The Antagonist'S Friend

The Antagonist'S Friend
bab 4



Ting tong Ting tong


Karen banyak melamun dia menjadi salah fokus untuk sementara waktu


yeril pun keluar dari toilet dan bertemu dengan teman plus sahabat pemilik tubuh ini


( ohya semua karena Raina berubah yeril maka sekarang kita panggil yeril mulai sekarang oke )


" YERIL " teriak seorang gadis cantik bernama Olivia Jensen salah satu sahabat sang antagonis novel berjudul 'Clara'


" Oliv bisa gak si kecil Lin suara Lo bisa budek di kuping gue " tegur salah satu sahabat nya yang meringis malu karena semua refleks melihat kearah mereka dan membicarakan tentang mereka dengan berbisik bisik kepada teman teman mereka bernama Diandra Agustin Kumala Sari


" iya lo tau gak si banyak orang ngomongin kita " timpal salah satu dari mereka bernama Tania Putri Viandra dengan melotot kan matanya dengan garang


" iya bener tuh kata Dian sama Tania , Suara kaya tikus kejepit pintu aja bangga " ucap seorang gadis dengan pedas dan penampilan nya agak mencolok diantara mereka ber tiga


ngomong ngomong gadis itu adalah antagonis wanita Siska Amelie florenzo'


yeril pun mendekat kepada mereka berempat dengan santai nya dan mengakhiri pertengkaran mereka berempat dengan beberapa kalimat


" berhenti bertengkar aku akan traktir kalian "ucapnya dengan cuek dan mereka pun langsung berhenti bertengkar dan langsung tersenyum manis kepada yeril


terutama Oliv dia tersenyum manis dan langsung bergegas memeluk Yeril akan tetapi sebelum sempat memeluk Yeril dia sudah menghindar dari tempatnya yang otomatis langsung jatuh dengan tidak estetiknya


dan mulai menggerutu dengan pelan


"ihhh ....Yeril nya gak like ih..sama Oliv "


" eh Oliv bego ngapain Lo cium lantai mendingan cium kakel aja nanti gue kenalin sama kakel yang ganteng "


" dari pada Lo cium lantai kan "


dan diakhiri dengan mereka yang tertawa terbahak bahak


" hei berhenti cemberut mau perpen hmmm "


Oliv yang cemberut pun mengedipkan matanya dengan imut dan berbicara dengan pelan


" aku mau permen 🍬 dari Yeril "


" kalau mau lihat ini "


yeril pun mulai dengan menyodorkan sebuah tangan yang kosong di depan Oliv


" yeril Lo bohong sama gue tangan nya gak ada permen nya "


setelah itu Yeril pun menutup tangan nya dengan jarinya dengan pelan dan perlahan membukanya dan muncullah sebuah permen di tangannya dan itu berulang kali sampai muncullah sebanyak dua belas permen yang ada di tangan nya


Oliv jangan ditanya dia melotot kan matanya dan sampai berkedip beberapa kali


bukan hanya Oliv tapi juga Dian ,Tania dan Siska


" sudah ayo dan ini " sambil menyodorkan permen yang ada di tangan nya ke Oliv


" itu gimana caranya bisa keluar permen nya gitu ril " ucap mereka dengan serentak dengan agak kaget


" tentu saja dengan sebuah trik " ucap nya dengan santai


bukan karena apa dia bisa melakukan ini karena dia pernah belajar trik sulap di sebuah kasino dan sebenarnya dulu itu menggunakan kartu dan bukan permen


setelah itu mereka pergi ke kantin untuk makan setelah itu mereka memesan makanan dan setelah itu ada seorang yang


tiba-tiba ada sebuah suara tarikan kursi di sebelah mereka yang membuat mereka berhenti makan


ada sebuah suara dari anak anak kantin yang seperti nya begitu ribut