
HEBOH SE ISI RUMAH
. (adik berbincang bersama ayah)
"Ayah kan zeyi udah kelas 2 ni yah,, zeyi bentar lagi mau magang yah !!!
" jawab ayah " mau magang di mana zeyi nanti?
" belom tau ayah,, ayah ada kenalan teman ayah yang kerja di bengkel gak ayah kalau ada boleh lah nanti zeyi mau coba masukin surat magang di sana ayah??? Sahut zeyi
" waahhh enggak ada zeyi,,
" yaudah nggak apa apa ayah ( zeyi berbicara dengan nada agak lemas)
( Waktu pun berjalan hingga tiba waktu jam makan malam)
.
"Seperti biasa kami menyiapkan makanan dan segera mensantap nya bersama sama..
.
.
ADEEEKKKKK ZEEEEYIII ZEEEYYIIII ZEEEEYIIIIII ( teriakku terhadap adik laki-laki kesayangan ku)
Oouuuttttt apaaaaa yukkkk ZEYAAAA ( sahut adikku)
.
" Dekk kamu liatt handphonee ayuk nggak dek?? Tadi ayuk letakkin di meja kamar ayuk kok sewaktu ayuk bangun tidur tiba tiba handphone nya enggak ada dek????
" sahut ibuku ( Adaaa apaaan siiihh ZEYAAAAAAAAAA teriak teriak kepanikkan seperti orang kebakan jenggot aja yaaaaa!!!! Ada apa sihhhhh)
(zeya pun menjawab dengan nada kesal)
( sahut ibu dengan tertawa kecil).
" hihihiiiii ZEYAAA ZEYAAAAA coba deh kalau mencari sesuatu barang itu matanya di pakai kenapa zeyaa.. Setiap mencari barang yanh hilang selalu teriak teriak..
Kamu itu lupa zeyaaaaa coba deh kamu ingat ingat lagiiiii zeya?????? tadi kan sebelum tidur zeyaaa itu ke ruanh tamu sambil bawa charge,, coba gihhhhh zeya liattttt di ruang tamu sekaranggg,, buruann cepet liattt zeyaaaa!!!!!
( akupun berlari menuju ke ruang tamu,, alhasil melihat ada kabel charge yang lagi mencolok di aliran listrik)
( Teriakku dari ruang tamu)
" aaaahhhhh handphone kuuu,, ebookkkkk bener ternyata handphone nya ada di sini bok..
( Berjalan saya menuju ke meja makan membawa charge dan handphone kesayangan ku, dengan wajah yang sangat malu)
("Adikku berbicara terhadap ibukku ")
" ahhhh bookk ayuk gitu emang bokkk suka rada pikun bokk,, nyarinya pakai mulut bokkk, hahahhahaha
( yaaa aku hanya terdiam saja sambil menahan malu, emang bener aku ini orangnya pulupa, panikkan).
( Nasehat ayah terhadap diriku)
"ZEYAAA,, Nak lain kali kamu coba cari dulu barang yang hilang cari kelilingin semua tempat rumah ini ruang tamu,, kamar dapur bila perlu kamar mandi juga kamu telusurii,, terus pikun kamu jangan banyak banyak masih muda sudah pikun, ayah aja yang tua enggak sepikun zeya ( semua tertawa mendengar perkataan ayah),,
Jangan selalu bikin heboh seisi rumah deh kalau barang zeya hilang,, inget nak kamu kan nanti mau kerja di tempat orang sifat seperti itu tidak baik nak,, di rubah ya nak.
Akupun terdiam dan menjawab " iya ayah ma'afin zeya ayah,, zeya akan berusaha berubah ayah, terima kasih ayah
( ayah ku ini ter thebest deh nasihat nasihat dengan sabar ayah mengajari kami menjadi anak yg lebih baik)
. makan malam pun selesai,, nyuci piring seperti biasa jatah saya mencuci piring pun sudah menanti,, piring piring pun seolah olah sudah teriak kepada diriku, mandikan aku bersihkan aku ( hehhehe imajinasi ku terlalu tinggi,, sudah sangat tinggi malahan berbicara sendiri,, mungkin efek abis bikin heboh se rumah hehehhe)