My_Perfect_Man

My_Perfect_Man
episode 19



~Part 19~


Mungkin karena kelelahan seharian menghabiskan waktu kini yn tengah tertidur pulas dalam mobil yg sedang di Kendarai Yoongi, entah perasaan apa yg kini Yoongi rasakan terhadap gadis yg sering kali ia juluki bocah itu, kalau boleh jujur ada rasa hangat di hati Yoongi jika melihat senyuman yn, rasa nyaman bila bersama bayi Godzilla itu, walaupun terkadang yn menyebalkan


"Dasar bocah",,,ucap Yoongi singkat setelah mengusap kepala yn, dan kembali fokus pada jalanan


_


_


_


Kini mobil Yoongi telah terparkir di depan mansion mewah miliknya, awalnya Yoongi memang ingin membangunkan yn, namun saya ia tak sampai hati jika harus melakukannya setelah melihat gadis itu tertidur sangat pulas, mau tidak mau Yoongi terpaksa harus menggendong yn daripada ia harus mengganggu tidur bocahnya itu


_


_


_


Yoongi mulai menaiki anak tangga tentunya dengan yn dalam gendongannya, namun Tampa diketahui, sepasang mata memperhatikan mereka dengan tatapan tidak suka


"Liat saja, aku akan memberi mu pelajaran setelah ini",,,kesalnya


_


_


Sesampainya di kamar yn, Yoongi pun membaringkan tubuh mungil yn, dengan perlahan, terasa sangat hangat bagi Yoongi memandangi wajah damai yn


"Maaf yn, oppa belum tau pasti perasaan apa yg oppa miliki terhadap mu, tapi saya pastikan keputusan saya tidak akan pernah berubah, apalagi mengecewakan mu",,, tutur Yoongi mencium pipi yn


(Bisa ngga sih Yoon klo nyium anak orang itu secara terang-terangan, jangan curi² kesempatan MulušŸ˜‘)


_


_


Pagi² sekali Yoongi telah meninggal mansion entah kemana, sama sekali tak ada yg mengetahui kepergian sang empu


"Bi, Yoongi oppa kemana, tumben sekali dia tak ada disini menjelang sarapan",,, tanya yn pada bibi Cha


"Maaf nyonya saya juga tidak tau tuan pergi kemana, karena pagi-pagi sekali tuan sudah meninggalkan mansion",,, Bibi Cha


"Menyebalkan, bahkan dia tak memberi tahu juga, ia pergi kemana",,,kesal yn


"Memang kenapa jika Yoongi Hyung pergi dan tidak memberi tahumu, lagi pula kau kan jga tak pernah peduli dia pergi atau pun kembali kapan",,, ucap jungkook


"Ckk Jungkook Jeon Oppa, sebaiknya kau diam saja",,,ketus yn


"Apa perkataan ku salah?, Tidakkan, Lagi pula kenapa tiba-tiba kau peduli Yoongi Hyung pergi kemana, biasanya kau tak peduli dia ada dirumah ataupun tidak",,, Jungkook


"Sebaiknya oppa diam saja, sebelum aku menyumpal mulut oppa dengan sendal ku",,,kesal yn lalu meninggalkan ruang makan tanpa sarapan


"Gadis yg sangat aneh",,,ucap jungkook sembari tersenyum geli melihat kepergian yn


"Mungkin perasaan itu sudah mulai tumbuh",,,ucap bibi Cha secara tiba-tiba


Mendengar itu Jungkook pun tersedak "uhukkk",,,


"Perasaan antara mereka",,, Jungkook


"Sepertinya begitu",,,Bibi Cha


"Bagaimana jika kita taruhan, siapa diantara mereka berdua yang akan mengungkapkan perasaan mereka terlebih dahulu",,,usul Jungkook


"Apa yg tuan katakan,bibi tidak akan setuju, bagaimana jika tuan Yoongi tahu, tuan muda sendiri tau apa yg akan terjadi jika ia marah",,,Bibi Cha


"Benar juga yang bibi katakan",,, Jungkook


"Sudahlah sebaiknya tuan makan saja yang banyak"


_


_


Sementara di sisi lain, yn yang sedari tadi mengdumel sendiri bahkan ia kini tak peduli jika ia sedang lapar, yg iya fikirikan hanya Yoongi


"Bagaimana mungkin dia pergi tanpa memberi tahu ku, menyebalkan",,,omel yn


Tak berselang lama, Pip,pip,pip,,, (anggap aja suara klakson mobil)


Benar saja dugaan yn, itu benar mobil Yoongi, dan kini sang pemilik pun mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam mansion


"Oppa..."teriak yn dari lantai atas, namun naas seperdetik kemudian,,,


"Bruukkk",,,,


"Yn,,,"


"Nyonya yn",,, teriak Yoongi dan juga Hanna melihat yn terjatuh dari tangga hingga lantai bawah, sesegera mungkin Yoongi berlari menghampiri yn yang tengah meringis


"Ahhkkk",,, ringis yn yg masih menyembunyikan kepalanya di balik lengannya


"Yn, bangunlah",,,ucap Yoongi sembari mengangkat yn kedalam pangkuannya


"Kau baik-baik saja hmm,,,Yn jawab oppa, heyy yn",,, khawatir Yoongi,sebab yn masih tetap menyembunyikan kepalanya di balik lengannya


"Yn tolong jawab oppa",,, Yoongi


"Nyonya yn, tolong jawablah",,, khawatir Hanna


"Ahhkkk",,, ringis yn dengan suara pelan


"Yn,kau baik-baik saja",, tutur Yoongi sembari menurunkan lengan yn


"Nee oppa,yn baik-baik saja",,,yn


"Apa ada luka, apa ada yang sakit, cepat beritahu oppa",,, cemas Yoongi lalu memeriksa tubuh yn, namun syukurlah yn hanya sedikit lecet di bagian siku dan lutut


"Sudahlah, oppa tak perlu terlalu khawatir, aku baik-baik saja",,, yn


"Baik-baik saja bagaimana,kau terjatuh dari tangga setinggi itu, mana mungkin akan baik-baik saja",,, Yoongi


"Yakkk oppa kau malah marah-marah",,,yn


"Oppa tidak marah hanya saja oppa khawatir terhadap mu",,, Yoongi


"Hehehe tenanglah, hanya sedikit lecet dan juga sedikit sakit pinggang saja",,,ucap yn cengengesan dengan santainya


"Syukurlah kalo kau tak apa-apa, oppa sangat khawatir,oppa takut kau terluka",,,ucap Yoongi memeluk yn


"Aku sangat takut yn, sangat takut jikalau sampai ada hal buruk yang terjadi pada mu",,,batin Yoongi


"Tenanglah aku tidak apa-apa",,, ucap yn sembari membalas pelukan Yoongi,,, "tak perlu khawatir oppa, lagi pula yn sering terjatuh dari tempat tinggi,jadi setidaknya yn sedikit tau bagaimana caranya agar tidak mendapatkan luka yg parah jika keadaan seperti itu",,, lanjut yn melepaskan pelukannya


"Jadi nyonya sering terjatuh dari tempat tinggi",,,tanya Hanna tak percaya


"Tentu saja, aku sering kabur dari ke 3 oppa ku jadi otomatis aku sering melakukan hal di luar nalar, contohnya kabur dari balkon kamar ku, memanjat pagar, dan juga lainnya",,, yn


Hanna pun di buat terheran-heran dengan pengakuan yn, bagimana bisa, wanita mungil seperti yn, tapi melakukan hal seperti itu, yah bisa dibilang bak monyet betina


"Dasar kau,,, tapi bagaimana mana kau bisa terjatuh",,, Yoongi


"sepertinya aku menginjak sesuatu,tapi entah apa itu,atau hnya perasaan ku saja,jadi sudahlah lupakan saja ,aku pun juga tak apa-apa",,,yn


"Kau yakin tak apa-apa ",,, tanya Yoongi kembali memastikan


"Tentu saja oppa, jadi sebaiknya kita makan saja, aku sudah lapar menunggu oppa sedari tadi",,,yn


"Astaga bahkan disaat seperti ini dia masih memikirkan perutnya",,,batin Yoongi


"Oppa ayolah, yn lapar",,, rengek yn


"Ahhh baiklah, tapi kita obati dulu luka mu",,, Yoongi


"Sudahlah luka bisa di obati nanti,yg terpenting aku ingin makan dulu",,,ucap yn bangkit dari pangkuan Yoongi,,,"ayolah oppa aku sudah sangat lapar",,, lanjut yn kemudian berjalan meninggalkan Yoongi dan Hanna seperti tak terjadi apa-apa


"Han,, apa kau yakin yn adalah manusia",,, tanya Yoongi sembari menatap bingung yn yg kini mulai menjauh


"Entahlah tuan, melihat ini semua saya pun tidak yakin jika nyonya yn adalah manusia",,, tutur Hanna juga kebingungan


"Bisa-bisa dia lebih mementingkan perutnya di bandingkan keadaannya sekarang",,, Yoongi


Sementara Yoongi dan juga Hanna yang masih sibuk dengan pertanyaan satu sama lain,kini terlihat seseorang yg tengah menyaksikan kejadian tadi hanya bisa berdecak kesal


"Bagaimana mungkin dia baik-baik saja, ini tidak bisa, aku harus melakukan hal lain untuk menyingkirkan jal*Ng kecil itu",,, ucapannya dengan kesal


.....