Rossa

Rossa
AKU,DIA dan DIRINYA



**kampus**


"good morning sa"adel


"morning adel"rossa


“hmmm..kayak nya ada yang lagi kasmaran nih ya”adel(menggoda)


“ihhh apaan sih del,gua itu lagi seneng banget tau”rossa(sambil tersenyum-senyum)


“cieee... gara-gara pak rama ya?”adel


“ih bukan tau,sotoy banget sih lu del”rossa


“terus apaan dong?makanya kasih tau dong gua kan teman keil elo sa”adel


“iya deh gue kasih tau ,gini ya del kamu ingat gak kakak kelas kita dulu sewaktu SMA?”rossa


“oiya gue ingat emang kenapa?”adel


“gue beberapa minggu lalu gue ketemu del”rossa


“elo serius sa,maksud elo rendy si kapten basket sama ketos itu?”adel


“iya,terus dia minta nomor gue,terus gue kasih deh jadi selama beberapa minggu ini gue chattingan,telvon-telvonan pokoknya sering ngabisin waktu bersama”rossa


“gila lo sa,rendy mau elo embat?terus pak rama gimana”adel


“yaelah del,masalah itu mah gampang yang penting rendy cinta pertama gue”rossa


“terserah elo deh sa,ingat lo nanti kalau pak rama pergi ninggalin elo jangan nangis loh”adel


“gue gak akan nangis oke”rossa


Bel pun telah berbunyi seperti biasa mereka beruda sebelum pulang mereka ke kanti terlebih dahulu dan berbincang bincang pads saat pulang tiba,hari ini berbeda dengan hari biasanya,didepan gerbang kampus ada dua orang pria tampan yang menunggu rossa untuk pulang bersama.melain kan keua pria tampan itu adalah pak rama dan dr rendy.


“sa,itu rendy sama pak rama kan?”adel (bertanya tanya)


“mana?”rossa


“itu sa yang ada di depan pintu gerbang”adel


“mungkin mau jemput elo sa”adel


“hmmm gitu ya,yaudah kita kesana aja”rossa


Rossa dan adel pun menuju pintu gerbang kampus,betapa terkejutnya rossa saat tau bahwa mereka berdua ingin mengantar rossa pulang,dan kini rossa pun binggung untuk memilih diantara mereka berdua dan tiba tiba bu siska datang dan langsung mengandeng pak rama di depan rossa.


“hai sa”pak rama dan dr rendy


“hai,kalian berdua ngapain disini?rossa(binggung)


“sa,gue mau njemput elo pulang tapi sebelum itu gue mau ngajak elo jalan jalan”dr rendy


“sa,saya menunggu kamu disini,hari sudah sore lebih baik kita pulang tidak baik seorang wanita jam segini belum pulang pasti kakak kamu khawatir”pak rama


“hemm gue bingung mau pilih siapa”rossa


“gue aja sa”dr rendy


“sama saya saja sa”pak rama


“haduh sa elo yang bingung kenapa gue yang pusing ya,yasudalah sa gue pulang duluan nungguin elo lama buat milihnya”adel(kesal)


“guee mau pulang sama pak...”rossa


“hai,pak rama belum pulang nih,kebetulan mobil saya sedang lagi di sevis jadi pak rama mau gak nganterin saya pulang oiya sama sekalian belanja bulanan pak”bu siska


“hemm gimana ya bu”pak rama


“haduh pak kan rossa udah ada cowok nya jadi gak usah khawatir oke pak”bu siska(langsung masuk kedalam mobil pak rama)


“yaudah pak,saya pulang sama rendy saja bapak sama bu siska,lebih pula bu siska sudah ada didalam mobil bapak”rossa(kesal)


Pak rama pun pergi bersama bu siska dan rossa bersama dr rendy,namun seharusnya rossa senang pulang bersama dr rendy tapi ini tidak hati rossa sanggat panas dan terasa seperti terbakar karna melihat pak rama bersama bu siska,padahal awalnya rossa ingin mempermainkan perasaan pak rama namun ini malah terjebak dalam taruhan nya sendiri,rossa pun bingung apakah dirinya benar benar jatuh cinta dengan pak rama padahal kami berdua berawal dari pertengkaran berjalannya hari bertengkaran tersebut berakhir dan tumbuh lah benih benih cinta di hati rossa,namun rossa tak menyadari itu semua.


“***Apa itu cinta?apakah yang saya rasakan itu cinta?benarkah?tapi kenapa hatiku terasa sakit saat melihat dirinya besama orang lain?apakah hanya perasaan kagum terhadap dirinya tapi mana mungkin rasa kagum ini membuat hati ini sakit melihat dirinya bersama orang lain?Ya Allah saya mohon padamu berikanlah jawaban dari kegelisahan ini,jika ia jodohku tolong dekatkanlah dia jika dia bukan jodohku tolong jauhilah dia dariku.”


ROSSA CAMELIA PUTRI***