Reincarnated Because He Wanted To Live A Normal Live

Reincarnated Because He Wanted To Live A Normal Live
chapter 2- ujian kemasukan



Setelah aku memasuki sekolah itu kami diadakan ujian percobaan sihir, kepintaran dan juga perkiraan mana.


"eh disini ada juga anak nya orang kaya,tapi aku tak peduli"


Astral menuju ketempat yang ditetapkan


oh ini kah namanya percobaan magic hm yosh aku kurangkan kekuatan aku.


tiba-tiba seorang wanita datang dan berteriak dengan suara yang amat kuat


" o!i semua lihat kesini, perkenalkan aku adalah ketua disiplin nama aku Ariel oke perkenalan udah,oke kami akan mencoba


kekuatan sihir kalian jadi kalau ada yang gagal memenuhi syarat yang tertentu akan dibuang,Faham!"


"Eh besar juga dia punya"


"Oi! kau yang disana,kau dengar kah ?


"iya!"


"Eh ngeri juga guru nya"


seorang wanita yang datang lagi dan berkata


"oke kita akan menuju ketempat percobaan sihir"


"oke kita sudah sampai ketempat percobaan sihir"


"saya akan menjelaskan kepada semua murid anda perlu menghancurkan boneka itu murid perlu menggunakan sihir menyerang


atau lebih ringkas adalah sihir asas, seperti yang anda tahu sihir asas adalah


api,tanah,angin dan air dan jika mencapai syarat tertentu anda akan lulus.


"syarat nya ialah hancurkan, hancurkan hancurkan" dengan sambil tersenyum


"Eh macam ngeri guru ini walaupun senyuman nya manis"


"oke aku tidak akan melakukan sebuah kekacauan yang besar"


satu satu murid dipanggil untuk diuji coba kekuatan sihir mereka


"oke saya memanggil Leo untuk kehadapan"


"eh aku sudah lama melihat orang menggunakan sihir walaupun tiap hari melihat emak aku.


budak bernama leo menuju kedepan dan merapal sihir



dengan keluar nya sihir angin yang mengejutkan menyerang boneka itu.


Astral merasa terkejut melihat itu


"eh? perlukah mengatakan mantra yang panjang tuh ?"


"Dan apa itu!! itu tidak bahkan menghancurkan boneka itu malah lelaki itu merasa bangga ?"


"ah apa sudah menurun pengetahuan sihir didunia ini iya sudah lama aku bereinkarnasi


tapi! seharusnya ia meningkatkan pengetahuan mereka dan melebihi dugaan aku!"


Astral dengan merasa sedih akan itu


"oke Astral sila maju kehadapan"


"yosh aku tidak akan membuat kekacauan yang besar"


"yosh kalau gini boleh aja"


astral dengan menunjuk jarinya ke boneka itu


dan melancarkan sebuah bola api kecil kearah boneka itu


dengan menahan kekuatan sihirnya Astral tiba-tiba Astral malah menghancurkan


dinding sekolah dan mambuat seluruh sekolah merasa gempa bumi.


"Eh padahal itu aku sudah tahan menjadi 1 masih juga kuat ?"


"ah mungkin aku lupa sudah dengan akan hebat nya kekuatan aku"


Astral melihat kebelakang dan ternampak murid-murid dan guru itu terkejut dan bahkan ada yang sudah tidak menyedar diri nya


"hmm hehe aku terlalu membuat kekacauan besar disini tehe"


wanita bernama Ariel menuju ketempat dimana berlaku nya gegaran itu


"Apa yang berlaku!?


Ariel melihat sebuah dinding yang sudah berlubang besar


"apa ini ?"


Astral berkata


"Oh sudah lama aku tidak melihat kekuatan sihir sebesar begini"


"Oi siapa nama kamu"


Astral dengan menundukkan badannya pada 50° darjah berkata


"Nama aku adalah Astral dan aku adalah seorang yang bisa menggunakan pedang dan sihir tetapi kelas biasa"


"Bohong nya kelihatan bodoh!"


"Eh....aku,betul aku cuma seorang yang biasa sahaja"


"ah sudahlah oi budak aku tunggu kedatangan mu harap lulus jgn kecewakan aku setelah kau membuat kekacauan besar begini"


"ahhh! sepatutnya aku tolak penerimaan masuk ke sekolah nihhhh!!!!!


"hah"


Astral yang kelihatan letih


"habislah kehidupan biasa yang aku inginkan tidak akan berjalan dengan lancar


Astral menuju ke pagar depan sekolah


Dan Astral terlihat emak dan ayah nya


menunggu Astral di hadapan pagar sekolah


"Astral! macam mana dengan ujian nya oke?"


emak dan ayah Astral melambaikan tangan dari jauh


Astral menuju dan mengatakan



"Oke sahaja semua nya baik-baik aja"


"Walaupun aku telah membuat kekacauan besar"


"hah yah sudah ia sudah berlaku apa boleg buat harap-harap esok tidak akan terjadi apa-apa"



Astral berjalan Menuju bersamaan ayah dan emak nya, Astral memandang ke langit dengan muka sedikit kelihatan sedih



Emak Astral melihat Astral kelihatan sedih dan mengatakan


"Knp dengan kamu Astral adakah kamu sakit atau adakah kamu gagal?"


"gak ada apa-apa aku cuma sedikit mengantuk"


"Oh kamu hanya mengantuk"


ayah Astral juga terus mengatakan


"gak apa-apa Astral walaupun kamu gagal atau tidak diterima dalam sekolah tuh kamu akan selalu menemani kami"


Emak Astral juga melihat ke astral dan berkata


"betul tuh kata ayahmu kamu bisa lagi menemani kami lagi"



emak Astral berkata sambil dengan senyuman yang hangat dan kelihatan cantik dimata Astral.



Astral yang terpaku melihat betapa bahagia nya melihat kejadian yang tak pernah dia alami selama nih.



"itu kita sudah sampai ke rumah"


Astral sedikit tersipu malu


"Itu kita dah sampai kerumah"


"Oh harini emak ada masak makanan kegemaran kamu"


"Wah aku sangat menunggu nya"


Seketika itu ada yang melihat Astral dari jauh dan mengatakan


"oh dia sudah lahir semula didunia nih aku sangat ingin menunggu kamu XXXXXXX eh


Astral kah namanya sekarang, yah yang penting kita akan berjumpa di tempat dimana kita akan bertemu"


Dengan senyuman yang jahat lelaki misteri itu melihat Astral yang tengah bahagia.


"