
KRING KRING KRING
telepon kantor ruangan alfino berbunyi
resepsionis memberitahu alfino bahwa risa dan ibu nya mengamuk di lantai bawah kantor alfino.
" suruh mereka masuk " perintah alfino
" ada apa mereka marah-marah ? " batin caramel yang melihat risa dan ibu nya melewati ruangan nya menuju ruangan alfino
" keterlaluan kamu alfino ! "
ibu risa memarahi alfino
" sayang, kamu kemana saja ? "
risa mengelus dan memeluk alfino yang sedang duduk di meja kerja nya.
" saya hanya tidak mau satu rumah dengan wanita yang belum sah menjadi istri saya "
ucap alfino
" kalau begitu menikahlah cepat dengan risa "
" saya restui "
ucap ibu risa sambil duduk di sofa
" dasar nenek lampir "
" tunggu saja saya akan menemukan bukti yang kuat "
batin alfino
deni sebenarnya sudah mengirim nya file-file rahasia perusahaan orangtua risa yaitu rich company namun ada satu bukti kuat lagi yang belum ditemukan deni dan itu bisa membuat ibu risa dipenjara.
" saya masih banyak sekali pekerjaan dan saya belum siap menikah " ucap alfino
" baiklah , risa akan keluar dari rumah kamu dan kembali kerumah kami "
" saya tunggu kabar baik dari kamu ketika kamu siap menikah langsung hubungi saya "
ucap ibu risa
" sayang, kamu jangan nakal ya sebelum kita menikah "
" kalau kamu mau aku bisa berikan apa yang kamu mau " goda risa
TOK..TOK..TOK..
tampak caramel masuk dengan membawa nampan yang berisi minuman untuk tamu bos nya.
betapa terkejutnya caramel ketika melihat tamu alfino yaitu ibu risa yang sudah menyiksa nya ketika acara resepsi pernikahan deni .
" silahkan di minum " ucap caramel gemetar sambil melirik ke arah risa yang sedang memeluk alfino dari belakang
ibu risa melirik melotot ke arah caramel tanpa kedip menandakan bahwa ia sangat membenci caramel.
" hei tunggu " ucap ibu risa ketika caramel hendak keluar dari ruangan alfino
" ya bu " jawab caramel.
alfino menatap lekat caramel dan curiga mengapa caramel gemetaran seperti ketakutan dengan ibu nya risa.
" saya perlu bicara sama kamu " ucap ibu risa
" maaf asisten saya banyak sekali pekerjaan jadi jangan ganggu dia " terdengar suara bariton milik alfino
caramel pun meninggalkan ruangan alfino dan kembali ke ruangan nya
caramel merasa sangat lega
" huuhh "
" untung saja pak alfino ngomong tadi "
ucap caramel berbicara sendiri
" hei ganjen "
ibu risa pun ikut masuk
" janda gatel makin menjadi - jadi "
maki ibu risa
" apa maksud kalian ? "
" kenapa kalian selalu marah dengan saya "
ucap caramel sedikit membentak risa dan ibunya
caramel sudah bertekad bahwa ia tidak boleh lemah sekalipun ia sedang gemetaran karena ketakutan
" awas kamu ya kalau aku tahu kamu mendekati alfino "
" aku bisa bunuh kamu "
ancam risa
" jadi kalian datang kemari ngancam aku cuma karena takut aku menggoda alfino "
" hah "
" apa begitu cantiknya aku sampai kamu takut alfino jatuh ke tangan aku ? "
sombong caramel sambil melipat tangan nya
" berani sekali kamu melawan saya "
" kamu tidak tahu siapa saya "
ibu risa hendak menjambak caramel namun caramel yang sekarang ia temui bukan caramel yang lemah seperti yang ia temui kemarin, caramel dengan sigap mengelak dan menampar tangan ibu risa.
" dasar ****** " risa melempar buku ke arah caramel dan hendak menampar caramel dan dengan kuat caramel menahan tangan nya lalu mencampakkan nya.
" huhhhhh "
ucap caramel sambil mengelap tangan nya seolah-olah tangan risa dan ibu nya sangat menjijikkan
hal itu membuat risa semakin geram
" saya tunangan sah alfino dan akan segera menjadi istri nya "
" kelak jika saya sudah menjadi nyonya gilberto hal pertama yang akan saya lakukan adalah memecat kamu janda ****** ! "
risa berkata dengan marahnya
" oke saya tunggu " ucap caramel
mata ibu risa sudah melotot hendak keluar pertanda ia sangat geram dengan kelakuan caramel.
" ayo bersaing secara sehat itupun kalau kamu berani melawan saya "
" saya memang cuma asisten tapi posisi saya lebih istimewa dibanding kamu "
" emangnya kamu sudah siap kehilangan tunangan kamu hah ? "
bisik caramel ke telinga risa tanpa ibu nya tahu dan mendengar
" kamu ! " geram risa
" ingat ya kalau kamu berani menyentuh saya sedikit aja, saya pastikan kamu akan kehilangan tunangan kamu "
bisik caramel dengan senyum kecil
" ayo kita tinggalkan wanita gila ini "
ucap ibu risa sambil menarik tangan anaknya
caramel terduduk lemas setelah kepergian risa dan ibu nya.
" yatuhan lindungilah aku dan keluargaku "
batin caramel sambil mengusap wajahnya
HAI DEARS KASI LIKE DAN KOMENTAR SEBANYAK BANYAK NYA YAAAAAA 🔥🔥🔥