
Tok..tok..tok..
Erika : "Yuzuki, apa kau marah? kenapa kau tidak menjawab ku?" teriak Erika sambil mengetuk pintu asrama Yuzuki.
Erika : "Yuzuki..."
Yuzuki : "Aku tidak marah padamu, tapi jangan ganggu aku sekarang." jawab Yuzuki dari dalam asrama nya.
Erika : "Baiklah"
Erika pun pergi.
Yuzuki : (Aku sekarang merasa tidak enak jika aku dekat dengan orang lain. Rasanya seperti ada sesuatu yang melarang ku melakukan nya. ) pikir Yuzuki.
Tiba-tiba Yuzuki Teringat sesuatu, ia lupa jika hari ini adalah hari kematian ibunya yang meninggal saat ia masih berumur 7 tahun.
Yuzuki langsung bersiap untuk pergi ke makam ibunya.
Tempat pemakaman ibunya jauh, di luar kota. Jadi Yuzuki harus pergi ke sana dengan bis. Yuzuki menempuh waktu yang cukup lama untuk ke sana.
- Di Pemakaman -
Saat sampai, Yuzuki langsung menghampiri makam ibunya.
Yuzuki : "Ibu..." ucap Yuzuki dengan nada sedih.
Yuzuki : "Ibu, aku merindukan mu...."
Lama kelamaan, Yuzuki pun menangis. Tiba- tiba Langit mendung. Yuzuki tidak peduli dan tetap menangis.
Hujan pun turun, Yuzuki masih tetap menangis. Ia hanya ingin melihat ibunya kembali, tapi dia tahu kalau orang yang meninggal itu tidak akan kembali. Jadi, dia memutuskan untuk pulang.
Yuzuki : "Ibu, selamat tinggal" ucapnya pelan sambil berjalan pergi.
Yuzuki berjalan kaki sebentar untuk pergi ke halte bis, ia juga melihat lihat kota kelahirannya itu. Ia berjalan lagi dan melihat SMP yang tidak asing baginya.
Yuzuki berpikir sejenak dan ia pun ingat kalau itu adalah SMP nya dulu.
Yuzuki : ( sepertinya ini SMP ku dulu, tapi kenapa aku tidak ingat saat aku sekolah di sini? ) Gumam nya sambil berjalan.
Yuzuki pun berhenti, tiba tiba ada yang muncul di pikirannya. Ia melihat seorang perempuan berambut cokelat panjang dan seorang laki laki berambut hitam. Ia melihat kalau dua orang itu sedang ter senyum sinis kepada Yuzuki.
Yuzuki pun ter sadar kembali, ia tidak tahu siapa yang muncul di pikirannya tadi.
Yuzuki : ( Kenapa aku tidak ingat siapa mereka?. Apakah mereka teman SMP ku dulu?, tapi kenapa mereka tersenyum sinis padaku? )
Yuzuki berusaha mengingat tapi ia tidak mengingat satu pun. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk berteduh dulu karena keadaan masih hujan.
Yuzuki akhirnya berteduh di kafe yang tidak jauh dari halte bis untuk menghangatkan dirinya. Ia juga memesan beberapa makanan.
Saat sudah makan, ia tetap di kafe itu untuk menunggu hujan reda.
Setelah hujan reda, Yuzuki masih ingin berjalan jalan di kota itu. Ia masih berusaha mengingat masa masa ia berada di SMP. Tapi, Yuzuki tidak mengingat satu pun.
Ia pun putus asa karena sudah ber menit menit ia masih tidak mengingat nya. Yuzuki akhirnya ke halte, dan menunggu bis datang.
Saat bis datang, ia langsung masuk dan duduk. Ia sangat lelah karena sudah berjalan jalan di kota.
- Di Sekolah -
Yuzuki : ( Akhirnya Sampai sekolah )
Saat masuk ke gerbang sekolah, ia melihat Ethan dan Erika sedang mengobrol di taman depan sekolah. Tiba-tiba ia merasa kalau Ethan itu mirip dengan laki-laki yang muncul di pikirannya tadi.
Yuzuki : ( Kenapa Ethan mirip dengan laki-laki yang tadi muncul di pikiran ku? apa mungkin hanya kebetulan? )
Yuzuki semakin bingung, dia masih berusaha mengingat masa-masa saat ia SMP.
Karena terlalu banyak berpikir, kepala nya menjadi pusing, ia pun terjatuh dan pingsan.