NoLaFo

NoLaFo
4



Setelah kejadian yang agak mengenaskan tersebut,kini di kelas 10 ips 1 sedang melaksanakan pembelajaran kimia.Mungkin kalian akan bertanya,kok ips belajar kimia?.Nah kimia itu adalah salah satu pembelajaran lintas minat di kelas ips setelah Bahasa Jerman.


"Anak-anak setelah mendengarkan penjelasan saya tadi,apakah ada yang masih kurang dimengerti?"tanya Pak Dev kepada siswanya.


"Ngak ada kok pak"ucap salah satu siswa.


"Kalau ngak ada,silahkan jawab pertanyaan yang ada dihalaman 13,kalian boleh berdiskusi dengan siapa saja tapi ingat jangan buat kekacauan"jelas pak Dev.


"Siap pak"ucap semua siswa dengan lantang.


"Yaudah silahkan dijawab,bapak tinggal dulu karena masih ada beberapa hal yang perlu bapak urus,ingat jangan buat kekacauan"ujar Pak Dev.


"Iya pak"


Setelah Pak Dev pergi,bukan ketenangan yang terjadi tapi malah kekacauan.Bagaimana ngak kacau coba,ketua kelasnya aja udah stand by di belakang seraya memperagakan gerakan karate (ketua kelas kan harusnya jadi teladan bagi temannya,ehh ini malah kasih ajaran sesat,sungguh terlalu,jangan ditiru yah gess).


Siswa lain (siswa yang rada-rada nakal atau suka keributan yah gess) yang melihat sang ketua kelas beraksi pun langsung mengikuti jejaknya,dengan mengikuti gerakan karate dan tertawa ngakak saat salah satu dari mereka mengucapkan hal lucu.


Tapi ada juga siswa yang mengikuti apa yang dikatakan oleh Pak Dev (siswa teladan nih,patut dicontoh). Sama halnya dengan Resna,Nita dan Chatrin ( si Chatrin sebenarnya duduk di bangku paling depan,tapi dia udah ngacir ke bangku ketiga milik si kalem dan si toaa). Sedangkan Vepan dia lebih memilih untuk duduk diam di bangkunya di bagian belakang dengan teman sepergosipannya yaitu Since,sambil sekali-sekali juga ikut ngakak bersama si ketua kelas beserta anak-anak natskal lainnya.


Setelah beberapa saat,tiba-tiba Pak Dev memasuki ruang kelas mereka dan sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh para siswanya itu dibelakang kelas.


Saking asiknya para siswa yang sedang asik berkarate riah itu tidak menyadari kedatangan Pak Dev.


"Yang dibelakang itu lagi pada ngapain?"tanya Pak Dev.


Karena menyadari bahwa ada suara lain,mereka pun langsung menoleh ke sumber suara dan betapa terkejutnya mereka karena mendapati Pak Dev di depan kelas mereka.Setelah itu,para siswa natskal ini langsung ngacir ke bangku masing-masing.


"Kalian ini bukannya ngerjain tugas malah buat kekacauan,buat semua yang berada dibelakang tadi dan ikut membuat kekacauan silahkan keluar dan bersihkan toilet yang ada dilantai 1...SEKARANG!!"


Karena takut dengan kemarahan gurunya itu,semua siswa yang berulah pun langsung keluar kelas untuk membersihkan toilet.


"Ehh kok si Vepan juga ikutan keluar?"tanya Resna kepada Nita dan Chatrin.


"Iya juga yah"jawab Nita.


"Mungkin dia juga ikutan kalig buat kekacauan"ujar Resna.


"Hmm...nanti deh kita tanya langsung ke dia,mending kita selesaikan nih tugas terlebih dahulu"ujar Chatrin.


Kringgg.....(anggap aja itu bunyi bel yah gess)


"Ok anak-anak sampai disini dulu pertemuan kita hari ini,dan untuk tugasnya bisa dilanjutkan dirumah, selamat siang"ucap Pak Dev.


"Siap pak."


Setelah Pak Dev keluar kelas,si Vepan beserta anak-anak yang tadi berulah pun langsung masuk ke kelas.Bukannya menyesal dengan ulah yang mereka perbuat,mereka malah langsung tertawa ngakak (entah apa yang lucu bagi mereka).


Chatrin,Resna dan Nita yang melihatnya pun langsung menghampiri Vepan untuk meminta penjelasan.


"Loh tadi kok kamu ikutan keluar?"tanya Resna yang diangguki oleh Nita dan Chatrin.


"Hehe...tadi itu sebenarnya gue cuma bergosip riah ama Since,tapi sekali2 juga sih kita berdua ikutan ngakak bareng mereka,nah yang lebih parahnya lagi kita ngak ngerjain tugas,jadinya yah kita juga ikutan keluar"jawab Vepan.


"Napa lo ngak kerja tuh tugas?"tanya Chatrin.


"Gue ngak ngerti sama sekali sama apa yang dijelaskan Pak Dev"ucap Vepan dengan cengiran khasnya.


"Yeee makanya jangan gosipin orang mulu"ucap Nita.


"Hehehehe...ngak lagi dehh"ujar Vepan.


" Sekarang aja bilangnya enggak,besok dilakuin lagi"ujar Resna.


"Udah2 mending kita ke kantin yukk,kayaknya makanan disana udah ngak sabar kita cicipin"lerai Chatrin.


"Makanannya yang ngak sabar lo makan atau lo yang udah lapar?"tanya Nita penuh selidik.


"Guenya yang udah laper"jawab Chatrin sambil cengengesan.


"Yehh dasar"



Seminggu setelah acara hukum menghukum akibat ulah para anak natskal,kini semua siswa 10 ips 1 sedang dilanda api kegembiraan \(biasanya kan dilanda api cemburu,nah sekarang beda lagi biar lebih pro\).


Mereka sangat antusias karena hari ini mereka akan melakukan praktek di laboratorium kimia.Sebelumnya Pak Dev sudah menyampaikan kepada mereka bahwa hari ini akan dilaksanakan praktek.



Flashback on



“Sehubungan dengan materi kita saat ini,minggu depan kita akan melakukan praktek di laboratorium,jadi saya harap kalian mempersiapkan diri baik2” ucap Pak Dev kepada siswanya.



“Yang bener pak?” tanya seorang siswi yang diketahui bernama Adertha,atau lebih tepatnya Putri Adertha.



“Iya benar,jadi setelah bel jam pertama dibunyikan kalian langsung saja menuju lab kimia”ujar Pak Dev.



“Siap pak”jawab semua siswa.



“Oh yah kalian jangan lupa persiapkan baju lab masing2”tambah Pak Dev.



“Pak aduhh gimana yah,saya tidak punya baju lab pak”tanya siswa laki2 yang bernama Kevyn.



“Kalau ada diantara kalian yang tidak mempunyai baju lab,kalian bisa pinjam di kakak kelas kalian atau pun kenalan kalian”jelas Pak Dev.



“Oke pak”jawab Kevyn.



“Dan satu lagi,jangan harap kalian saya akan izinkan mengikuti praktek jika ada yang tidak memakai baju lab,karena ini juga demi keamanan kalian semua”tegas Pak Dev.



“Siap pak”



Flashback off



Kini ke 4 cecan atau genk NoLaFo sedang berkumpul di bangku kebesaran si kalem dan si toaa,tapi kali ini berbeda,karena terdapat 2 orang yang ikut nimbrung bareng mereka berempat.Mereka adalah Kevyn dan Adertha.



“Gimana kalian semua punya kan baju lab?”tanya Adertha memulai pembicaraan.



“Kalau gue sih punya,gue pinjam ke kakel


yang udah lulus”jawab si kalem.



“Terus kalian?”tanya Adertha.



“Kita semua udah punya kok”ucap Vepan mewakili yang lain.



“Kalian tau ngak,hari ini gue tuh seneng banget”ucap Adertha dengan mata yang memancarkan kebahagiaan.



“Napa luu,udah punya doi?”tanya Vepan.



“Enggaklah gue bahagia karena hari ini kita mau praktek di lab”jawab Adertha.



“Oowh kita kira lu udah punya doi”ujar Vepan.



“Kalau urusan doi itu belakangan”ucap Adertha.



“Ehh Oppa napa lu kok dari tadi kayak lesuh amat?”tanya si toaa.



“Gue lagi ngak mood”jawab Oppa dengan muka lesuh.



“Lah biasanya juga lo yang paling semangat”ucap Resna.



“Ho'oh bener tuh”ucap yang lain membenarkan.



“Kemarinkan gue nonton drakor,terus endingnya sad”ujar Kevyn dengan nada lesuh.



“Ya ampun gue kira lo kenapa”ujar Chatrin.



“Padahal kan gue berharap banget tuh drakor happy ending”ujar Kevyn.



“Udahlah ikhlasin aja”ucap Nita dan diangguki yang lain.



Kringg...



“Ehh udah bel,gess ayok kita ke lab”ajak Chatrin kepada para temannya itu.



“Ayoklah Fullgas”ucap si toaa



“Kebalik atuh neng,gasfull bukan fullgas”ujar Resna.



“Ehh kebalik yah?”tanya Nita sambil cengengesan.



“Ho'oh”



“Jangan lupa gess bawa semua senjata kalian”ucap Oppa yang kini sudah semangat 45.



“Heh lu kira kita mau perang apa,pake bawa senjata segala”ujar Resna.



“Senjata itu perumpamaan”ucap Kevyn.




“Senjata itu gue ibaratkan sebagai baju lab,kan senjata dalam perang itu untuk nyerang musuh,nah kalau baju lab untuk menghindar dari musuh yaitu cairan kimia”jelas Kevyn dengan mantap.



“Hubungannya apa coba”ujar Chatrin yang tidak mengerti sama sekali.



“Ada pokoknya”ucap Kevyn.



“Udah deh kalian mau ngoceh terus apa mau ikutan praktek”Lerai Vepan.



“Yah ikut prakteklah”ucap semua dengan kompak.



“Yaudah ayo”



Skipp



Kini mereka semua sudah berada di depan lab kimia,seraya menunggu Pak Dev yang sampai saat ini belum menunjukkan keberadaannya.



“Pak Dev lama banget sihh,ngak tau apa kita udah bosan nunggu”ucap si kalem.



“Bener banget tuh,gue udah mau lumutan karena kelamaan nunggu”kini Vepan yang angkat bicara.



“Gimana nih Oppa pacarnya Lisa blackpink  laper gara2 aroma yang sangat menggiurkan ini” \(Lab kimia,fisika,dan biologi terletak di depan kantin\).



“Tahan untuk beberapa saat kedepan,anggap aja lo lagi puasa”ujar Vepan.



“Gak bisa,gue udah ngak tahan”ujar Kevyn.



“Perut karet amat sih lo,inikan masih pagi dan lo pastinya sarapan kan tadi”ujar Adertha.



“Iya sih gue tadi sempat sarapan,tapi setelah aroma itu datang menghampiri,gue jadi lapar lagi.ujar Kevyn



“Yeee dasar perut karet”celetuk Resna.



“Mumpung tuh guru belum dateng,gue mau isi kekosongan perut gue dulu”ujar Kevyn.



“Terserah lo aja,asal lo bahagia”ujar Vepan.



“Kalian mau ikut gue ngak?”tanya Kevyn.



“Ngak kami bukan lo yang perutnya ngak bisa di ajak kompromi”ujar Chatrin.



“Yaudah gue pergi sendiri aja”ucap Kevyn.



“Pergi aja sono,sekalian ngak usah balik lagi”ujar Vepan.



“Ngak deh,nanti kalian kangen lagi sama Oppa lokal yang satu ini”ucap Oppa dengan muka songongnya.



“Bukan gue banget,kalau gue ngangenin lo”giliran si kalem nih yang ngomong.



“Yaudin kalau gitu, yuhuu kantin... oppa lokal segera menghampirimu”ucap Kevyn dengan berteriak.



“Bukan sepupu gue”ucap Resna dengan sedikit mendramatis.



Setelah menunggu sekian lama,akhirnya yang ditunggu pun datang juga.


Kini mereka semua sudah berada di dalam lab kimia dan siap memulai praktek mereka.



“Oke anak\-anak untuk lebih mempermudah,kalian akan bapak bagi dalam beberapa kelompok,dan dalam kelompok tersebut kalian harus kompak dan teratur agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan”jelas Pak Dev.



“Siap pak”



Kini semua kelompok sudah terbentuk.masing\-masing kelompok teridiri dari 6 orang.Vepan dan Resna satu kelompok sedang Chatrin satu kelompok dengan Nita.



“Kalian tentukan dulu siapa yang akan jadi ketua kelompok masing\-masing,setelah terpilih semua ketua mengambil alat\-alat praktek”ucap Pak Dev.



“Ehh gess siapa nih yang cocok jadi ketua”tanya Vepan kepada teman kelompoknya.



“Maichel aja yang jadi ketua”jawab salah satu dari mereka yang diketahui bernama Pebriani.



“Lah kok gue”yang ditunjuk pun angkat suara.Yah dia Maichel sang ketua kelas yang ikut serta dalam kekacauan seminggu yang lalu.



“Terima aja,kita ngak mau terima penolakan”jawab Resna yang diangguki teman kelompoknya.



“Iya deh  cewek emang selalu benar”ujar Maichel pasrah.



“Tuh tauu”



Praktek pun belajar dengan lancar,walaupun disertai dengan kekacauan yang dibuat oleh si ketua kelas beserta antek\-anteknya.



“Gess balik yuk ke kelas”ajak Adertha kepada Oppa beserta genk NoLaFo.



“Kuylah gue juga udah laper pengen makan”ucap Chatrin.



“Yah iyalah Chat kalau lapar yah makan,ya kali lagi laper pengen olahraga,gimana sih luu”ujar Resna.



“Iya deh iya”ucap Chatrin.



“Ehh gess kalian duluan aja ke kelas,gue mau ke kantin dulu”kini Oppa yang angkat bicara.



“Lah tadi lo udah ke kantin kan?”tanya Vepan.



“Hehehe...perut gue minta diisi lagi”jawab Kevyn sambil cengengesan.



“Emang yah loh,dasar perut karet”celetuk Resna.



“Yee biarin,selagi perut gue masih bisa diisi yah ngak apalah”ujar Kevyn.



“Terserah lo deh,yuk gess kita ke kelas aja”ajak Nita.



“Ayukk”



“Woii jangan kangen yah sama Oppa lokal yang satu ini”ucap Oppa dengan sedikit berteriak \(kayaknya dia salah satu anggota kursus si toaa \).



“Udah gess jangan didengerin,nanti tambah ngelunjak dianya”ujar Resna.



“Iya bener tuu,mending kita ke kelas samperin tu bekal yang udah lama ditinggal,takutnya nanti dia minta kepastian lagi sama kita”ujar Nita.



“Ho'oh nunggu kepastian tuh ngak enak banget”ucap Adertha membenarkan.



“Curhat neng??”tanya genk NoLaFo dengan kompak.



“Enggak tuhh”


\*\*\*



Fyi


Putri Adertha atau biasa juga dipanggil Putri atau Adertha itu adalah salah satu teman  Vepan sejak SMP.Dia menjabat sebagai bendahara kelas 10 ips 1.Dia itu baik,pandai bicara,bijak dan mempunyai jiwa kepemimpinan.


Sedangkan Kevyn dia punya hubungan keluarga dengan Resna si kalem bin uwuw.Dulu sih  mereka  tidak terlalu akrab,tapi sejak mereka satu sekolah bahkan satu kelas mereka jadi akrab gitu.Dia sering dipanggil dengan nama oppa karena dia sangat suka dengan hal yang berbau Korea.Nama oppa dia dapat setelah acara perkenalan diri pas awal masuk sekolah.