
Belakangan ini umi kalsum makin Mengkhawatirkan indah, dia binggung harus membawa indah bersembunyi dimana lagi. Jika Saja Mochdar masih hidup, maka Mochdar lah yang Akan membawa indah dan umi kalsum bersembunyi. Namun apa yang terjadi, umi kalsum harus kehilangan suaminya.
Umi menangis di kamar nya, pintu kamar itu terkunci, dia hanya bisa menangis sendiri memikirkan putri nya yang menjadi incaran para mafia. seandainya saja jika kakak-kakak dari suaminya itu bukan dari anggota mafia, maka dia akan dengan mudah melapor polisi karena beberapa kali mencoba membunuh indah.
Apa yang harus kulakukan Mochdar, Aku harus membawa indah bersembunyi kemana, Aku sangat takut jika kakak man mengetahui keberadaan indah....!!"ucap umi kalsum sambil memegang foto yang menggambarkan Mochdar dan Man yang saling merangkul sambil tersenyum.
Umi kalsum menangis sepuas nya, kemudian teringat bahwa indah telah menikah.
Apakah Aku harus memberitau pada nak amir, Agar dia bisa melindungi indah...!!"tanya Umi kalsum pada foto tersebut.
Bagaimana jika dia tidak bisa membantuku dan tidak peduli pada indah, Sudahlah lebih baik aku katakan saja sebelum terjadi sesuatu pada indah, masalah mau atau tidak dia membantuku, urusan itu balakangan saja...!!"sambung umi kalsum.
Jam menunjukkan pukul 13:30, Ilham pulang sekolah. Ali dan umi kalsum menyambut nya.
ilham selalu meminta izin pada guru setiap jam 10 untuk menjemput ali di TK nya. setelah mengantar ali di rumah, ilham pun kembali kesekolahnya. jadi itu lah sebab nya ali masih bisa diantar dan dijemput meskipun bukan indah yang melakukannya.
Assalamualaikum...!!"ucap ilham yang melihat ibu dan adik nya duduk di ruang tamu
wa'alaikumsalam...!!"ucap Umi kalsum dan Ali.
ilham setelah madi dan ganti baju, turun lah kebawah kita akan makan bersama...!!"ucap umi kalsum
baik buk...!!"ucap ilham
Setelah ilham datang, merekapun makan siang bersama, di rumah itu hanya menyediakan dua pembantu dan satu tukang kebun, karena rumah itu tidak terlalu besar. Setiap hari ilham yang mengurus semuanya, dimulai dari Kebutuhan ibu dan adik nya, gaji pembantu, gaji tukang kebun, gaji karyawan rumah makan, dan kebutuhan bahan pokok di rumah makan. Karena indah tidak tinggal disana, maka dari itu dia yang bertangung jawab sebagai kepala keluarga.
Para pembantu, karyawan dan tukang kebun sangat bersyukur karena diperlakukan keluarga indah dengan baik. semua yang bekerja pada mereka selalu dianggap sebagai keluarga sendiri.
Mereka sedang makan bersama, 2 pembantu dan 1 tukang kebun juga ikut makan di meja makan. seperti yang dikatakan tadi mereka sudah dianggap oleh keluarga indah sebagai keluarga sendiri. bahkan mereka semua sering sholat berjamaah. biasanya pak mut (tukang kebun) yang jadi imam.
setelah makan ilham dan ali mendorong kursi ibunya ke ruang keluarga. sedangkan kedua pembantu sedang membersihkan meja. lain dengan pak mut yang pergi untuk merawat tanaman kesayangan umi kalsum agar bisa tumbuh dengan baik.
RUANG KELUARGA
Nak bolehkah ibu meminta tolong pada mu...!!"ucap umi
Boleh buk, dengan senang hati Ilham akan membantu...!!"ucap ilham lalu duduk
tolong minta kan nomor HP Tuan amir kepada kakak mu..!!"ucap Umi kalsum.
Untuk apa buk...!!"tanya ilham.
Ibu ingin bicara pada nak amir...!!"ucap umi kalsum
bicara apa...!!"tanya ilham
kau banyak tanya sekali ilham, ibu hanya ingin bicara dengan menantu ibu saja...!!"ucap umi kalsum
ibu, ibu tau sendiri kan bagaimana sifat kakak, jika kita minta nomor amir dia pasti bertanya untuk apa, kenapa, dan lain sebagainya...!!"ucap ilham
benar juga yah, jadi ibu harus bagaimana. ibu harus berbicara kepada tuan amir karena ini sangat penting...!!"ucap umi kalsum
Ibu, ibu mau nomor kak amir kan...!!"ucap Ali
iya sayang...!!"ucap umi kalsum
kemarin ali ada liat kak indah menyimpan sebuah kartu nama, dan kak indah bilang itu adalah kartu untuk pengenal gitu, ali juga tidak tau...!!"ucap ali.
jadi..!!"tanya ilham
di kartu itu ada nomor henpon..!!"ucap ali
benarkah, diamana...!!"ucap umi kalsum
tapi umi janji dulu sama ali untuk membelikan ali es krim...!!"ucap ali dengan polosnya.
baiklah, sekarang katakan dimana..!!"ucao umi kalsu.
di kamar kakak...!!"ucap ali
ilham naik keatas dan mencari kartu nama yang ali maksud, ilham menemukan nya di lemari kakaknya, hanya ada beberapa pakaian indah disana.
Setelah menemukan kartu, ilham turun dan memberikan kartu tersebut ke umi kalsum.
Terima kasih nak, ibu ingin istirahat dulu dikamar. kalian juga istirahat lah, bukankah nanti sore kalian harus ke rumah makan untuk bekerja..!!"ucap umi kalsum.
baim bu, ayo dek kita istirahat setelah itu kita pergi untuk berjualan...!!"ucap Ilham
iya kak, tapi janji yah beli es krim...!!"ucap ali
iya sayang...!!"ucap umi kalsum
iya dek, kau tenang saja...!! "ucap ilham.
Mereka pun istirahat, sedangkan umi kalsum menelepon amir untuk datang ketika ilham dan ali pergi.
Assalammualaikum nak amir...!!"ucap umi kalsum
wa'alaikumsalam...!!"ucap amir
ini saya ibunya indah, apakah nak amir bisa kesini. ibu ingin berbicara...!!"ucap umi kalsum
baiklah buk saya akan kesana ketika pekerjaan saya sudah selesai...!!"ucap amir
tapi ibu mohon jangan beritau kepada indah yah nak. datang lah sendiri...!!"ucap umi kalsum
baiklah buk..!!"ucap amir.
ibu tutup dulu telponya yah nak..!!"ucap umi kalsum
iya buk..!!"ucap amir
Assalamualaikum..!!"ucap ibu indah
wa'alaikumsalam..!!"ucap amir.
panggilalan pun berakhir
Hanya nak amir harapan terakhir ku, aku yakin nak amir yang dikirim Allah untuk melindungi putriku, semoga kau selalu melindungi putriku Ya Allah...!!"ucap umi kalsum meneteskan air matanya.
DISISI LAIN.
DIRUANG PRESDIR
amir yang barusan mendapat telpon dari mertua nya itu senang karena mertuanya tidak terlalu takut padanya seperti kemarin, kemarin bahkan amir melihat ada ketakutan di wajah ibu istrinya itu ketika meminta izin pulang, mertua yang dulu memanggilnya tuan amir sekarang menjadi nak amir.
Indah yang asikk dengan tontonan nya tidak menyadari bahwa amir sedang tersenyum senang.
Indah sedang menonton di youtube.
ayo cepat tembak, hajar saja sampai mati, jangan beri ampun...!!"ucap indah
wwoooww hebat sekali hobbs dan shaw, aku mencintai kalian...!!"teriak indah.
Amir melihat indah dengan kesal, berani sekali dia bilang mencintai pria lain sedangkan disini ada suaminya.
Heii.. jangan berteriak...!!"ucap amir
maaf tuan..!!"ucap indah
Jam menunjukan pukul 16:00, amir menyelesaikan pekerjaan nya lebih cepat agar bisa kerumah mertuanya.
indah disuruh amir untuk pulang duluan, karena dia akan menemui klien. sekretaris boy juga ikut bersama amir. padahal yang mereka temui itu bukan klien tapi ibunya indah. amir sengaja berbohong karena ibu mertuanya menyuruh agar dia tidak bilang ke indah