the first and last love

the first and last love
42



bagaimana keadaan kamu sayang ucap umi


alkhamdulilah baik tapi aku lelah ingin istirahat ucap alena dengan keadaan kelelahan setelah melahirkan.


kamu istirahat dulu, aku mau liat anak anak kamu, kalau sudah selesai tak bawah kemari ya ucap umi


sambil mengangguk, umi meninggalkan alena sendirian di kamar, uminya menuju kamar si kembar


nathan masuk ke kamar, melihat istrinya yang sedang tidur nyenyak


sayang makasih kamu ngasih aku keturunan yang ganteng dan cantik.


hai ganteng kemari panggil alena kepada suaminya.


kamu udah bangun sayang ucap nathan.


iya kak, aku mau liat anak anak kok belum di bawah kesini sih ucap alena


bentar lagi dek ucap nathan.


kamu mau apa tak ambil khan ucap nathan lagi aku gak mau apa apa kak, aku mau istirahat saja karena badan aku cuapek dan aku ingin istirahat makanya aku ingin ketemu anak aku dulu ucap alena.


itu mereka di taruh di kereta dorong anak anak alena di dorong budenya santi...


abi dan yang lain akan datang, sekarang aris menjemput mereka sayang ucap nathan.


makasih sayang ucap alena sambil mengamati ketiga putranya.


sayang tolong jaga mereka ya, kalau aku sudah tidak ada ucap alena, membuat orang orang binggung dengan ucapan alena.


sayang kamu ngmg apa, kita akan rawat bersama sama aku ingin kita bersama sama rawat mereka.


kak periksa alena bentar ucap nathan karena melihat Istrinya wajahnya pucat.


kak mau ngapain, aku tidak apa apa aku cuma mau tidur di pelukkan anak anak aku saja, boleh khan ucap alena.


boleh tapi bolehkan kakak memeriksa kamu ucap ridwan.


akhirnya alena tidur untuk selamanya, mereka semua menangis melihat keadaan alena yang telah tiada.


kenapa kamu meninggalkan aku dan anak anak sayang ucap nathan sambil nanggis kesungguan


sabar dek, karena ini cobaan yang diberikan pada kamu ucap umi


ridwan masih memeriksa alena yang telah tiada


ternyata dia mendapati kangker hati ada di tubuh alena stadium terakhir ucap ridwan.


kenapa tidak terdeksi kak ucap nathan


maaf dek, aku yang menangani alena sakit kmrn ucap santi yang merasa bersalah karena tidak ngasih tahu keadaan alena sebelum hamil.


kak kenapa kamu gak ngmg sama aku, kalau dia sakit kayak gini mungkin aku gak akan menyuruh dia hamil kak. ucap nathan yang menahan naggis


itu keinginan terakhir alena dek, aku harus merahasiakannya. ucap santi


lalu sakit kista itu apa bener tanya nathan


bener dek kalau kista itu bener karena setelah di kiret ternyata tumbuh daging di rahim ucap santi. umi aku tidak bisa hidup tanpa alena ucap nathan. dek kamu harus hidup dan besar kan anak anak kamu karena itu keinginan alena terakhir. ucap santi aku menyesal dek tidak ngmg ke kamu


nunggu keluarga dari surabaya,.....


abi melihat anak gadisnya meninggal dunia membuat dia syok sekali, sesampai di rumah besar menanggis tanpa henti.......


makasih sayang kamu telah memberi cucu yang cantik dan tampan


abi menyesal tidak mengetahui kalau sangat menderita karena penyakit kamu.


malik bersama istri dan anak mendekat ke alena


angga juga sama istri mendekat melihat alena terakhir kalinya sebelum di kuburkan di belakang rumah nathan karena dia ingin dekat sama istrinya terus maka makamnya di taruh do belakang rumah besar tersebut.