pun mengusap lembut tangan pangeran Li Shan membuat pangeran itu menjadi kembali tenang.


"ibu, apa boleh saya melihat keadaan suami ibu?"kini Xiou Li yang bertanya


"boleh nona, silahkan!"ucap ibu itu lalu mengiring keduanya menuju ke belakang toko itu.


ternyata di belakang toko tersebut terdapat sebuah rumah yang tak terlalu besar, dengan tanaman terawat yang tumbuh disekitar teras rumah membuat rumah tersebut sangat indah.


kini ketiganya telah masuk ke kamar, yang dimana suami dari ibu tadi terbaring lemah tak berdaya.


Xiou Li pun lalu memeriksa suami dari ibu tadi. saat ia tau masalahnya, segara Xiou Li meminta pangeran Li Shan untuk mencari bahan obat yang ia butuhkan


tak perlu waktu lama untuk pangeran Li Shan mencarinya. kini Xiou Li sedang meracik obat herbal untuk suami ibu tadi. saat Xiou Li periksa ternyata suami ibu itu terkena penyakit demam berdarah.


"ibu minum kan obat ini kepada suami ibu 3 kali sehari sampai obat ini habis, dan jangan lupa memberi obat nya setelah suami ibu makan!"ucap Xiou Li


"baik nona, terima kasih telah membantu saya dan suami saya!"ucap ibu itu langsung memeluk dan menumpahkan air mata nya di pelukan Xiou Li.


"sama sama Bu, oh yah toko didepan akan saya beli. dan ini uang nya!"ucap Xiou Li memberikan sekantong uang yang berisi 100 koin emas


"tidak nona, ini terlalu banyak!"ucap ibu itu menolak, ia merasa tidak enak karna Xiou Li telah menolong nya tadi.


"tidak apa apa Bu, ambil saja. kalau begitu kami pamit dulu, permisi!"ucap Xiou Li lalu pergi menghilang bersama pangeran Li Shan dari hadapan ibu itu


"semoga kau selalu bahagia nak!"ucap ibu itu terharu