the student council president is my secret husband

the student council president is my secret husband
chapter 26



happy reading😉


mohon maklumi typo dimana mana


.


.


.


.


sebulan sudah berlalu kondisi tania sudah agak membaik,namun ia masih belum sadar,setiap harinya orang tua tania dan iqbal,teman teman nya dan suaminya selalu datang kerumah sakit,bahkan sampai menginap,


dan dalam kurang dari sebulan pelaku yang telah menabrak tania berhasil di tangkap,,,


flashback


(anak buah iqbal)(ABI)


pak kami sudah menemukan siapa pelakunya


(iqbal)


bagus,kamu tahan dia,aku akan segera kesana


(afgan)


bagaimana,apakah sudah ketemu


(iqbal)


iya,dia sedang disekap di gudang dekat rumahku


(afnan)


tunggu apa lagi,ayo kita kesana


mereka pun langsung menuju ke tempat lokasi,di dalam sebuah gudang tua tersebut,terikat seorang perempuan dengan mukit di lacban,iqbal membuka penutup mulut perempuan itu dan langsung menampar wajahnya


(afnan)


kamuuu (menunjuk ke arah vani)


ya perempuan iti adalah vani


(iqbal)


kamu mengenalnya


(afnan)


nggak juga,aku pernah bertemu sekali dengan dia di taman,waktu aku sangat marah karna dia ngehina angel (dengan geram)


(afgan)


maksud kamu apa berniat untuk melukai angel


(vani)


..........


(iqbal)


jawab jangan diam saja, (menjambak rambut vani) kamu tau hah,istri saya sampai koma dirumah sakit gara gara kamu,(mengangkat tangan untuk menampar vani)


tuungguu.......


suara teriakan yerdenagr dari luar...suara itu dari jeni


(jeni)


aku mohon hentikan,jangan sakiti dia ini semua salahku


(afnan)


jenii,ini apa maksudnya


sebenarnya...


jeni menceritakan secara rinci kejadian dari awal sampai akhir,


(jeni)


jadi aku mohon bebaskan dia,aku minta maaf,aku seharusnya nggak seperti ini


(iqbal)


aku akan memaafkan kalian jika tania sudah sadar, dan kalian harus ikut kami ke kantor polisi


(vani)


ka kantor polisi


(iqbal)


kalian akan ditahan sementara waktu hingga tania sadar


(vani)


t t tapi


(jeni)


baik pak,kami terima (melirik kearah vani)


(vani)


b baik...


flashback off


(iqbal)


sayangg aku mohon bangun,aku mohon sayangg hiks hiks(memegang tangan tania sambil menangis)


kalok kamu bangun sekarang aku janji, aku janji bakalan nurutin semua yang kamu mau sayang,jadi ayo bangunn aku menrindukanmu hiks hiks


tangan bergerak dan perlahan lahan mulai membuka matanya,tania melihat sekitarnya...


(iqbal)


syukurlah sayang kamu sudah bangun,


(afgan)


aku akan memanggil dokter


tak lama kemudian dokter datang


(iqbal)


dok,istri saya sudah sadar


(dokter)


setelah memeriksa keadaan tania dan keadaan tania semakin membaik


(dokter)


keadaan oasien sudah membaik,mungkin seminggu lagi baru bisa di bawa pulang


(iqbal)


baik,terima kasih dok


(dokter)


sama sama,saya keluar dulu ya


(iqbal)


baiklah dok,sekali lagi terima kasih


.


.


(iqbal)


akhirnya kamu sadar sayang,aku sangat merindukanmu (mencium kening dan tangan tania)


(tania)


ma ma sama p papa mana (suara lemah)


(iqbal)


mama sama papa sudah pulang,mereka tadi menginap disini,terus bunda dan ayah juga baru saja pulang


keterangan:


tania->mama ,papa


iqbal->bunda,ayah


(angel)


syukurlah kamu sudah sadar tan,kami semua khawatir tau nggak sama kamu (mulai meneteskan air mata)


(laras)


iya tan,kami semua khawatir sekali


(tania)


makasih ya teman teman,udah hawatirin tania


(angel)


kamu ini,ya jelas lah kami hawatirin kamu,kamu sudah kami anggap saudara (memeluk tania)


(laras)


iya tan,kita semua keluarga disini (memeluk tania dan angel)


ketiga pria yang ada disana hanya terdiam melihat ketiga sahabat tersebut


(afnan)


ehhemm,kita semua dilupain nih ceritanya (dgn wajah di cemberut"kan)


ketiga peremuana tersebut hanya tertawa melihat afnan yang sengaja memonyokkan bibirnya


(angel)


ututu,suami aku gemesh banget sih (mencubit pipi afnan)


(afnan)


sakitt sayang,ihhh


kini semuanya semakin tertawa melihat


afnan yang semakin memonyokkan bibirnya


(afgan)


ekhem,,perhatian,,,aku ada kabar bahagia juga nihh (sambil merangkul laras)


sebentar lagi aku akan jadi ayah


(angel)


wahh kamu hamil ras,selamat yaa(memeluk laras)


(laras)


iya maksih ngel


(afnan)


tinggal si noh yang belum,(melirik iqbal)


(iqbal)


kamu tenang saja,sehabis tania keluar dari rumah sakit aku akan membuat dede banyak banyak,ya kan sayang (memeluk tania)


(tania)


apaan sih,aku baru saja sehat sudah di ajak yg begituan


(iqbal)


iya lah sayang,kamu nggak tega apa aku ini sudah puasa sebulan lebih log sayang


(tania)


bodo amat (memalingkan muka)


(iqbal)


lahh kok ngambek


(afgan)


hhhhhh,hati hati bal nanti nggak daoat jatah lagi


semuanya pun tertawa melihat iqbal yang sedang membujuk istrinya itu...


.


.


.


. bersambung...