
aku pun memutuskan untuk membiarkan nya karena itu terlalu jauh
ku berikan kendali jason dan Melvin's ke system
jason ku suruh untuk melakukan kejahatan Di sekitar kamp sedangkan Melvin ku suruh jadi superhero di New York
lalu aku pun tertidur
Pagi sekitar Jam 9
aku bangun dan mandi lalu makan nasi goreng resep turunan
aku ingin mengecek apakah aku masih bisa memasak
aku mencoba mengikuti ingatan pendahulu ku tentang masala itu
aku gagal beberapa kali tapi tak apa Karena saat ketiga kalinya aku berhasil
aku menganggap Nya lumayan walaupun tak seenak dulu
aku pun makan dan melihat TV melihat berita new york
Setelah itu makan aku pun keluar untuk membeli persediaan dan mencari inspirasi
aku turun dan melihat tempat yang sangat ramai dengan berbagai iklan yang terpampang di atas
aku melangkah dengan lumayan berat karena ini adalah pertama kalinya aku brejalan ke New York dunia lain
setelah aku mengambil napas berat aku melangkah sedikit demi sedikit mendekati toko
Lama keluarga ku
setelah berjalan beberapa saat aku sampai di sebuah toko yang lumayan besar
toko itu agak berdebu karna ditinggal kan
aku pun maju dan ingin membuka nya
tapi tiba tiba ada seseorang yang datang, aku pun melihat nya dan menyadari dari ingatan pendahulu bahwa dia adalah salah satu sahabat pemilik Lama tubuh ini
Dia perempuan dan sedikit lebih pendek dariku dengan wajah putih dan rambut hitam kecoklatan ,dia adalah orang yang sangat cantik dan orang yang disukai pemilik ini dulu namanya Karen
dia terkejut melihat ku lalu dia tersenyum dan berkata sambil mendekati ku "apa kau tak apa leo? "Dengan rasa khawatir
lalu aku tersenyum dan menjawab "Yahh aku sudah merelakan nya jadi tak apa "
aku menjawab "yahh aku Tak punya penghasilan dan tabungan ku dah abis jadi harus ku buka "
Lalu dia menghela napas "Kau kan bisa meminjam ke kami walau tidak seberapa "
lalu aku menggeleng kan kepala dan berkata "yahh tak usah terima kasih aku akan tetap membuka toko karena itu hanya solusi sementara "
lalu Dia mengangguk "ouh baiklah mau kubantu? "
"Tak usah " aku menolak Karena takut menyusah kan
lalu dia mengangguk dan pergi sambil berkata "kalau kau butuh apa apa kau tau kan harus kemana " dengan senyum
Setelah aku lihat dia menjauh aku menghela napas dan melanjutkan membuka pintu nya
*Cekrek bunyi kunci yang berkarat dan deritan pintu
aku pun masuk dan melihat interior yang agak berdebu berbagai kursi dan sebuah tangga dengan beberapa meja di sini
aku masuk berjalan menuju lantai atas
*Creek
Saat aku berjalan terdengar lantai yang berderit aku pun naik dan melihat beberapa pintu yang di tuliskan
*Hanya karyawan dan pemilik yang boleh masuk *
aku pun masuk dan melihat lemari dengan buku yang sudah berdebu dan sebuah foto yang lumayan besar dengan yang berisi gambar Ayah dan Ibu ku
lalu aku mendekati tempat tidur yang ada di situ aku pun duduk dan menghela napas
lalu aku melihat sebuah kotak yang lumayan menarik perhatian ku
lalu ku dekati lah kotak itu dan melihat bahwa itu terkunci
lalu tiba tiba aku teringat kunci berkarat di dalam lemari rumah ku
aku pun berlari dan melihat kunci itu kuambil dan kembali ke toko
kubuka kotak itu dan melihat sebuah catatan sekaligus beberapa senjata Magnum dengan sekitar 24 peluru dan sebuah lambang tameng
aku terkejut dan menyadari bahwa Ayah dan ibuku adalah Agents Shields --