
aku seorang wanita dari kalangan biasa sekarang usia ku genap 20 tahun…aku mempunyai sebuah toko cake and bakery yang bernama "Gafa"disana tempat ku untuk memenuhi kebutuhan ku dan untuk membayar karyawan ku. aku di bantu oleh dita dan ela.
Alana nama'ku aku seorang gadis yatim piatu yang sederhana.aku bermimpi mempunyai suami yang sangat mencintai ku.
Kedua orang tua ku mengalami tragedi kecelakaan lalu lintas 5 tahun lalu akibat sebuah mobil yang dikemudi'kan oleh keluarga kaya dan berkuasa di negara ini.
untuk mempertanggung jawabkan atas peristiwa itu…mereka menjodohkan ku dengan anak sulung ya.
Bahagia…tentu tidak yang kurasakan saat ini.mereka dengan mudah berbicara seperti itu…tanpa mempertanyakan perasaan ku terlebih dahulu.
Apakah harus berakhir seperti ayah…ibu.aku sangat merindukan mu……
hari terus berganti dan tiba waktu ya keluarga kaya itu mentugaskan seorang untuk menjemput ku di toko ku.
sore itu…seseorang datang untuk menjemput "nona alana "apakah sekarang kita sudah siap berjalan.
Tuan dave sudah menunggu di restoran…baik'lah jawab ku'.
dita…iya alana aku boleh minta tolong.
Tolong jaga toko bersama ela aku akan pergi sebentar' baik lah alana kau hati~hati dijalan.terimaksih dita,ella."
Kalau boleh saya tau siapa nama mu…saya han nona alana. baik'lah tuan han…maaf nona bisa memanggil han saja.
Heemm…"jawab ku.sore itu aku menelusurijalanan ibu kota.aku hanya menantap kearah jendela…pikiran ku sudah tak menentu.
nona kita sudah sampai di restoran ya…hhoohh iya tuan han.maaf tuan han…aku tidak mendengarkan mu.
Han tidak menjawab hanya diam saja…dasar orang seperti kutub tak mau menjawab gumam ku."
Didalam restoran suana ya berubah menjadi hawa dingin padahal di luar sangat lah panas.
Tuan dave…ini nona alana.aku hanya menunduk tak brani ku melihat ya.
nona silahkan duduk…terimaksih tuan han.baik nona…han baik tuan berikan gadis itu selembar kertas.tulis lah janji di selembar kertas itu.di keluarga ku sudah menjadi tradisi di dalam sebuah pernikahan membuat janji sebagai pasangan suami istri.
aku hanya diam…melihat kertas itu.
tanpa pamit tuan sombong itu meninggalkan ku sendiri direstoran itu.
aku langsung memesan taksi untuk pulang…terasa berat hari ini.
malam hari…aku duduk di teras kantai 2 ruko ku.
ruko yang aku tempati itu berlantai 2 di lantai 1 untuk toko cake and bakery ku sedangkan lantai 2 untuk aku tempati.
Aku sambil menatap kertas itu…haruskah' aku menulis janji itu gumam.
Ayah…ibu harus kah aku menjalankan pernikahan ini'.
rasa ngantuk pun mengamhapiri…lalu aku masuk kedalam untuk tidur.
aku harus tidur supaya besok pagi punya tenaga untuk mengahapi tuan dave sombong.
dan diseberang sana dave masih dengan kekasih ya vivi.
Tapi pikiran dave sedang tidak baik di dalam pikiran ya hanya ada alana.
dave…kenapa kau hanya diam saja tanya vivi.apa kau tak merindukan ku dave.
aku hanya memikirkan perkajaan yang menumpuk vivi.
baik'lah vivi…aku pulang dulu.
vivi tak menjawab karena dave mengacuhkan ya.