
Langit biru yang cerah, dengan puluhan gumpalan awan putih yang menambah keindahan hari ini.
" berapa buk ,, ucap Arjuna
" sepuluh ribu aja mas ,, jawab seorang wanita paruh baya, pedagang asongan
" ini buk, ambil saja kembalian nya ,, ucap Arjuna, samb menyodorkan selembar uang seratus ribu rupiah.
Setelah nya Arjuna terus berjalan menyusuri trotoar, entah kemana tujuan nya, hingga dia berhenti di sebuah bangunan bekas kontrakan, dengan papan yang bertuliskan di jual di pintu gerbang nya.
( DI JUAL . HUB. NO. 085********* )
" tempat ini bisa di jadikan, tempat tinggal karyawan nantinya ,, fikir Arjuna
" halo , mbak sekar , tolong urus pembelian sebuah rusun di jalan, batu apung no.6 nanti saya kirimkan nomor telepon, pemilik gedung ,, ucap Lin Yuan yang mengirimkan pesan suara ke pada Sekar.
#
Di sebuah tempat pemancingan.
" bagaimana pak, apa pak ivan sudah mendapatkan tempat untuk membangun, kantor perusahaan keamanan kita ,, tanya Arjuna terhadap ivan
" saya sudah, menemukan sebuah gedung yang baru saja di bangun milik perusahaan real estate, Rusa merah ,, jawab ivan
" dan saya juga telah menemukan, sebuah tanah kosong siap bangun, seluas 2 hektar, entah bos mau pilih yang mana ,, tambah ivan
" kita cek dulu saja, dan ada berapa banyak bawahan bapak ,, kata Arjuna
" saya memiliki sekitar 200 saudara, yang setia dan dapat di percaya ,,
" eh, bukankah geng macan kumbang memiliki sekitar dua ribu, anggota kemana pergi nya yang lain ,, tanya Arjuna penasaran
Geng macan kumbang adalah salah satu dari 4 geng terbesar di, kabupaten banyuwangi, sebelumnya geng macan kumbang menguasai 3 kecamatan sebagai wilayah kekuasaan nya.
Sehingga mereka menjadi, salah satu kelompok ormas paling di takuti di Kabupaten,banyuwangi.
" sebenarnya, geng macan kumbang memiliki 3 pemimpin dari 3 kecamatan berbeda, pemimpin pertama adalah tuan erwin dan tuan ferdinand, yang sebelumnya telah bos bunuh ,, jelas ivan
" dan kini terjadi konflik internal, antar para petinggi geng, bahkan kami yang telah memutuskan untuk mengikuti bos, di cap sebagai penghianat dan nyawa kami sedang terancam ,, tambah nya
Tidak seperti ormas lain, hampir seluruh anggota geng macan kumbang adalah lulusan sekolah beladiri, sehingga jika terjadi konflik internal dalam organisasi.
Memiliki kemungkinan, ratusan nyawa anggota akan melayang, apalagi sesuai peraturan organisasi, jika ada masalah selesaikan secara jantan.
Sehinga hampir semua masalah dalam organisasi, di selesaikan dengan pertarungan.
" pak, ivan tenang saja, nanti saya akan menyewa mantan angota tentara atau saya sendiri yang akan melatih 200 saudara kita ,, ucap Arjuna
...( System Antar Dimensi )...
...*Perompak dan Bandit*...
DI jalanan tengah hutan terlihat sekelompok orang yang berjumlah ratusan orang, mengenakan pakaian yang terbuat dari kulit hewan mengendarai kuda.
'' cepatlah kemungkinan saat ini yang mulia berada di desa nelayan, kita harus secepat nya tiba di sana kalau kita telat kemungkinan kita tidak bisa menemukan nya lagi, meskipun kita menjelajahi seluruh kekaisaran.
'' tapi ketua regu jika orang yang ketua maksud berada di desa nelayan, kemungkinan beliau sudah jatuh ke tangan para perompak sungai hijau.
'' percepat laju kuda kalian,,
#
Masih di tempat pemancingan, ketika Arjuna dan ivan , sedang asik mengobrol. Arjuna melihat puluhan orang, dengan senjata tajam mulai memasuki dan menggeledah tempat pemancingan.
" pak ivan, sepertinya kita telah di sergap ,, ucap Arjuna
" dari mana, mereka mengetahui lokasi kita ,, kata ivan
" saya tidak tahu, tapi kemungkinan kita sudah lama telah di awasi,, kata Arjuna
Lalu Arjuna mengeluarkan, dua bilah pedang dari ruang penyimpanan System, dan memberikan salah satunya kepada ivan.
" ambil ini , pak ivan, lebih baik kita melawan, karena mungkin semua jalan keluar sudah di blokir oleh mereka ,, ucap Arjuna
" dapat, dari mana bos, benda ini ,, batin ivan yang penasaran, sebab sejak tadi Arjuna tidak membawa benda apapun.
Tidak lama kemudian, beberapa orang yang juga membawa senjata tajam, menghampiri Arjuna dan ivan, dan bertanya " maaf tuan, apa kalian berdua pernah melihat orang di foto ini ,, ucap orang tersebut sambil menunjukan foto ivan.
" yah, itu saya ,, jawab ivan, lalu tanpa basa - basi lagi ivan langsung menebas orang yang bertanya tadi, menggunakan sebilah pedang yang di berikan Arjuna tadi.
Tanpa pikir panjang, mengikuti tindakan ivan, Arjuna juga mengayunkan pedang nya, ke arah leher ketiga orang sisanya, dalam sekali ayunan pedang Arjuna, tiga orang tersebut langsung tumbang ke tanah.
ivan yang melihat, keahlian Arjuna langsung terkejut, dan bersyukur bahwa Arjuna berada di pihak nya.
Sebagai orang yang telah berpengalaman dalam pertempuran antar geng dan sebagai seorang, ahli bela diri ivan tahu jelas seberapa tinggi kemampuan, seseorang yang mampu membunuh 3 orang dalam sekali tebasan.
salah-satu dari puluhan orang bersenjata yang mengepung tempat tersebut, langsung berteriak, setelah melihat 4 orang rekan nya tewas tak bernyawa, di tangan Arjuna dan ivan.
" itu, mereka ,, teriak nya
Puluhan orang yang mendengar teriakan, tersebut pun langsung berlari ke arah , Arjuna dan ivan.
Arjuna yang melihat, puluhan orang berlari sambil, mengangkat senjata tajam ke arah diri nya, dari kedua sisi kolam pemancingan.
Arjuna juga berlari ke arah sebelah kiri, dan menerjang puluhan orang bersenjata tajam tersebut, entah mendapat keberanian darimana, Arjuna yang seorang penakut, seakan kerasukan , menerjang dan mulai membantai puluhan orang tersebut.
Sedangkan ivan, yang sudah berpengalaman dalam pertempuran tanpa gentar sedikitpun, menyambut kedatangan belasan orang di depannya.
Arjuna yang tidak ingin menjadi buronan polisi, dengan hati-hati menghindari titik vital setiap musuh yang di tebasnya, dalam 15 menit, 7 orang sudah tumbang ke tanah.
beberapa orang di antaranya, ada yang kehilangan lengan dan jaki, ada juga yang mendapat luka menganga di dada dan punggung nya.
Kini tersisa 3 orang musuh, di sisi Arjuna yang berlutut sambil gemetar ketakutan, mendengar rintihan , rekan-rekan nya yang kesakitan, sambil meminta pengampunan Arjuna.
tanpa sepatah kata pun, Arjuna langsung membuat pingsan ke'tiga orang tersebut, selanjutnya Arjuna berlari mengitari kolam pemancingan, menuju belakang sisa puluhan orang yang berhadapan dengan ivan.
sisa orang yang berhadapan dengan ivan, dan bahkan ivan sendiri pun terkejut melihat , 2 mendengar jeritan 2 orang di bagian belakang yang terjatuh ke tanah, dengan luka berat.
Sebelum mereka tersadar dari keterkejutan nya, 2 orang berikutnya pun tumbang ketanah, setelah hanya tertinggal satu orang, yang baru saja tumbang ke tanah ivan pun baru tersadar dari keterkejutan nya.
...Selesai.........