
/di kota Federasi jura tempets yg di mana kota yg makmur maupun manusia ataupun monster/
"APA APAAN INI SETIAP HARI BEGINI AKU BENER BENER CAPEK... APAKAH AKU TDK BISA ISTIRAHAT?!!"*ucap gadis berambut biru ke perarakan dg iris mata emas yg lagi mengamuk di ruangan nya karna terlalu banyak dokumen yg ada di depan nya.. sambil mengacak-acak rambut biru ke perarakan nya.
"CIELLL BANTU AKU KU MOHON!!!... AKU BENER BENER BENCI INI TDK ADA ISTIRAHAT SAMA SEKALI..!!!" *ucap gadis biru keperakan dg iris mata yg memohon ke patner nya sendiri
[tdk master itu perkejaan master, master harus mengerjakan itu sendiri itu tanggung jawab master karna master adalah org yg bertanggung jawab di sini]
"KYAAKKKKKK... AKU BENER BENER MAU HANCUR!!! "*teriaknya dg menjambak rambut sendiri dan tampa di sadari ada org yg masuk keruangan nya
"rimuru sama.. ini saya bawakan teh untuk anda.. "*ucap gadis berambut pink dgn memakai kimono serta ada tanduk dua di kepalanya
"SHUUUNAAA!! "
"a-aaarigatou shuna.. "
"tdk masalah rimuru sama bagaimana sudah selesai???... masi banyak yg lain kalau ini sudah selesai bilang saja ke saya rimuru sama sy akan membawakan dokumen nya lagi"*ucanya dg senyuman menekan
"ahh t-dddkk usahh.. i-i-ini blm selesai nanti akan ku panggil jika selesai kamu boleh keluar shunaa"*ucapku merinding ketika melihat shuna mode menyeramkan
"kalau begitu saya permisi dulu rimuru sama"*ucapnya dg sopan lalu pergi meninggalkan ruangan rimuru
"huhhh.. setiap hari begini.. melelahkan sekalii kalau bisa aku pingin liburan.." *ucap nya dg lesu
[master sudah bilang begitu ribuan kali]
"SUDAH CUKUP JANGAN DI BAHAS LAGI!!"
[... ]
.
.
.
.
.
tampak seorang gadis yg terbaring di atas meja yg terdapat berkas berkas yg berantakan sana sini dan ada segunung kertas tepat di sampingnya
rambut yg terurai di atas meja dan sinar matahari menerangi rambutnya, gadis itu tampak kelelahan dan bosan dan ia pun bersumpah untuk kedua kalinya ia mendapat musuh yg paling kuat dari pada guy dan milim........yaitu dokumen nya sendiri
mendengar suara ketokan pintu rimuru pun meranjak bangun dari meja dan menatap org yg ada di depan pintu dan segera membuka suara dg kasar
"NGAPAIN KAU DI SINI VELDORA KAU MENGANGGU KETENANGAN KU!!!"
ya di situ ada seorang pria berambut kuning tinggi nya sekitar 180??
yg berkulit coklat dan bertubuh bagus layaknya cowok ganteng dan pria itu membuka suara dg lantang
"HAH LAGIAN KAU TIDAK MELAKUKAN TUGAS MU DG BAIK RIMURU! "
"yaaa..... kalau itu" *ucapan ku sambil memutar kan mata dan satu tangan ada di pipiku sambil mengaruk
aku pun tdk mau terhanyut ke dlm pembicaraan ini dan rimuru membuka suara dan menanyakan hal lain
"VELDORA!! pasti ada alasan kau datang kemari tampa merusak pintu ku kan!!! "
'cukup aneh veldora ke sini tampa merusak pintu ku.. biasanya dia selalu mendobrak pintu ku sampai terlepas dari engselnya aku pun cukup mencurigainya..'
aku menatapnya dalam dalam dan cukup lama aku menatap nya dan akhirnya dia membuka suara
"a-kuu mau mengasi tau sesuatu kepada mu rimuru.. " ucapnya dg suara panik
"hah?? "*aku pun kaget dg sikap veldora yg tenang ini dan membuat ku bingung tujuh turunan aku menatap nya dg beberapa pertanyaan dan ia menatap ku balik dan mulai mendekati kursi dan duduk di sana dg menyilang kan kaki nya dan menatap ku..
dia menatap ku dg tatapan tajam setajam tajamnya sampai aku tdk berkutik di dpn naga badai ini ...
setelah beberapa menit ia menatap ku dan aku menatap nya balik dan ia membukakan suara dg perlahan lahan
"hey rimuru kau tau kata kata pepatah ini?? "*ucapnya dan berhenti menatapi ku dan menatap dinding kasong di depangnya..
wajah ku terkejut dg perkataan veldora, dan aku mau mencantumkan beberapa pertanyaan ke dia segera tapi itu aku kesampingkan dulu karna aku melihat muka serius dari nya dan aku melanjutkan pembicaraan menegangkan ini
"maksud mu apa veldora??"
"org yg hidup damai dan tentram, suatu saat dia akan kembali menetap ke arah akhirat nya sendiri"*ucapnya
saat aku mendengar kata kata itu keluar dari mulut naga otaku ini aku kaget dan aku sempat berfikir dia mendapatkan itu dari mangga yg ia baca lagi lagi ku singkirkan pertanyaan yg mau aku bilang ini karna aku melihat wajah veldora yg serius dan ini membuat ku tdk berkutik dan sama sekali perkataan pepatah yg keluar dari mulut nya tdk ku ketawain karna setiap dia memberi ku pertanyaan aneh pasti aku selalu ketawa tapi ini tidak sama sekali aura di ruangan ku ini menjadi tegang se tegang tegang nya
"apa maksud mu veldora? "*tatapku serius dan membuat veldora mulai menatap ku balik.
"..."
tanpa di sadari veldora mulai berdiri dan keluar dari ruangan rimuru tanpa sepatah kata pun.. itu membuat rimuru kesal karna veldora menyuekinya..
"APA APAAN DIA ITU?! "
aku pun menggerakkan tubuh ku dan meregangkan nya dan mau melanjutkan ketenangan ku dg meja yg ada di depan ku
aku pun menarik kepala ku di meja dan mulai kepikiran kata kata pepatah veldora tadi.. namun lagi lagi aku kesampingkan
[master.]
"eh ciel?? "
[sudah dokumen nya? ]
"belum sama sekali aku sangat lelah!!"
[ kalau begitu saya bantu ]
"lagi kesambet apa kau ciel sensei "*ucapku dg mata bebinar binar
"kalau itu mau mu aku tdk akan sungkan!!!"
[baiklah]
>>>BATTLE MODE<<<
tampak tadi warna mata yg berwarna iris emas dan tampa di sadari berubah jadi warna merah darah
dan mulai menyelesaikan dokumen dokumen yg belum selesai.. dg secepat kilat dg waktu 10 detik tumpukan gunung kertas itu mulai menipis dan di selesai kan ciel dg sendirinya dan kembalinya mata iris emas milik rimuru
rimuru pun memuji ciel trs menerus dan berterima kasih kepada nya
ciel pun hanya diam dan tdk menjawab perkataan rimuru.. rimuru juga tidak terlalu memperdulikan nya dan langsung keluar dari ruang kerja nya dg wajah bahagia nya
aku pun tiba di halaman ku dan terdapat bawahan ku berkumpul dan warga ku pun ikut juga berkumpul di titik ibu kota tempets
aku pun binggung dan mendekati mereka dan aku menegur satu org
org itu berbalik ke arah ku dan seketika melihat ku dia langsung bersujud
"rimuru sama kenapa anda keluar apa perkerjaan anda telah selesai??! "
"pekerjaan ku telah selesai ultima."
[ULTIMA SALAH SATU BAWAHAN RIMURU YG KAWAII]
.
.
.
.
"angkat kepala mu ultima aku mau bicara dg mu! "
"sesuai perintah anda tuanku! "
aku pun mulai jalan pergi dari kerumunan itu dan pergi ke taman terdekat dan aku mulai mengobrol dg ultima
"ultima apa yg sebenarnya apa yg terjadi di sana knp warga warga ku pd berkumpul apa kita ada pesta?? "*tanyaku dg wajah yg penasaran
".... "
ultima tdk menjawab pertanyaan ku dan itu membuat ku kesal
"JAWAB AKU ULTIMA!! "
badan ultima yg tadi diam saja tiba-tiba bergetar + takut gara gara tuanya marah dan ia pun sempat menangis sekian detik tapi dia langsung mengusap airmata itu biar tuan nya tdk tau kalau di menangis bukan karna tuan nya marah karna dia tdk akan pernah melihat tuan nya lagi untuk selama lamanya
...
"ultima kau tidak mau menjawab pertanyaan ku ya?? " *jawabku dg halus
ultima pun menggelengkan kepala selayaknya berkata "tidak"
aku pun menghilang nafas tapi aku mengerti dan membiarkan dia pergi dan sekarang aku sendiri di sini dg banyak pertanyaan yg muncul di kepala ku..
"ciel kau tau sesuatu kan?! "
[... ]
"tidak ada jawaban kau pasti tau sesuatu kan ciel??!! "
[a-apa maksud mu master? ]
"tidak usah berpura pura gerak gerik kalian sudah membuat ku curiga dari gerak gerik veldora, kau yg mau membantu ku mengerjakan tugas yg biasanya kmu selalu menolak membantu ku, dan juga pertama kalinya bawahan ku tidak menuruti perintah ku!! "*ucapku dg ada beberapa kerutan di dahi
[... ]
" masi tdk mau menjawab??" jawab ku dg lesu
[... ]
tdk ada sama sekali Jawaban dari ciel dan aku pun merasa kesal dan aku pun beranjak dari tempat duduk ku dg kasar sehingga kursi yg ku duduk pun hancur dg kekuatan ku yg ku keluarkan sedikit karna marah
aku yg sedang marah pergi ke tempat kerumunan dan di situ aku menatap mereka dari kejauhan beberapa meter
"apa yg kalian rencanakan?! *ucapku ku lantang
aku pun bergegas ke kerumunan tanpa di sadari ada tangan yg memegang baju ku ya siapa lagi kalau bukan veldora
" veldora?! "
"yo kau mau kemana?! "
aku menatap tajam veldora dan dia pun menatap tajam diriku juga seolah olah dia memberi ku kode untuk jgn ke sana dulu. dan ia pun menariku dan pergi dari kerumunan.
"veldora lepasin apa maksud mu menarik ku?! "
"kita ngobrol sebentar!! " ucap nya dg wajah serius dan terus memegangi ku dg kuat
aku pun terpaksa mengikuti nya dan tiba-tiba terjadi goncangan yg dasyat sampai aku tdk kuat untuk berdiri
"APA APAAN INI?!! GEMPA BUMI?? EMNG GEMPA BUMI ADA DI SINI??!! "* ucapku yg berusaha untuk berdiri lagi
"SUDAH MULAI YA!! " *ucap veldora
aku pun terkejut dg perkataan veldora tapi aku menyingkirkan lagi dan aku terfokus dg bangunan yg tepat ada di depan ku dan veldora, bangunan yg ada di depan ku tiba tiba roboh begitu saja saking kuat nya goncangan ini!!
aku pun sekuat tenaga untuk berdiri dan menyingkir dari bangunan itu tanpa waktu yg lama bangunan itu roboh dan mau mengenai ku dan veldora
tanpa di sadari veldora sudah membawa ku pergi dari bangunan itu aku pun terkejut dg veldora yg bisa berdiri dari guncangan ini...
aku pun di turunkan dari gendongan nya
tanpa di sadari aku melihat sekeliling ku ada banyak bawahan ku yg bersusah payah untuk berdiri
yg ada di pikiran ku saat ini ... punya siapa kekuatan yg dasyat ini kekuatan nya melebihi ku dan aku berfikir apa kah ini gempa bumi biasa atau pecahnya gravitasi?!
seketika aku melihat langit yg tadi biru terang tiba tiba menjadi gelap dan terdapat petir petir hitam yg sangat kuat melebihi ku saat itu aku berusaha untuk melindungi kota ku tapi saat ini aku sama sekali tdk bisa berdiri!!
aku sangat kesal!!
apa ini akhir hayat ku!!
kenapa tdk ada yg beritahu kalau akan terjadi seperti ini!!
aku takut tapi aku harus melindungi kota ku dan warga warga ku!!
[RIMURU SAMA!!]*ucap semua warga dan bawahan rimuru yg sedang mengelilingi rimuru itu pun bersujud di hadapan rimuru dan sentak membuat rimuru kaget tanpa di sadari rimuru pun menangis..
"MAAF KAN AKU MAAF KAN AKU!! "*ucap ku sambil mengusap air mata ku
"rimuru kau tdk perlu minta maaf seharusnya kami yg minta maaf"*ucap pria berambut kuning yg mengusap Kepala rimuru
" VELDORA!! "
dia tersenyum hangat kepada ku dan terus mengusap air mata ku dan tiba tiba ia me jauh dari ku dam itu membuat ku binggung seketika aku melihat ke arah langit seketika mata ku terkejut dan tak percaya dunia yg sekarang aku tinggalin seketika membelah aku pun menangis sejadi jadinya dan tiba tiba melihat tubuh rimuru yg bersinar dan itu pun membuat rimuru kaget terdapat di depan nya ada ciel yg baru saja keluar dari jiwanya dan ia seakan akan mau melindungi rimuru
para bawahan ku sama sekali tdk terkejut setelah melihat ciel yg keluar dari jiwa ku aku pun menatap mereka binggung tapi tetap saja mereka masi bersujud tanpa melihat ciel yg saja baru keluar
seakan akan mereka tau kalau ciel akan keluar
rimuru menatap langit dan tiba-tiba berkeringat + takut secara tiba-tiba ada serangan melesat ke arah rimuru dan warga kota kota lain serta bawahan ku
ciel yg ada di depan ku berkata
[maaf master hanya ini yg bisa kami lakukan aku harap master bisa hidup bahagia di tempat baru master]
tanpa di sadari pemandangan yg tadi cerah seakan tiba tiba bawahan ku menjadi abu ciel menghilang dari hadapan ku serta diablo benimaru dan lain lain semuanya menjadi abu di hadapan ku sendiri tanpa di sadari aku tiba-tiba menghilang dari tempat itu bukan karna aku ikut menjadi abu karna aku di pindah kan ke dunia lain dan Ingatan yg aku alami di hapus sama ciel sebelum menjadi abu..