
Pada suatu hari hiduplah seorang anak remaja yang bernama Qinar. Qinar mempunyai tiga sahabat yaitu Faras, Nabila, dan Refina. Tujuan mereka adalah membunuh darklight monster yang selama ini menghantui dunia fantasy.
Mereka pun siap siap untuk pergi.Tapi, Nabila menemukan sesuatu.
"Weh ini buku apa? " tanya Nabila."Ha?!?, dark book?!? " jawab Faras
Saat Nabila ingin membaca dark book Faras berkata,"Stop!, katanya buku itu bisa mengobsesi kita kalau kita keseringan membacanya"
Nabila pun menaruh buku itu diatas meja dan pergi meninggalkan rumah.Tapi, Refina diam² membawa dark book.
Saat ditengah perjalanan mereka menemukan kertas yang agak basah. Tanpa membawa rasa curiga Faras mengambil kertas itu. Beruntungnya kertas itu adalah peta menuju kota sun flower.mereka pun senang karena kota sun flower dekat dengan gua tempat tinggal darklight monster.
Tak jauh dari sana mereka menemukan dua jalan.Faras pun melihat peta. Tapi, karena peta nya agak basah jadi ada sebagian yang robek,karena hal itu mereka bingung harus pergi kearah mana.
"Kanan aja yuk" ujar Faras. Semuanya pun setuju,tapi agak ada firasat aneh.
Tak lama mereka berjalan, Refina mendengar sesuatu "Lewat kiri atau nyawa taruhannya". Refina pun mengajak salah satu temannya "siapa mau ikut aku lewat kiri?" ajakan Refina.
Nabila dan Qinar pun mau ikut Refina karena punya firasat aneh tentang arah kanan. Karena Faras sudah jalan duluan mereka pun meninggalkan Farras.
Nabila sepertinya juga punya firasat aneh tentang arah kiri, Saat Refina bengong melihati langit Nabila pun langsung menarik tangan Qinar untuk melewati hutan saja, Dan mereka pun meninggalkan Refina.
Nabila dan Qinar melihat sebuah tenda. Ternyata itu adalah tenda Evlyn. Evlyn adalah teman masa kecilnya Qinar. Karena Nabila dan Qinar tersesat, Nabila memutuskan untuk menumpang istirahat di tenda Evlyn karena tendanya ada 3.
"eh istirahat yuk aku lelah" ujar Faras. Karena tidak ada yang menjawab Faras melihat kebelakang. Ternyata teman teman Faras menghilang. Karena Faras tidak membawa rasa takut, Faras santai saja.
Sedangkan Refina yang membawa rasa takut.
Refina sudah menyadari dari tadi bahwa Nabila dan Qinar pergi. Dengan rasa takut Refina dengan santainya membaca dark book. Karena Refina tidak mempercayai kalau dark book bisa mengobsesinya.
Tiba tiba Refina merasakan angin kencang. Tanpa berfikir lama Refina pun melanjutkan perjalanannya.
Beberapa jam kemudian malam pun tiba
Disisi Nabila dan Qinar
Karena Nabila tidak bisa tidur, Nabila membangunkan Evlyn dan Qinar. Nabila menyuruh Evlyn untuk menceritakan kenapa tendanya ada tiga Evlyn pun menceritakannya.
"Minggu tadi, aku dan dua temanku yaitu Rachel dan Clara menjelajahi hutan dan ingin mengenal lebih banyak tentang monster.Tapi, saat kemarin malam, mereka pergi untuk mencari buah karena mereka lapar, sedangkan aku sedang membaca buku tentang monster, aku menunggu mereka sangat lama. Tiba tiba mereka pulang dengan berlumuran darah, karena aku khawatir dan panik jadi aku langsung masuk tenda untuk mencari alat apapun untuk menyembuhkan Clara dan Rachel. Beruntungnya aku menemukan kotak P3K, Tapi sialnya saat aku keluar tenda, mereka sudah tidak bernafas. Karena aku tidak ingin dihantui, aku pun bergegas mengubur mereka. " cerita Evlyn.
Nabila pun sudah mengantuk dan memutuskan untuk tidur. Semuanya tidur nyenyak. Tapi, tiba tiba...............
Bersambung