
Perlahan lahan tapi pasti, tak terasa 3 tahun telah berlalu.
Sekarang Feng Xia telah menginjak umur 4 tahun.
Saat itu pagi dan matahari perlahan naik. Itu musim panas sekarang di bumi. Dan orang sudah bisa pada dini hari mendengar burung berkicau dan menyanyikan lagu-lagu kebahagiaan indah mereka.
Tetapi dari waktu ke waktu orang dapat mendengar suara Dinosaurus menderu. Awalnya sangat aneh untuk membiasakan diri dengan perbedaan lingkungan di bumi baru ini.
Terlihat seorang anak laki laki sedang berbaring malas di kasurnya.tapi tiba tiba pintu terbuka dan seorang wanita paruh baya yang sanagt amat cantik memsuki kamar tersebut." Hei Sudah saatnya bangun.Kenapa kamu masih saja tertidur jam segini,padahal biasanya kamu sudah terbangun!!!" wanita tersebut berusaha memabangunkan anak tersebut
" ooaaaaammm ,hm maaf ibu tadi malam aku sulit untuk tertidur jadinya aku telat bangun,ada apa ibu tumben tumbenan ibu membangunkan aku hari ini?
" hmm apa kamu tidak ingat hari ini hari apa anakku sayang?? Tukas sang wanita yang ternyata adalah ibu dari anak itu.
" ehhh. Oh iya hari ini kan hari ulang tahun ku. bagaimana aki bisa lupa tentang itu. dan sepertinya tak terasa sudah 3 tahun aku tiba didunia ini,tapi aku masih tidak tahu dunia apa ini.." pikir anak tersebut yang ternyata adalah Feng Xia kecil sang tokoh utama kita.
" hehehe, maaf ibu aku lupa hari ini hari ulang tahun ku..." Feng Xia tertawa sambil mengakui kesalahannya.
"Oh iya, Dimana ayah?" Feng Xia bertanya padanya dengan alis tegak seolah heran.
"Dia sudah pergi bekerja, Sayang. Tapi jangan khawatir. Hari ini dia akan pulang lebih awal." dia menjawab sambil tersenyum.
Feng Xia memandang tanah sebentar, lalu menatapnya lagi
Tanggapannya membuat kesan seolah-olah dia sedikit sedih karena ayahnya belum di rumah.
Tetapi sekali lagi itu normal bagi ayahnya untuk pergi pada dini hari karena dia adalah seorang guru pangajar dari sebuah sekolah di desa ini.
Bukan salah satu sekolah besar,karna para muridnya tidak terlalu banyak,kebanyakan hanya penduduk dan anak anak sekitar desa yang belajar disekolah untuk kesehatan dan berburu.
"Kalau begitu aku akan keluar dan bermain sedikit," kata Feng Xia sambil bergegas menuju pintu untuk keluar
"Baiklah, tapi hati-hati dan jangan pergi terlalu jauh dari rumah, kau dengar !? Dengarkan sebelum siang hari untuk perayaanmu !!", mengingatkan ibunya dan pada saat yang sama memperingatkannya agar tidak terlambat.
"Ya, Bu!"
Dia tidak akan berani pergi terlalu jauh ke hutan karena dia akan mati jika dia melakukannya. Tidak peduli seberapa damai desa ini,ditambah dia tidak tahu apa apa tentang dunia ini.
Selama 3 tahun ini ada beberapa hal yang menarik perhatiannya,salah satunya yang dia perhatikan dan terlihat menarik adalah. Manusia di dunia ini tampaknya jauh lebih kuat daripada yang dari kehidupan sebelumnya.
Feng Xia saat ini memiliki tinggi sekitar setengah meter walaupun umurnya 4 tahun,dan yang paling menarik adalah matanya yang berwarna biru ditambah wajahnya yang mengikuti ibunya dan rambut yang dimiliki ayahnya yang membuatnya sangat tampan walau belum terlalu terlihat karna saat ini masih kecil.
Feng Xia setiap hari selalu berjalan jalan disekitar desa dan bermain dengan anak anak yang lain. dan Feng Xia sangat dimanja oleh oleh warga sekitar desa karna tingkahnya yang sopan ditambah wajah imutnya,seolah olah dia adalah harta karun bagi desa ini.