Little Family

Little Family
episode 20



Hari minggu ali dan prily menghabiskan waktu santai mereka dirumah.


Pagi-pagi sekali zio sudah merengek minta berenag. Awalnya prily tidak mengizinkan karna cuaca lagi mendung.namun saat ali mau menemani zio prily hanya pasrah dan mengizinkan zio berenang bersama sang papi.


Prily hanya memperhatikan dua jagoannya berenang. Senyumnya tak pernah pudar. Selalu ada tingkah zio yang membuat ia tertawa.


cukup lama ali dan zio berenang,prily pun menghentikan aktifitas mereka berdua. Kalau dibiarkan lebih lama lagi,bisa bisa mereka akan sakit secara bersamaan.


sayang.... Zio... Udahan yuk berenang nya? Udah mulai siang loh? Nanti kalian masuk angin ditambag cuacanya gak bagus!! panggil prily.ali dan zio menoleh secara bersamaan. Kemudian ali mengiring zio yang menggunakan pelampung untuk ketepi kolam. Ali rasa sudah cukup juga ia berenang.


Setelah sampai ditepi kolam renang ali pun mengangkat zio keluar dari kolam,prily pun menghampiri mereka, dan memberikan dua handuk kepada 2 jagoannya itu.


"Zio mandi sama papi ya sayang,mami mau nyiapin makanan buat kalian dulu, suruh prily sambil melilitkan handuk ketubuh zio. Ali membawa zio kegendongannya.


Mandi yang bener loh ya,kalo enggak nanti masuk angin,mandi nya jangan lama lama juga. lanjutnya kepada ali,dan diangguki kepala oleh ali.


" yaudah aku mandi dulu ya,ali dan zio pun berlalu. Prily juga berlalu kemeja makan untuk menyiapan makanan untuk ali dan zio,tadi pagi ali dan zio hanya makan roti sebab zio pagi pagi udah merengek mintak berenang kepada sang papi.


...****************...


Suara langkah kaki, membuat prily menolehkan kepalanya. Ali sedang menuruni anak tangga bersama zio yang berada di gendongan sang papi. Ali berjalan mendekati prily.


"Mami... Mi... " rengek zio. Ia mengulurkan tangan kepada prily supaya prily menggendongnya.


" iya sayang sini sama mami, ngantuk ya?? Prily mengerti zio saat ini sedang ngantuk, sehabis berenang zio akan memgantuk, zio pun hanya menganggukan kepalanya imut.


" makan dulu yah tadi kamu gak sarapan loh ? Ucap ali sambil mengelus kepala zio yang berada di gendongan prily. Zio hanya menganggukan kepalanya imut,prily dan ali yang melihat tingkah menggemaskan anaknya hanya mampu tersenyum.


ali langsung mengambil posisi duduk,dan begitu pula prily yang duduk berhadapan dengan sang suami.


Sayang... jangan cape cape loh ya, inget sama baby kita, ucap ali dengan serius dan diangguki kepala sama prily persis seperti zio.


Prily pun mengambilkan makanan untuk ali,dan juga zio, zio pun menolak makan sendiri, mau nya disuapi.


Mi cuapin ya, tangan io keliput loh ndak bica pedang tendokna. Ali dan prily tertawa mendengar penuturan zio itu.


Manja... Udah mau punya adek juga, masa mau minta disuapin sih, " ledek ali kepada zio lagi lagi prily terkekeh mendengarnya. Sedangkan zio hanya menatap sang papi dengan datar.


Olang udah bilang uga,ndak bica medang tendokna, masih dengan wajah datarnya.


Udah sih pi, lihat noh anak kamu mukanya datar banget, persis kayak kamu ya " prily tertawa melihat ekspresi zio melihat ali dengan tatapan datarnya ,persis seperti papinya.


tau ih, jelek banget kamu kayak gitu. Senyum kek " cibir ali.


Zio menghiraukan ucapan sang papi.ia masih asyik menerima suapan demi suapan dari sang mami.


" kalo lagi jelek persis kamu,kalo lagi cakep ya persis aku, ledek prily sambil menjulur kan lidahnya kepada ali, seperti zio tadi kini ali lah yang menatap prily dengan datar, seketika itu tawa prily pecah melihat kelakuan anak sama bapak itu.


Terus aja... Terus sayang, apaan tuh kayak gitu kalo cakep ngomong nya anak kamu kalo jelek ngomong nya anak aku. Apaan tuh kayak gitu? " balas ali, prily yang sedang menyuapi zio tidak dapat menghentikan ketawanya.


Hahaha.... Abisnya kalian mirip sih, makanya punya muka tuh jangan di mirip miripin, ucap prily.


Apaan sih sayang, namanya zio anak aku ya pasti mirp lah, sewot ali .


Iya deh iya, makan lagi deh, kamu berisik tau.


Dan dibalas kekehan sama prily


Mereka pun makan siang sambil bersenda gurau...


...****************...


setelah makan siang tadi, prily langsung mengajak zio kekamarnya. Matanya gak bisa fiajak kompromi lagi.


mami... Io auu cucu.." rengek zio kepada prily, prily yang berada di tepi ranjang pun menganggukan kepalanya."


Yaudah zio disini aja dulu ya, jangan turun nanti jatoh, zio hanya menganggukan kepalanya. Prily bergegas kebawah. Saat ia mau buka pintu kamar, ia dikejutkan dengan ali yang ingin membuka pintu juga.


"Astagfirullah..."


"astagfirullah sayang "


Ali dan prily berucap serentak mereka kaget karena berpapasan.


ihh ngagetin aja! prily memukul pelan tangan ali.


Aku juga kaget lo sayang, kamu mau kemana sih ?


"zio minta susu.. kamu temanin gih ,aku mau kebawah dulu"


Iya hati hati loh ya, prily mengangguk ia langsung berjalan melewati ali, setelah prily turun ali masuk kedalam kamae zio, senyum ali mengembang saat melihat jagoannya itu sedang nonton kartun kesukaannya.


Serius banget bos nontonnya."ali berjalan mendekati zio.


zio menoleh kearah sang papi sebentar,setelah itu ia fokus nonton kembali.


Ali ikut merebahkan badannya disamping zio, tanganya mengacak acak rambut lebat zio. Rambut zio udah sedikit gondrong.


Udah panjang loh ini,nanti pangkas sama papi ya? Zio hanya menganggukan kepala mendengar penuturan papinya.


Aaa....papi flmna abis, io au nonton agi, "rengek zio ke sang papi" ali yang mendengar itu hanya melongo melihat kelakuan sang putra.


"lah sayang kan flm nya udah habis, besok lagi ya, " ndak au ,au sekalang ! zio pun menangis bertepatan prily yang datang dari bawah.


Loh sayang kok nangis? tanya prily yang melihat zio nangis.


Mami... pilemna abiss.. Rengek zio kepada sang mami. prily memamdang zio dengan bingung,ia pun melirik kearah ali ,seolah bertanya 'filem apa'


Flm kartun kesukaan dia habis , terus dia nangis. ali menjawab pertanyaan ali, walau prily bertanya lewat tatapannya saja.


yaudah jangan nangis nih susunya. Nontonnya dihp papi aja ya, pinjam hp papi gih... Hp mami dikamar soalnya... Zio pun menghentikan tangisnya. kemudian ia berbalik kearah sang papi,ketika sudah berbalik ali pun berpura pura memejamkan matanya, bermaksud untuk menjaili putranya itu.


"Papi....injem hpna io au nonton kaltun.zio pun berusaha membangunkan sang papi sambil menepuk nepuk pipi sang papi. Prily pun mengulum senyum melihat tingkah zio.


Mami ... Papina bobo.. tunjuk zio kepada ali, zio terlihat menahan tangisnya. Prily menggelen kepala melihat tingkah jail suaminya itu.


Udah ah sayang " kasih pinjam hp kamu kenapa? ,udah mau nangis ini anaknya! Prily menepuk kaki ali, tak lama ali membuka matanya, menatap polos kearah sang anak seolah olah ia tidak mendengar perkataan zio.