The Real Life *Exo*

The Real Life *Exo*
PERTEMUAN TANPA SADAR



*****bruuukkkkkkkhhhgghhh****


"ahhh..." jerit gue reflek.


gue ngeliat 2 laki-laki yang kayaknya lagi mabuk terus bilang pxe bahasa Korea


"wahh 예쁘다..(wahhh cantiik)".


disitu bener bener takut, gue langsung bangun dan jalan cepet kayak lari tapi gak lari banget


"ini bapak bapak mau ngapain sih" batin gue, ngeliat bapak bapak itu malah ngikutin gue.


Gue lari tapi bapak bapak itu makin ngejar..


sampe pada akhirnya gue nyampe ditempat yang rame.


gue kira udah gak diikutin tapi tiba-tiba ada yg megang tangan gue dari belakang dan gue reflek langsung lari sampe tiba-tiba.......


...


...


***bruuukkkkkkkhhhgghhh***


gue nabrak orang dari belakang dan


"aaaahhh..." gue jatuh


tiiba-tiba ada yang ngulurin tangan ke gue tapi karena gue takut jadi gue cuma bisa nutup muka gue dan bilang


"aaaa.. pergii... go awayy! help help" teriak gue


tapi tiba-tiba "*오 미안. ohh maaf*" ucapnya


"*너 괜찮 니? (apa kau baik baik saja)*" suara pria lain.


gue memberanikan diri buat ngeliat ke arah suara itu. dan yang gue liat ada 8 cowok yang udah ngelilingi gue yang lagi duduk tersungkur dibawah. gue agak sedikit lega karena bukan orang yang tadi ngikutin. mereka berdelapan ngebantu gue bangun dengan muka mereka yang kebingungan dan tapi tiba tiba pas gue nengok ke belakang bapak bapak itu udah ngeliatin gue. gue gatau salah apa sama mereka.


"ahjussi..please help me.. " rengek gue sambil megang tangan salah satu dari 8 cowok tadi. dan gue langsung ngumpet di belakangnya.


"*ahjussi..??*" ucap salah satu cwok berkulit agak coklat sambil ketawa.


"*wae wae.? apakah mereka menyakitimu*" tanya cowok yang lain


"*Jongdae, sepertinya dia bukan orang Korea, dia tidak mengerti apa yang kau katakan*" ucap cwok yang sepertinya pemimpin dari mereka berdelapan.


Gue masih ketakutan di belakang cwok yang tingginya melebihi tinggi dari yang lain. dan gue rada bingung kenapa mereka malah ngobrol sendiri sedangkan dua bapakbapak yang tadi masih ngincer gue. dan kemudian beberapa cwok 8 ini berhasil ngusir bapak bapak tadi.


setelah itu mereka menanyaiku


"*sekarang kau aman,*" ucap cwok yangtadi gue ngumpet dibelakangnya.


"*iya, kau tinggal dimana? biar kami antar*" ucap yang lain. karena gue yang terlalu shock dan semakin pusing dengerin mereka ngomong tiba tiba gue ngeliat burung-burung muter di atas kepala gue dan................................


.....


.


****bruuukkkkkkkhhhgghhh****


***AUTHOR POV***


Nana pingsan tak sadarkan diri. 8 lakilaki itupun kebingungan karena mereka tidak tahu siapa perempuan yang barusan mereka tolong. dan karena mereka tidak tega melihat perempuan yang pingsan itu. selain itu hari juga sudah semakin malam dan mereka langsung membawa Nana masuk ke mobil mereka, dan membawanya ke tempat tinggal mereka.


sesampainya, Nana langsung dibaringkan di salah satu kamar.


"*Itu siapa? kalian membawa pulang siapa?*" tanya laki laki yang baru saja datang dan masuk ke rumah. laki laki tersebut merupakan seorang manajer. setelah melihat seorang perempuan yang tidur di ranjang lebih tepatnya di tempat tinggal 8 cwok itu.


"*kami menemukannya di jalan. sepertinya dia nyasar. dan tadi dia dikejar kejar orang yang mabuk*" jawab ketua dari 8 cowok tadi yang sudah menolong Nana.


"*iya, kasian dia sepertinya dia baru di Korea*" jawab cowok yang lain yang memiliki nama panggilan Jongdae.


"*yasudah, nanti kalau dia sadar. kita antar langsung ke tempat tinggalnya. aku hanya khawatir akan berdampak buruk pada karier kalian.kalau ada rumor yang menyebar*" sahut sang manajer.


"*Nee..*" jawab mereka kompak.


Setelah manajernya pergi. 8 cowok itu melanjutkan aktivitasnya yaitu istirahat di kamar masing-masing.


sedangkan cowok yang kamarnya sedang ditempati oleh Nana terpaksa tidur di Sofa.


Saat tengah malam waktu menunjukkan pukul 2 pagi. Nana tiba tiba sadar dan dia bingung melihat sekitar


"Aahh kepalaku sakit banget" ujarnya sambil perlahan membuka matanya.


"ini aku dimana..?" ucapnya sambil mencoba bangun dan duduk di ranjang. Nana masih bingung melihat isi kamar yang dipenuhi baju laki-laki.


"oh iya..!! terakhir aku kan dikejar orang mabuk terus ada yang nolongin aku. tapi kenapa aku berakhir disini?" gumamnya sambil keluar kamar dan melihat lihat ruang lain.


daannnn betapa kagetnya saat dia melihat kalau ruangannya dipenuhi foto EXO.


"HAH..?!! Gila ini semuanya kenapa banyak foto EXO. tadi di kamar ada fotonya Chanyeol. terus juga ada jaket yang biasa dipakai Chanyeol. terus sekarang disini kenapa isinya banyak banget barang barang EXO..? " ucapnya


"Jangan jangan cowok yang tadi nolongin aku itu.. fans beratnya EXO..?!" Ujarnya kaget sambil menutup mulutnya. "wahhh ini mahal-mahal. kok bisa sih, mereka punya barang yang mirip banget sama aslinya" ucapnya lagi


"*Kau sudah sadar?*" tanya cowok bertubuh tinggi yang tiba tiba muncul di belakang Nana.


Karena ruangan yang redup karena lampu dimatikan. Nana tidak terlalu jelas melihat siapa yang bicara. Dia hanya menjawab "hmm..".


tiba tiba..


Tangannya ditarik..


"*sini ikut aku*" pinta lakilaki itu sambil menggandeng tangan Nana dan membawanya ke ruang tengah, duduk di Sofa. kemudian laki-laki itu pergi ke dapur dan membawa segelas air putih.


"*ini diminum. kau pasti masih panik dengan kejadian tadi*" ujarnya kemudian.


Nana tidak paham apa yang dibicarakan dia, tapi Nana melihat dia menyodorkan gelas jadi nana meminumnya. Sebenernya Nana sedikit tahu tentang bahasa Korea karena terlalu sering nonton drakor. tapi dia belum pernah berbicara langsung dengan orang Korea.


Setelah meminumnya, Nana hanya menundukkan kepalanya. tiba-tiba lakilaki tinggi itu menyodorkan HP yang menampilkan aplikasi penerjemah dan bertuliskan bahasa Korea ke Indonesia :


"*Hei..kenapa kau dari tadi menunduk? apa ini caramu merespon orang yang sudah menolongmu?*".


Kemudian Nana langsung mengangkat kepalanya dan melihat orang yang mengajaknya bicara. dan betapa terkejutnya dia saat melihat orang itu


"Hahh..!!? itu kenapa mukanya mirip banget sama Chanyeol EXO..? Apa jangan jangan, ahh ga mungkin gue bisa ketemu dengan mudahnya. ini pasti hanya mirip" gumamnya setelah melihat wajah tampan itu.


Sebenernya itu memanglah Chanyeol EXO, tapi karena Nana tidak menyangka kallo dia bakal bisa ketemu idolanya atau biasnya di EXO. dia hanya berfikiran kalau itu hanya jiplakannya. atau bisa dibilang exo-l yang menirukan gaya Chanyeol.


"*apa ada yang salah?*" tanyanya yang kemudian meminta Nana untuk menuliskan di hapenya.


"tidak apa apa, aku hanya kaget. kamu mirip dengan seseorang. tapi aku benar benar sangat berterimakasih karena kamu sudah menolongku tadi. aku tidak tahu apa yang akan terjadi kalau tidak bertemu kalian" tulis Nana.


Nana shock kenapa bisa ada orang yang muka dan namanya sama? tapi Nana berprasangka kalau laki laku yang mengaku Chanyeol itu hanya bercanda.


"kau mirip artis idolaku. aku Nana. Namamu siapa? ternyata kau juga menyukai Chanyeol ya? sampai mengaku dan berdandan seperti dia*" tulis Nana.


Disitu Chanyeol langsung ketawa ngetawain Nana. dan Nana cuma bingung.


"*yasudah kalau begitu kau istirahat saja. kau pasti masih kelelahan. tadi kata dokter kau pingsan karena terlalu lelah*" tulis Chanyeol.


Nana hanya menuruti apa yang dikatakan Chanyeol. sebenarnya Nana sangat lapar karena dari sore dia belum makan apapun dan hanya minun segelas air yang barusan dikasih sama Chanyeol. tapi tidak mungkin bagi Nana untuk meminta makanan tengah malam setelah merepotkan mereka.


Paginya, Nana bangun pagi dan mencoba memasak beberapa masakan untuk sarapan semua penghuni rumah.


"*Kau sudah sadar? apa kau yang memaasak semua ini?*" ucap sesorang yang baru bangun dan keluar dari kamar dan melihat meja makan yang udah full makanan.


"*Nee*" jawab Nana.


"* apa kau sudah merasa baikan?*" tanyanya lagi.


"*Nee*" jawab Nana.


"*Kalau kau butuh sesuatu panggil aku saja, aku Jongdae. aku akan membangunkan yang lain dulu*" ucap Jongdae yang kemudian pergi dan berpapasan dengan laki laki yang berpenampilan imut dan tampak lebih muda dari yang lain. sambil mengucek mata dan kemudian duduk di kursi makan.


"*apa kau baik baik saja?*" tanyanya


"*Iya, aku baik*" jawab Nana.


Kemudian beberapa orang datang dan duduk di kursi masing masing. Nana hanya berdiri dan melihat 8 orang yang sudah menduduki 8 kursi di meja makan.


Tapi tiba tiba....


"*Sini duduk kita makan bersama*" ucap Chanyeol yang tiba tiba mencarikan kursi untuk Nana duduk dan menggandeng Nana agar bisa makan bersama.


"*wahh enak sekali. ini kau yang memasak semuanya?*" ucap salah satu dari mereka.


"*wahh ternyata kau pandai memasak seperti kyungsoo*" ucap yang lain.


"*ohya yang bilang enak itu namanya Minseok, kemudian yang barusan mengatakan pandai memasak itu Baekhyun, kemudian yang ini Kyungsoo, ini Jongdae, ini Sehun, Jongin, dan ini Suho*" kata Chanyeol sambil mengenalkan temannya satu persatu.


Nana kaget mendengar nama-nama itu, semua muka dan namanya sama seperti EXO.


Tapi yang dipikiran Nana adalahh


"wahh ini gila sih..mereka apa tidak terlalu fanatik? semua style mereka dari atas sampe bawah terus nama. semuanya ngikut EXO.?! parah*" batin Nana.


Nana hanya merespon dengan mengatakan hasil dari aplikasi penerjemah di ponsel yang Chanyeol berikan "*Aku Nana, aku dari Indonesia. sekali lai aku ingin mengatakan terimakasih kepada kalian karena sudah menolongku semalam.*".


"*Chanyeol aa, apa dia benar benar tidak bisa bahasa Korea?*" tanya Kai


"* Iya, dia baru pertama kali kesini*" jawab Chanyeol


Nana langsung mencari beberapa arti di aplikasi dan mengatakan,


"*Aku tidak pandai menggunakan bahasa Korea, tapi aku paham dan mengerti apa yang kalian bicarakan. hanya saja perlu sedikit waktu untuk memahaminya, dan Chanyeol menyarankanku menggunakan ini untuk sementara*"


mereka bersembilan melanjutkan beberapa obrolan sambil makan.


Setelah breakfast mereka berdelapan langsung ganti baju dan bersiap siap untuk melakukan kegiatan mereka.


Nana yang melihat mereka terburu buru langsung mengetikkan beberapa kalimat dan mengatakannya


"*Apa kalian mau pergi?*" tanya Nana


"*Iya schedule kita padat hari ini, kau istirahat dulu saja disini. kemungkinan kita sampai larut malam*" ucap Suho.


"*Kalau kau butuh sesuatu, telfon langsung aja pakai hapenya Chanyeol. disitu ada nomor kita semua*" ucap Baekhyun


"*Nana, anggap saja rumah sendiri*" lanjut Kai


"*Iya bener kata Kai*" sambung Sehun sambil buru buru memakai sepatu.


"*Jangan lupa pintunya ditutup dan kami minta tolong jagain dorm dulu*" ucap Jongdae


"*bye bye*" ucap Minseok sambil keluar dari rumah


"*aku pergi dulu ya Na*" pamit Chanyeol pada Nana sambil mengelus rambut Nana.


Degg..!!


...


...


.......


.....


..


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****Gimana lanjuut gak nih****..??...


...**mohon maap ya kalau sedikit tidak rapih....


...Karena ini pertama kalinya gue bikin**....


...****sebenernya udah dari lama ceritanya gue bikin****....


...****maklumlah hobinya ngehaluuu****......


...**yang suka ngehaluu bisa mampir sinii.....


...Baca sampai tamatt**.....


...kalian ngidolain siapa?...


...semuanya bakal ada disini.....


...see you next episode 💓💓💓...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...