Return Of The Hero

Return Of The Hero
Last Speech



Tetapi pada saat itu Barry pun datang menggunakan topeng mengambil tubuh James yang sekarat, membuat Nurul hanya termenung dan sedih dalam diam karena ia begitu kurang pedulinya terhadap James.


Di lain tempat, sehabis rapat, Pasukan 5 kerajaan yang dinamakan "Pasukan Aliansi(PA)" Akan menghancurkan TUNSA dan antek anteknya. Disaat itulah Nurul, dan Paman Fatih yang membawa Adam dalam keadaan sekarat mengatakan untuk menunda penyerangan ke TUNSA dan ia sendiri berencana akan pergi menemui James.


Khairul sebagai adek James dan Raja ke4 angin akhirnya menyetujui rencana Nurul. Setelah menyetujui, mereka pun kembali ke kerajaan masing masing, dengan catatan, jika Nurul kembali dengan hasil kosong maka mereka langsung menyerang TUNSA.


Nurul pun bergegas menuju pusat TUNSA disana, ada James yang sedang tergopoh gopoh yang sedang dibantu oleh Barry, dan sembari berpidato dihadapan pasukan TUNSA terakhir yang akan membela TUNSA sampai mati.


Setelah memberikan pidato terakhir ia pun didatangi Cecep. Cecep adalah anak bungsu dari 3 bersaudara kerajaan Pohon. Ia yang telah mengambil alih kerajaan Pohon mengajak aliansi bersama TUNSA dan James pun mengiyakan, supaya kekuatan TUNSA lebih besar daripada PA.


Tepat 1 jam, Cecep pergi dari pusat TUNSA, Nurul pun bergegas menemui James. Tetapi James menolak, mengira bahwa Nurul akan marah kepadanya, tetapi Nurul justru memohon kepada James untuk menghentikan semua peperangan. James pun menolak, hal ini didasari karena kecemburuan James terhadap Adam yang mengira Nurul sudah mencintai Adam. Tetapi Nurul justru menyatakan perasaannya saat itu juga. Tetapi James berpikiran lain, ia berpikir ini adalah taktik Adam supaya James menyerah. Lantas ia pun menyuruh Nurul untuk pergi balik, karena ia masih sangat sakit hati dan sangat sedih. Pada saat ia membalikkan wajahnya, tampak dengan jelas air mata nya mengalir. Pada saat itu jugalah Nurul baru tau itu adalah tangisan pertama setelah kakek James meninggal dunia. James pun tak ingin lagi melihatnya. Nurul pun ikut sedih dan menyesal atas tindakan nya yang dahulu, karena ia tidak memahami dulu yang benar dan yang salah, dia langsung memutuskan hubungannya dengan James, seandainya tidak, mungkin tidak akan berakhir seperti ini.


Nurul pun kembali dengan kesedihan dan luka yang mendalam, karena ia tidak menyangka juga, James akan begitu kepadanya, setelah keluar dari TUNSA, Paman Fatih yang menemaninya pun ikut bersedih, ia tak bisa mengembalikan kepercayaan diri keponakannya yang sudah banyak mendapat fitnah dari banyak orang dari seluruh penjuru dunia.


Di lain tempat, Khairul sebagai adik James merasa berat hati menyerang kakak kandung nya sendiri, ia memang masih belum percaya kakaknya menjadi jahat dan membunuh semua raja ke2 dari semua kerajaan. Jadi Khairul disini terlihat bimbang untuk memutuskan sesuatu.


Di saat itu juga Divisi Pemberantasan Kemiskinan dan Kebodohan (DPKK) dari TUNSA yang hanya beranggotakan 3 orang memutuskan untuk berhenti, dan hanya 1 orang yang tetap di TUNSA untuk melanjutkan perang melawan PA, di Divisi tersebut ada Cecep, Li (adek bungsu James), dan Adek dari raja air ke3 Wayne yakni Xavier. Xavier terpaksa keluar karena dia tidak ingin di posisi seperti sepupunya Zico, sedangkan Li juga keluar karena paksaan ayahnya, Li keluar membawa sedikit dokumen penting dimana isinya adalah pembuatan alat mesin waktu. Hasil kerja mereka ber3 adalah mesin waktu, dan jurus Pembalikkan Kehidupan.


Tetapi hasil dari DPKK ini justru membuka permasalahan baru, dan membuka misteri sebelum peperangan terjadi, apakah itu?


Jangan lupa ya, untuk selalu membaca novel karyaku karena saya akan semangat jika anda meluangkan waktu anda untuk membaca. Kesempurnaan hanya milik sang pencipta, makanya jika ada yang salah mohon untuk dikomentari dan selalu memberikan like jika anda suka. Ok terima kasih.