
Kedua Stand itu terlihat bersiap siap. Secara Bersama mereka menyebut nama stand mereka
"The Fool"
"The World"
Seketika itu | The Fool | dan | The World | bersama sama maju untuk menyerang. | The Fool | yang serangan ekor nya hampir sudah ingin mengenai | The World | tersebut telah dihindarkan oleh | The World | itu dengan cepat.
Seketika | The World | menghajar dengan pukulan beruntunnya sambil | The World | berteriak "Muda Muda Muda Muda Muda Muda Muda-" sampai ke pukulan terakhirnya dan "MUDAA !!!"
Pria itu langsung terlempar karena pukulan itu dan Standnya telah menghilang atau mungkin kelelahan
"Heyy kau Paman... !!! Jika kau melalukan hal seperti ini lagi, maka aku akan mencarimu, menghajarmu dengan Standku ini berkali kali dan aku akan memanggil polisi memasukkanmu ke penjara !!!" ujar Jati berbicara mendekati Pria itu
Terlihat wajah Pria itu telah babak belur karena pukulan beruntung dari | The World | tadi
"Khiihiii....!!! Tolong maafkan aku Tuan !!! Maafkan aku Tuan !!! A..a..aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi, jadi tolong jangan lakukan itu lagi dan tolong Tuan... jangan masukan aku ke penjara !!!" ujar Pria itu terlihat ketakutan dan sujud meminta maaf
"Daripada kau mencari uang dengan hasil yang haram ! Lebih baik kau mencari pekerjaan yang halal !!! Dan jangan lupa kembalikan dompet pria itu !!!" Ujar jati memberi nasihat kepada Pria itu dan mengambil dompet seorang Pria yang pingsan tadi untuk mengembalikannya
"Terima kasih Tuan... terima kasih Tuan mungkin aku akan membalas kebaikan mu nanti !!! Mungkin nasihat mu akan menjadi motivasiku !" ujar pria itu terlihat sedikit lega
"Sekarang... Pergi !!!" ujar Jati mengusir Pria itu dan seketika pria itu berlari entah kemana.
Jati pun membangunkan pria yang pingsan tadi "Bapak tidak papa !!!" ujar Jati membangunkan pria tadi
"Huhhh tadi...bukannya !?" ujar Pria terbangun dengan keadaan kaget dan bingung
"Bapak tadi pingsan pinggir jalan, mungkin saja bapak kecapean..... Dan 1 lagi !!! dompet bapak tadi kejatuhan... Ini dompet bapak !" ujar Jati memberikan dompet kepada Bapak itu kembali
"Saya pingsan tadi !? Ohh terima kasih nak (*mengeluarkan sedikit uang nya didompet) ini untuk jajan buat Mas !!!" ujar Bapak itu memberikan uang kepada Jati
"Ambil saja anggap aja rezeki membangunkan bapak yang pingsan !!!" ujar Bapak sambil senyum senyum
"Ehhh makasih banyak Pak ! Jadi repot repot !" ujar Jati terlihat malu
Setelah kejadian itu bapak tadi ingin Pulang, Jati juga menasehati bapak itu untuk berhati hati dan memberikan salam bahwa Jati juga ingin Pulang kerumahnya.
Sesampai dirumah, ibu Jati menunggu diruang tamu
"Kenapa kamu pulang nya tumben telat !? Kenapa dengan wajahmu ?" tanya Ibunya kebingungan
"Ehh anu tadi bu !... Abis.... Eskul !!! Bola tadi ga sengaja bola nya kena wajahku tadi !" ujar Jati mencoba untuk berbohong dari kejadian tadi
"Udah kamu mandi, bersihkan wajahmu, dan obati wajahmu juga !" ujar Ibunya menyuruh jati mengobati wajahnya
"Ok bu!" ujar Jati cepet cepet ingin mandi
Setelah beberapa lama Jati pun menuju ke kamarnya dan mencari info tentang The Spear dan apa itu Stand.
Tapi sayang sekali tidak menemukan apa apa, yang ada hanya beberapa berita kasus orang pingsan berada di pinggir jalan, termasuk Jati itu sendiri
"Lagi lagi....! huh......hari ini sial banget ! ada ada aja ampe ketemu pencuri tadi !" ujar Jati berbicara dalam hati dan Malam itu juga Jati pun tertidur
Keesokan hari nya Jati berangkat sekolah seperti biasa, sesampai sekolah Jati secara tidak sengaja mendengar kabar tidak baik bahwa beberapa Siswa disekolah telah pingsan sesaat menuju kesekolah pagi ini atau saat pulang sekolah kemaren.
Dan Jati mendengar bahwa ada Siswa kemaren pingsan di pinggir jalan bernama Fadika Yoga Reksa, beberapa siswa temen dekat Jati, beberapa siswa yang tidak dikenal dan juga beberapa orang yang tidak dikenal
"APA....! Mustahil ! Jangan jangan pada saat itu dan berita kemarenn !?" tanya Jati yang terkejut dan panik