
Hari yang cerah ditambah dengan mood yang baik. Aku berjalan dari tempat tidur ku menuju kamar mandi untuk memulai kegiatan rutinitas ku,yaitu mandi sebelum berangkat ke sekolah.
Ya.. ini hari pertama ku menduduki bangku SMA.
Setelah selesai dengan ritual mandi dan seragam.aku menuju ke lantai bawah untuk sarapan.di meja sudah ada ayah dan bunda yang sudah lebih dulu karena ayah harus ke kantor pagi ini ,untuk rapat .
"Pagi ayah!!!! bunda!!!!"
"Pagi sayang ...kemari cepat , sarapan dulu keburu telat."sahut bunda "oh yah sayang , bunda mau bicara !"
Mendengar itu ,aku berhenti makan dan mendengar bunda yang sedang bicara
"Ada apa bunda? "
"Begini sayang , sebelumnya Ayah dan Bunda minta maaf ya ,,, karena nanti Ayah dan Bunda harus berangkat ke Amerika untuk mengurus cabang kantor kita di sana . bunda juga harus ikut ..."
" iya bunda ". jawab ku memotong perkataan bunda.Bukan nya tidak sopan, tetapi hal ini sering terjadi, karena aku juga tau alasan yang selalu bunda ucapkan pasti karna bunda harus ikut mengurus ayah di sana.
Ayah hanya diam saja dan bunda tidak meneruskan percakapannya . disebabkan karena mereka juga sudah tau sikapku begini karna apa .
Skip Selesai Makan
"Ayah! Bunda ! vinka berangkat dulu ya , nanti keburu telat".
"Okey Sayang " sahut ayah"
"hati hati ya " sahut bunda dan ayah bersamaan"
Didepan rumah sudah ada pak Mamat yang menunggu ku dan mengantarkan ku ke sekolah .
"Pagi pak... sahut ku".
"Pagi Non... siap berangkat non? tanya pak mamat".
"Ayo pak..."
Diperjalanan ke sekolah aku hanya diam saja karena mengingat Ayah dan Bunda akan pergi nanti dan hanya aku di rumah sendirian .aku memang punya abang , tapi dia lagi kuliah diluar kota , sehingga Ayah dan Bunda pergi dengan urusan kerjaan , hanya aku yang di rumah
Brukkkk.........
astagaaaaa ..... suara pak Mamat membuat ku tersadar dari lamunanku . aku melihat ke depan ada seseorang siswa yang jatuh dari motornya . pak Mamat segera turun dan menolongnya.
aku menunggu dan melihat dari dalam mobil saja
"tidak terlalu parah , hanya luka di tangan saja."
"kamu tidak papa den? tanya pak Mamat"
"Tidak pak, terimakasih.....
"Serius? apa masih bisa bawa motornya?"
"Bisa Pak....."
"yaudah kalau begitu , saya bantuin ngangkat motornya dulu".
Si cowok tadi mencoba menghidupkan motornya ,
namun sepertinya motornya mogok. dan tidak ada bengkel yang dekat dari tempat kejadian tersebut.
"Yasudah biar nanti motornya saya yang ngurusin .
kamu sekolah dimana ? tanya pak Mamat dan tidak tega meninggalkan cowok tersebut dengan keadaan luka seperti itu".
"Saya dari sekolah SMA PELITA CAHAYA pak".
"Ohhhh kebetulan sekali , saya juga mau ke sana".
"Tapi pak , motor saya..."
"Udah nanti saya yang ngurusin. cepat nanti keburu telat !!!"
"Baik Pak , terimakasih sekali lagi pak".
#Di mobil
"Non.... Gpp kan di nebeng kita , soal nya motor nya mogok , dan sekalian juga non 1 sekolah juga "
"iya pak ... buru pak nanti telat".
"Baik Non ...heheh maaf ya non jadi nunggu lama".
# Skip sampai di gerbang sekolah
"Non apa mau di antar ke kelas?"
"Gak perlu pak.bapak pulang aja !"
"Okey deh non , saya pamit ya non !"
Sebelum langkahku jauh , ada yang memanggil namaku.
Nona vinkaaaaa......"panggilan pak Mamat"
Aku menoleh kebelakang dan brukk...
awwwww.... aku menabrak cowok yang tadi kecelakaan , yang ternyata dari tadi dia berjalan persisi di belakang ku
Maaf maaf !!!" sahut ku
Wahhhh Matanya Indah Sekali" pikiran si cowok
"Maaf Maaf Aku Gk Sengaja" sahut ku
"gpp kok" .jawab si cowok.
pandangan ku berpaling ke pak Mamat dan berjalan menuju arah ku.
"Non...bekalnya ketinggalan".
"Ohhhh iya...makasih pak , saya mau masuk dulu".
"Baik Non...."
Sebelum sampai ke lapangan bawah sekolah,
ada siswa yang berlari kencang dan menabrak ku.
Sehingga aku hampir jatuh .
namun cowok yang tadi bersamaku ternyata masih berjalan tepat di belakangku tanpa aku sadari , dan dia pun dengan sigap menolong ku
"yaaaa kalau lari tuh pake mata...." "teriakan ku ke siswa yang tadi lari"
si cowok tadi senyum senyum mendengarkan Omelanku tanpa aku sadari.
"aw..aw..aw..aduh tanganku..."sahut si cowok" dia ternyata menahan badanku dengan tangannya yang luka akibat jatuh tadi".
"eh maaf aku Gk sengaja ,malah nabrak kamu lagi.."
"iya iyaaa gpp , begitu juga dengan teman yang
yang tadi.
mungkin dia juga gk sengaja karna buru- buru".
"ihhh apaan dah.... itu mah beda kali. Tapi Btw makasih ya udah nolongin tadi. kalau gk di tahan mungkin dah jatuh ." sahut ku
"iyaa sama sama . kau juga makasih ya udah ngasih tumpangan tadi....oh ya kenalin aku angga , kalau kau? oh ya vinka".
"lah kok tau? kan aku belum ngasi tau" sahut ku.
kan dari tadi bapak sopirmu manggil nama mu." sahut angga
"oh iya"☺️
"kamu kelas 10 ya?"
"iya....kalau kamu?"
"aku kelas 11".
sontak aku kaget dan langsung minta maaf sama dia.
"ehhhh maaf kaaa.... udah gk sopan dari tadi".
"udah gpp, namanya juga anak baru, ya mana tau mana Kaka kelas mana teman sekelas. oh ya, kamu ada P3k gak?" lanjut ka Angga.
"ada ka, kenapa? sahut ku.
"pinjam dong, mau ngobatin luka". lanjut ka angga.
"oh iya ka bentar aku ambil, sambil ku lepas tasku dari bahuku.
aku membuka tasku dan mengambil P3k dan memberikannya langsung pada ke ka angga.
"nih kak.."
"boleh minta tolong bantuin gk? soal nya aku gak pintar masalah ginian". kata kak Angga.
"oh yaudah ka, sini tangannya.
Sambil aku membantu mengobati luka tangannya ka Angga. tanpa ku sadari ka Angga menatap aku sampai aku selesai dan mengolesi obat d itangannya.
"Unik,cantik,manis,cuek,tapi tidak sombong dalam hati Angga sambil menatapku begitu lama.
aku yang mulai sadar dengan tatapan ka Angga jadi merasa kurang nyaman pipiku memerah seperti tomat.
"kamu gerogi ya? tanya ka Angga
sontak aku langsung terdiam dan gugup didepan ka Angga
"lah apaan dah , mana ada gerogi gerogi "
ka Angga hanya senyum dengan ocehan ku yang tampak seperti malu malu kucing itu.
setelah selesai aku langsung pamit ke ka Angga untuk masuk kelas terlebih dahulu
"ka aku pamit ya mau masuk kelas"
"yang rajin ya,,, sahut ka Angga"
aku hanya menjawab dengan senyuman dan berlalu pergi.
namun tampa aku dan ka Angga sadari . ada banyak pasangan mata yang menyaksikan kami berdua . dan tidak heran itu bisa terjadi , karna memang sosok Angga itu yang sangat tampan dan idaman banget.
Tapi tatapan itu tidak berlaku dengan wanita yang dari tadi menatap ku dengan tatapan membunuh....