
Setelah sampai Dirumah sakit Lina Dan Hendry Menunggu,mereka menunggu tidak terlalu lama Karena Dirumah sakit itu Tidak Terlalu Ramai.Hingga saat Giliran Mereka Berdua dipanggil,mereka langsung Segera masuk kedalam Ruangan.
"Selamat siang Dok". Ucap hendry dan Lina
"Siang,Apa keluhanya??" Dokter membalas sapaan Lina&Hendry Lalu Segera bertanya
"Emm Saya ingin mengecek usia kandungan saya,Dan kalau bisa saya
ingin mengugurkan Kandungan saya". Ucap Lina sedikit Ragu
"Ooh mari sini Diperiksa". ucap dokter yang mengajak Lina Untuk dii periksa.
"Digugurkan??,Bukannya Setiap pasangan Selalu ingin mempunyai Anak,Kenapa kalian Malah ingin mengugurkan". ucap dokter yang Merasa tindakan Lina dan hendry salah,Dokter bisa berbicara seperti itu karena tahu mereka Adalah pasangan.Saat lina hendak Menjawab pertanyaan dokter itu,Omongan lina terpotong oleh henndry.
"Kami belum siap Untuk mempunyai Anak". Ucap hendry
"Oh belum siap,Kenapa harus di gugurkan,Dan Tampaknya Kalian masih sangat Muda".
"Justru itu karena kami masih sangat muda,Kami belum siap mempunyai Anak". Ucap hendry yang tidak ingin Memberi Tahu Hal yang sebenarnya,Menurutnya itu sangat memalukan,sedangkan Lina hanya diam Ketika hendry berbicara.
"Kandungannya masih sangat muda Sekitar 3 bulanan". ucap dokter Yang telah selesai Memeriksa
"Dan Untuk digugurkan Sepertinya tidak bisa".
"Hah kenapa gak bisa dok". jawab hendry yang tidak Terima
"Yang Pertama Karena Usia Istri Bapak yang masih muda Dan yang kedua juga Usia Kandungannya juga nasih muda,lebih baik ibu dan bapak membatalkan niat untuk mengugurkan anak ini,Karena jika masih ingin Tetap menngugurkannya Nyawa ibu juga akan terancam dan ibu nantinya juga susah untuk mempunyai anak lagi". ucap dokter Yaa Untuk melahirkan saja sulit karena Usia lina yang masih terlalu muda apalagi untuk menngugurkannya.sedangkan Hendry hanya diam.
Lina dan hendry Langsung pulang kerumah
"apa aku harus Ninggalin lina,tapi Gw gak bisa,Kalo gw Tetep ngejalanin Berarti gw harus tanggung jawab Sama anaknya dong,gak bisa gw gak bisa". hendry masih Bingung dengan pikirannya sendiri,Hendry yang masih dibingungkan dengan apa yang harus ia lakukan terkejut dengan Lina yang tiba-tiba menangis
"Heey lin kamu kenapa nangis". Ucap hendry
"Hen kalo kamu mau ceraiin aku gak papa kok". Ucap lina yang pasrah Dan sambil menangis.Hendry yang melihat Lina menangis Merasa tidak tega
"Enggak kok enggak lin,aku janji aku gak bakal ceraiin kamu". Hendry langsung menjawab omongan lina,,tidak peduli Dengan anak yang ada didalam kandungan lina,Tetapi lina masih saja Menangis
"Gimana nanti kalo hendry Berubah pikiran". Batin lina.Yang masih memikirkan Jikalau nanti hendry BIsa berubah pikiran
"Udah lin jangan pikirin Anak ini,kan aku udah janji aku gak bakal ceraiin kamu". ucap hendry yang Khawatir melihat lina Masih menangis
"Iya". jawab liina
Hendry sekarang tidak peduli dengan Anak yang ada dikandungan lina,yang ia pentingkan sekarang ini adalah Lina,jadi sekarang dia tidak mempermasalahkan anak itu.
sedangkan lina Sangat terganggu dengan keberadaan Anak itu Didalam perutnya Dan lina juga Sangat membencinya
"Karena anak ini Aku Harus berhenti sekolah,prestasi aku Sia-sia,Aku harus kehilangan harga didepan Temen-temen,Dan aku juga harus kehilangan ORANGTUAKU". ucap lina yang mengigat kejadian dimana Mamahnya meninggal dan dia harus diusir dari rumahnya
"Kalau aja anak ini gak ada pasti kegidupan aku bakal lebih baik". Ucap lina.Lina memang merupakan Anak yang pintar Sehingga sebenarnya ia masih Harus melanjutkan sekolahnya dan Prestasinya"
AUTHOR BE LAIK:
Si lina Orang dia yang buat kesalahan kok anaknya yang disalahin😒