Loved Wounds

Loved Wounds
Hotpot



"Keiiii tungguu akuu"ucapp seann sambil mengejar keiraa yang sudahh terlihatt jauhhh


"Kei, janggan ngambekk dongg"sambungnya sambil menarikk lengannn keiraaa


"Apaaa"balass keiraaa ketussss


"Kitaaa kesanaa lagii yaaa, Akuu beliinnn bonekaa lagii lohh"ucapp seann membujukkk


"Ga, pokoknyaa gaa"ucapp keiraaaa kesall


"Kalo mauu kesanaaa,kesanaa aja sendiriii"timpalnyaa lagiiii


'hahhhhh' seann membuangg nafasnyaa dengann kasarr,ia tak tauuu haruss bagaimanaaa mau tidakk mau ia haruss menurutii keingginannn keiraa


"baiklahhh, baiklahhh kitaa belii hotpott"ucappp seannn mengalahhh


"Benarkahhhh"ucapp keiraaa antusiaaass


"yahh,mauu bagaimanaa lagiiii"ucapp seannn pasrahhh


"Yeayyy,kaloo begituuu ayo kita beli sekaranggg"ucapp keikei sambill menarikkk tangann seannn


seannn tersenyummm melihatt kelakuannn keikei yang begituuu mengemaskannnn


"Pelannn"makannyaa,siapaa yang akan merebutnyaaa"ucapp seannn ngiluu melihatt makanaann sepedass ituu,namunnn keiraaa terlihatt lahabb memakannyaaa


"Kauuu takk makannn seannn"tanyaaa keikeii


"Makannnn"jawabbb seann sambilll mengambill sendokkk lalu memakannnyaa


'pedassss bangetttt'batinnn seannnnn


"Kaloo takk kuatt takk usahh makannnn"ucapp keikeii mengejekkk


"Enakk ajaa,kuatt kokk"jawabb seannn percayaaa diriii


"Ayoo kita pulangggg"ajakkk seannn sambill mengulurkannn tanggannn


"Baiklahhh"jawabb keikeii menerimaa ulurann tanggann


beberapa menit kemudiannn.


'aduhhhhh'batinn seann sambill memeganggi perutnyaa


"seannn kamuu kenapaaa"tanya keikei panikkk melihat wajahh pucatt seannn


"Perutkuu sakittt sekaliii"jawabbb seann lemahhh


"hahhh, ki kitaa kerumahh sakittt sekaranggg"ucapp keikei sambill memapahhh seann


...##...


sesaimpainya dirumahh sakittt,keikei langsung memapahh seann saat keluarr darii mobill,


" Maaf, inii dengann siapaa ya " tanyaa dokterr memastikannn


" sayaaa keikei dia......"ucapp keikeii terpotongg olehh ucapann seann


" Dia istrikuu " ucapp seann tegassss


" hahhh, is istrii ap hummm " saat keikei tengahh berbicaraa tiba"seannn membungkamm mulutnyaa


" ekhem, Dokterrrr bagaimana keadaankuu"tanyaaa seannn mengalihkann perhatiannnn


" Tidakkk apaa tidakk ada yang perluu diperhatikannn,hanyaaa sakitt perutt karna memakann makanann yangg pedasss"ucappp dokterr


" Ini sudahh sekiannn kalii jikaa tuannn seannn kedokterrr karnaa sakitt peruttt"


" Jadii nonaa tolongg untukk memberitahukann tuannn seannn agarr tidakk terlalu memaksakann dirii untukk memakann makanannn pedasss" sambungnya lagiiii


" Jadii kauu beranggapannn bahwaa akuu takk kuatt makannn makann pedasss, begituuu?"ucapp seann dengann tatapann tajamm


" Cukupp, Kamuu diamm disiniii" Bentakk keikei dengann tegasss


seannn tercenggang sembari melihatt keikei, ia pun mengangukk


" Ekhemm, Jadii nona keikei tuann mudaa tidak apa'' tidakk perlu dikhawatirkannn, sayaa akan meresepkann obatnyaaa" ucapp dokterrr


" Tuann muda hanya perlu menjaga pola makannyaa sajaa, Tapiii tuann mudaa tidakk akann patuhh jadii akuu membutuhkann mu untukk ini" Sambungnya lagii dengann pelan agarr tidakk didengarr seannn.


" Baikk dokterr,Terimakasihhh " ucapp keikeii


" Baiklahhh kalauu begituuu aku permisi duluu " ucapp dokterr sambill mrninggalkann ruanggann


keikeii teruss melihatt tajamm kearahhh seannn, hingga membuattnya seann kakuu sendirii


"Kenapaa kauu menatapkuu seperti ituu"ucapp seann


"Kauu tanyaa kenapaaa, kalo kauu tidak memaksakann dirii untukk makann makanan pedass kita tidakk akan sampaii disiniii!"ucappp


"Jadiii kauu mengkhawatirkann kuu, istrikuuu"ucapp seannn sambill tersenyummm


"Is istriii apaa, kitaa belumm menikahh kau sudahh menyebutkuu istrii"ucapp keikeii tersipuu maluuu


"kaluu begituuu, Kitaaa akann menikahhh"ucapp seannn sambilk teruss semanggatt mengoda keikeii


" Ap apa yangg kauu katakannn"ucapp keikeii gugupp


"Kenapaa wajahhmuu merahh meronaa, Sayangkuu"godaa seannn sambill melihatt keikeii salahh tingkahhh


"pffftttt hahahahh, kauu lucuu sekalii keiii saat kauu maluuu"batinnn seannn


nexttt