Shadows Of The Heart

Shadows Of The Heart
Hati yang Gerah



Di dalam dinding bayang-bayang kastil kuno Kerajaan Kegelapan, Elara mendapati dirinya tenggelam dalam kesunyian dunia lain yang menempel di setiap sudut seperti kabut tebal yang menyesakkan. Cahaya redup yang berkelap-kelip dari obor di kejauhan membuat bayangan menari yang menakutkan di lantai batu yang dingin. Udara sepertinya membawa bisikan cerita yang terlupakan, dan bobot sejarah kastil menekannya seperti beban yang tak terlihat.


Jantung Elara berdebar kencang, dan napasnya bertambah cepat saat dia dengan hati-hati bergerak melewati koridor labirin, dipandu oleh peta misterius yang dia temukan sebelumnya. Tekadnya teguh, tetapi rasa gentar terus menggerogoti dirinya. Namun, dia tahu bahwa kembali bukanlah suatu pilihan; takdirnya menunggunya, dan dia bertekad untuk mengungkap teka-teki Kerajaan Kegelapan.


Saat dia menjelajah lebih dalam ke kastil, Elara menemukan kejadian aneh. Tangan-tangan tak terlihat tampak mendorong dan menariknya, menariknya ke berbagai arah. Bisikan bergema melalui dinding batu, kata-kata mereka tidak dapat dipahami namun sangat akrab. Hatinya menyuruhnya untuk waspada, tetapi kekuatan yang tidak dapat dijelaskan memberi isyarat padanya untuk maju.


Di sebuah ruangan yang remang-remang oleh satu lilin yang berkedip-kedip, Elara menemukan sebuah buku kuno yang dihiasi dengan simbol-simbol aneh dan ilustrasi yang membingungkan. Sampulnya yang bersampul kulit terasa usang, seolah-olah tangan yang tak terhitung jumlahnya telah meneliti halaman-halamannya selama berabad-abad. Keingintahuan mengatasi kehati-hatian, dan Elara membuka buku itu, mengungkapkan rahasianya.


Teks di dalam buku itu berbicara tentang kisah tragis yang terjadi berabad-abad yang lalu. Itu menceritakan kisah seorang penyihir kuat bernama Seraphina, yang pernah memerintah Kerajaan Kegelapan dengan kebajikan dan keanggunan. Hati Seraphina murni dan dipenuhi dengan cinta, tetapi kekuatannya menarik kecemburuan dan ketakutan dari orang-orang di sekitarnya.


Dalam tindakan pengkhianatan, orang kepercayaan terdekat Seraphina, seorang penyihir gelap bernama Malachai, berencana untuk mencuri kekuatannya dan merebut tahta untuk dirinya sendiri. Dengan kelicikan dan tipu muslihatnya, Malachai meyakinkan Seraphina bahwa hatinya adalah kelemahan, yang dapat dimanfaatkan oleh musuh-musuhnya. Khawatir akan keselamatan rakyatnya, Seraphina menyetujui ritual kelam yang menjanjikan akan menutupi emosi hatinya.


Saat Elara membaca, dia menyadari bahwa ritual itu lebih dari sekadar menekan emosi Seraphina ritual itu telah menciptakan entitas kegelapan, kekuatan jahat yang sekarang mengintai di kedalaman kastil. Entitas itu disebut "Eclipse Heart", dan tujuannya adalah untuk memberi makan emosi orang lain, mendapatkan kekuatan dari ketakutan terdalam dan keinginan tergelap mereka.


Elara bergidik, menyadari pentingnya perjalanannya. Eclipse Heart adalah sumber kejahatan Kerajaan Kegelapan, dan kehadirannya bukanlah suatu kebetulan. Dia telah ditarik untuk menghadapi kegelapan ini, untuk menghadapi perwujudan ketakutan dan keinginannya sendiri.


Saat dia melanjutkan penjelajahannya, jalan Elara bertemu dengan sosok misterius yang diselimuti bayang-bayang. Kehadirannya memancarkan aura bahaya dan daya pikat. Matanya bersinar dengan campuran kesedihan dan kedengkian yang meresahkan, dan Elara tahu bahwa dia berdiri di depan Malachai, penyihir gelap dari kisah kuno.


"Kamu mencari jawaban, anak muda," suara Malachai terdengar seperti bisikan yang menghantui.


"Tapi apakah kamu benar-benar memahami beratnya pencarianmu? Menghadapi Eclipse Heart berarti menghadapi bayang-bayang di dalam dirimu."


Elara menegakkan punggungnya, tatapannya tak tergoyahkan. "Aku mungkin takut akan kegelapan, tapi aku tidak akan termakan olehnya. Nasib Seraphina tidak akan menimpaku, atau dunia ini lagi." Malachai tertawa kecil, matanya menyipit.


"Gadis bodoh! Eclipse Heart tidak bisa dikalahkan dengan mudah. ​​Itu adalah inti dari kerajaan ini, dan tidak akan melepaskan cengkeramannya padaku atau siapa pun yang berani menentangnya."


"Aku mungkin tidak memiliki kekuatan seperti Seraphina, tapi aku memiliki sesuatu yang hilang darinya kebenaran hatiku dan keberanian untuk menerimanya. Cinta dan cahaya akan mengalahkan kegelapan."


Saat dia berbicara, pancaran kehangatan menyelimuti Elara, dan mata hijaunya berpendar dengan cahaya halus. Dia menjangkau jauh ke dalam jiwanya, menemukan sumber kekuatan batin yang belum dia ketahui sebelumnya. Pada saat itu, Elara menyadari bahwa dia tidak sendirian—kebijaksanaan neneknya, cinta rakyatnya, dan kekuatan hatinya mengalir dalam dirinya, mendukungnya dalam perjalanan yang berbahaya ini.


Tawa Malachai tersendat, digantikan oleh kedipan ketidakpastian. Dia tidak menyangka wanita muda ini memiliki ketahanan seperti itu. Eclipse Heart, yang merasakan ancaman, bergerak sebagai tanggapan, tetapi Elara tidak terpengaruh.


Dengan setiap langkah yang diambilnya, Elara menghadapi bayangannya sendiri, ketakutan dan keinginannya sendiri. Dia menolak untuk dikendalikan oleh mereka, malah memilih untuk merangkul dirinya yang sebenarnya. Saat dia mendekati jantung kastil, Eclipse Heart bermanifestasi di hadapannya — kumpulan kegelapan yang tidak menyenangkan dan berputar-putar.


Elara menarik napas dalam-dalam, dan dengan tekad bulat, dia mengulurkan tangannya.


"Aku tidak akan membiarkanmu mendefinisikanku atau kerajaan ini lebih lama lagi. Kamu lahir dari rasa sakit karena kehilangan hati, tapi aku akan membebaskanmu dari siksaanmu."


Sentuhannya mengirimkan riak cahaya menembus kegelapan, dan Eclipse Heart bergetar, seolah berjuang melawan kedengkiannya sendiri. Perlahan, bayang-bayang itu mulai menghilang, berganti dengan cahaya hangat keemasan yang memancar dari hati Elara.


Eclipse Heart mengeluarkan tangisan yang menghantui, kegelapannya digantikan oleh cahaya. Pada saat transformasi itu, esensi Seraphina muncul, jiwanya terbebas dari kedengkian yang telah mengikatnya selama berabad-abad.


"Terima kasih," bisik suara halus Seraphina, air mata mengalir di pipinya.


"Kamu telah menyelamatkanku dari kegelapan yang menelanku."


Elara tersenyum, merasakan kedamaian dan penyelesaian. Dengan kalahnya Eclipse Heart, Kerajaan Kegelapan mulai bergeser. Dinding batu yang dingin melembut, dan angin sepoi-sepoi membawa aroma bunga yang bermekaran.