
rumah keluarga George
"nona, turun! nanti sarapannya keburu dingin." kata bi miyah pengurus Zilla. "iya bi, aku lagi siapin buku dulu sebentar." bi miyah dan pak Nuo sudah dianggap seperti orangtua sendiri oleh Zilla. begitupun mereka, sudah menganggap nona muda mereka ini seperti anak sendiri."nona, mobil nona sudah siap. nona sebaiknya cepat berangkat agar tidak telat kelas pagi hari ini!" kata pak Nuo. "baik pak Nuo, terima kasih." akhirnya Zilla berangkat memgendarai mobil sport kesayangannya dengan kecepatan standar memecah jalanan ibukota.
di kampus
"lho, nona sdh bangun." kata Tika sambil memyuguhkan segelas air putih kepada Zilla "nih minum dlu.". "makasih ya Tik, maaf ngerepotin. ntah kenapa tdi kepala aku sakit, lalu tiba-tiba aku ngerasa capek. jdinya pingsan deh." kata Zilla lemas. "gk papa Zill. aku jg seneng kok bisa nolong kamu. kitakan sahabat terbaik. ngomong-ngomong, kmu masih gk bisa nerima semua ini ya?" . "jujur aja, aku masih belum bisa nerima. aku udh berusaha untuk menerima semua ini, tpi apa? hasilnya nihil. setiap kli ada yg ngomong tentang itu, aku reflex langsung pingsan. entah kenapa aku jg gk tau. dokter selalu bilanh itu hanya kaget. tpi gk mungkin kaget bisa kyk gitu kan.aku juga masih bingung Tik." ."udh ya, gk usah di pikirin lg. sekarang kita masih bisa bersahabat kyk dlu lg, oke?". "oke!"
//senangnya hari itu. mereka bisa berkumpul sebagai sahabat lg.sebenarnya ada apa sih antara Zilla dengan Tika? mau tau? nanti aku kasih tau di episode berikunya ya.