The Girl Of Mafia

The Girl Of Mafia
berubah



setelah kepergian kakek,alexa menjadi dingin,acuh,tidak keluar kamar dan juga tidak bersekolah lagi dan meminjam buku alixa untuk di pelajari.


6 bulan berlalu,tetapi alexa hanya murung dan tidak ingin keluar kamar,pagi yang cerah di hari terakhir sekolah ya karna mulai minggu depan mereka akan kelulusan,seperti biasa alexa hanya diam di kamar nya dan tidak keluar,semenjak kepergian kakek keluarga ananson tinggal di mansion keluarga huzaina bukan hanya karna perintah alexa tapi keluarga ananson ternyata ibu dari indra ananson dan juga rehan ananson adalah kakak dari nenek alexa dan alixa,jadi semenjak kejadian itu rehan,alexia,indra dan juga reina,pinda ke mansion alexa dan alixa dan bukan hanya mereka saja twins g (geral dan geril),felix,rian,dan juga dirga pindah ke mansion alexa dan alixa ,


****author**: pada nanyain kan mana ortu si dirga,karna felix adiknya rian,dirga itu sepupu nya dan ortu nya udah meninggal,gitu deh ceritanya jadi jangan nanya mana ortu nya si dirga ok


ok lanjut**,,,,,,


mansion alexa dan alixa


"pagi all"teriak alixa yang mengagetkan semua orang yang ada di situ


" pagi juga alixa"jawab yang ada di situ


"alixa kamu jangan tariak teriak dong sayang kan bukan di hutan" ucap alexia yang sedang menyiapkan makanan di nampan,karna alexa mungkin tidak akan turun ke bawah untuk makan


"hehehe,,maaf bun" ucap alixa sambil cengengesan


"alexa tidak turun lagi"tanya sendu alixa


"iya sayang,dia gak turun"jawab reina sendu


"hem,,,alixa mau ke kamar dia dulu" ucap alixa dengan wajah sendu


**kamar alexa


tok tok tok**


"lexa,,buka pintuny ini aku alixa"ucap alixa sambil mengetok pintu kamar alexa


"masuk aja kak gak di kunci kok"teriak alexa tetapi terdengar seperti suara yang sudah menangis


"lexa" panggil alixa sambil membuka pintu


"alexa knpa kamu jadi kayak gini"tanya alixa melihat alexa yang acak acakan dan ruangan yang gelap serta tsrtutup


"lexa gak papa kok kak"jawab alexa sambil menangis


"alexa,aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan,aku juga keluarga kamu dan mereka yang ada di bawah juga keluarga kamu"jelas alixa


"tapi kakek adalah orang yg paling aku sayang kak" jawab alexa sambil duduk dan menatap ke langit langit kamar


"kamu jangan gini dong,kakek nanti sedih"jelas alixa


"aku gak bisa kak"jawab alexa sambil terus menangis


plakk


suara tamparan yang mendarat di pipi alixa walau dengan tangan nya sendiri tapi di muka alixa terdapat bekas tamparan


plakk


suara tamparan lagi terdengar dan itu masih alixa yang menampar sisi lain pipi yang telah ditamparnya itu


"alixa apa yang kamu lakukan"teriak alexa karna alixa terus menampar pipinya sendiri


"kamu senang melihatku seperti ini,kamu itu seperti tak menganggapku dan yang lainnya ada"teriak alixa


"bukan seperti itu kak"ucap alexa terpotong


"terus apa mau mu mau aku mati menyusul semua keluarga kita hah"teriak alixa


karna alexa tak menjawab alixa pergi ke ruang rahasia tempat senjata dan mengambil pisau disana


"lixa apa yang kamu lakukan"teriak alexa karna melihat alixa menyayat tangannya sendiri


"karna kamu gak menganggapku aku akan pergi untuk selamanya karna jika aku pergi meninggalkan rumah dan aku tidak mati suatu hari nanti kita akan bertemu juga"teriak alixa penuh penekanan


"aku juga sakit,melihat kakek meninggak tapi aku tetap harus ikhlas karna kakek akan bisa tenang jika semua orang yang sayang dia mengikhlaskannya"lanjut alixa sambil


"gak kak,bukan maksud aku begitu"ucap alexa sambil menangis


"ahkkk"teriak alixa sambil melempar pisau itu ke tembok


"alixa tenang"teriak alexa berusaha menenangkan alixa yang mengamuk karna sudah tidak menahan emosinya dan dia menghancurkan semua barang yang ada di kamar alexa,hingga handphone alixa juga pecah karna di lempar nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa vote,tambahin ke favorit dan jangan lupa coment and like jika kalian suka


see you next time