
...SORE HARI...
Saat Viollettha istirahat di kamarnya tanpa di sadari dia tertidur sampai sore hari, disaat Viollettha sedang enak enakan tidur semua pelayan dan pengurus istana sedang sibuk mendekorasi dan menghias ruang aula kerajaan AMBROSETTI dan di dapur jiga tidak kalah ramainya dengan ruang aula kerajaan yang sedang di dekorasi, di dapur juga banyak pelayan yang sedang menyiapkan makanan untuk di santap di pesta penobatan pangeran Heinry. Walaupun pangeran Heinry sedang sibuk mengurusi pesta penobatannya nanti malam,dan di saat pangeran Heinry sedang sibuk sibuknya dia sempat mengirimkan pelayan yang sudah sangat di percayanya untuk mengurus tuan putri Viollettha,pangeran Heinry tetap memperhatikan dan menyayangi Viollettha rasa sayang pangeran Heinry kepada putri Viollettha tetap sama dari dulu dan tidak pernah berubah.
"Tap Tap Tap"(suara langkah kaki Anne yang menuju kamar Viollettha)
Anne:"Nona Nona, bangun nona"(Menbangunkan Viollettha)
Viollettha:"Hoamm, iya bentar"(Menguap)
Anne:"Cepat bangun nona"
Viollettha:"Iya iya bentar"(Bangun dari tempat tidur)
Viollettha:"Hoamm, Kamu siapa?"(Menguap dan bertanya)
Anne:"Nama saya Anne,Saya di perintahkan tuan muda sebagai pelayan pribadi anda nona"(Mengangkat rok dan menunduk)
Viollettha:"Benarkah,Kakak yang mengirimu??"(Senang)
Anne:"Iya Nona, saya di utus langsung oleh pangeran Heinry".
Tidak lama kemudian pangeran Heinry datang ke kamar Viollettha.
"Tap Tap Tap"(Suara langkah kaki pangeran Heinry)
Heinry:"Ya ampun Viollettha kok kamu belum dandan sihh, bagaimana kalau rakyat kerjaan AMBROSETTI tau kalau tuan putri yang terkenal cantik dan anggun, muka aslinya kayak gini, bisa bisa nanti Lucas nggak mau lagi sama kamu loh...bla bla bla bla bla"(Mengomel)
Viollettha:" Ya ampun Kakak sejak kapan sih kakak kok jadi cerewet kayak gini sampai sampai cerewetnya ngalah ngalahin Abbell(kepala pelayan),Abbell aja kayaknya nggak pernah secerewet ini, lagian kalaupun Lucas batalin pertunangan juga bukan masalah besar juga kan kak"(Menjawab sambil korek korek telinga)
Heinry:"Kamu ini lama kelamaan makin pinter jawab aja ya Vio😑"(Geram)
Viollettha:" Ya iyalah kak kan aku tuh pinternya nurun dari kakak😧"
Heinry:"Sudahlah jagan debat lagi"( sambil menyentuh pelipis)
Viollettha:"Iya Kak, Sepertinya kakak sedang pusing ya?"(Khawatir)
Heinry:"Iya beberapa hari ini banyak dokumen yang harus di urus sebelum hari penobatan"
Viollettha:"Iya, belum lagi kalau nanti kakak sudah resmi jadi kaisar pasti makin besar tanggung jawab dan urusan yang harus di urus"
Viollettha :" Tapi ayah pasti bangga melihat kakak sekarang"(Menghibur)
Heinry:"Iya, kuharap juga begitu"
Viollettha:"Hmm iya, Anne tolong siapkan Teh untuk pangeran Heinry"
Anne:"Baik nona"(Berjalan keluar menuju dapur untuk mengambil peralatan untuk minum teh)
Dan tidak lama kemudian Anne sudah datang dengan membawa peralatan minum teh, dan meletakkannya di atas meja yang ada di depan pangeran Heinry dan putri Viollettha
Heinry:"Srruuppp,Vio apakah kamu suka dengan Anne?"(Meminum Teh)
Viollettha:"Hmm, sepertinya Anne adalah orang yang baik"
Heinry:"Iya semoga saja begitu,Aku sengaja menyuruh Anne untuk menjadi pelayan pribadi mu, agar kamu tidak kesepian saat ku tinggal mengurus tugas kerajaan"
Viollettha:"Iya sih, tapi walaupun gitu aku tetap kangen sama kakak, karena bagiku sosok kakak tidak pernah tergantikan oleh siapapun, termasuknya pangeran Lucas itu"
Heinry:"Kamu juga sebentar lagi juga akan ninggalin kakak juga Vio, karena kamu kan sebentar lagi kan mau nikah sama Pangeran Lucas dari kerajaan ELEONORA"
Viollettha:"Tapikan beda sama kakak, kalau sama kakak kan aku bisa bermanja manjaan sama kakak"(Tertawa)
Heinry:"Srruuppp,Nanti kalau kamu sudah dekat dengan pangeran Lucas pasti kamu juga bakal manja sama dia"(Sambil minum teh)
Viollettha:"Tapi kan rasanya beda kak, karena aku bisanya manja itu sama kakak doang sejak Ibunda meninggal"(Murung dan sedih)
Heinry:"Mmm tetapi seperti bagaimanapun kedepannya kakak akan selalu ada di pihakmu dan kakak akan selalu berusaha agar bisa membahagiakan adik kakak ini, dan mungkin kedepannya adik kakak ini akan bahagia bersama Sang pangran Lucas putra mahkota dari kerajaan ELEONORAMungkin saat pernikahanmu nanti kakak akan sedih karena kehilangan adik kakak satu satunya ini😢"
Heinry:"Iya, kalau saja Ibunda masih ada pasti ibunda bangga melihat upacara penobatanku"(Sedih)
Viollettha:"Ya sudahlah kak hari ini kan hari yang membahagiakan jadi mari kita rayakan hari ini dengan kebahagian bukan dengan kesedihan"(Mencairkan suasana)
Heinry:"Benar juga Vio, ayo cepat buruan kamu dandan yang cantik supaya para rakyat kerajaan AMBROSETTI tau kalau putri kerajaan AMBROSETTI punya tuan putri yang sangat cantik"(Memuji)
Viollettha:"Ahh kakak, udah deh mending kakak juga siap siap sana"(Mendorong Heinry keluar kamar)
Heinry:"Iya iya tuan putri bawel".
Setelah tidak pangeran Heinry pergi keluar dari kamar putri Viollettha, Viollettha mulai memilih beberapa gaun untuk pesta perayaan penobatan pangeran Heinry.