Life After Death

Life After Death
episode 1: awal perjalanan menuju dunia ke dua



Tak ada yang tahu kehidupan seperti apa yg akan kita jalani setelah kematian tapi kita pasti mengira kalau kita mati kita akan masuk dunia akhirat ternyata tidak kehidupan setelah kematian tidak jauh berbeda dari kehidupan dunia yg kita jalani saat ini yang membedakan hanyalah kita bisa dengan mudah melakukan semua hanya dengan sihir


Cerita ini berawal hari ini pukul 12 siang saat itu aku hanya diam sambil Melamun dan berpikir


Takiya:Apakah aku akan terus hidup seperti ini?"


Aku takiya umurku baru 21 tahun aku adalah pekerja kantor dan aku tinggal bersama 1 orang dia adalah Robin dia satu satunya teman yang ku miliki sifatnya itu sangat ceria jauh berbeda dengan ku aku cenderung pendiam tapi berkat dirinya lah kini sifat ku berubah menjadi ramah dan ceria


Robin:ngapain sih dari pagi ngelamun mulu mikirin cewek ya hihihihi"


Takiya:aku GK punya waktu untuk hal itu" robin: hmmmm"


Lalu aku baru ingat kalau aku harus pergi ke bank untuk mengambil uang


Takiya:oh ya aku lupa Aku pergi dulu ya, aku harus pergi ke bank untuk mengambil uang"


Robin: baiklah hati hati"


Takiya:oke oh ya apakah kamu butuh sesuatu?"


Robin:hmmm kalo gitu tolong beli satu charger hp ya punya ku udh rusak hehehe"


Takiya:okay"


Aku pun pergi menuju bank,


Lalu Robin melihat kalau persediaan makanan sudh berkurang


Robin:eh makanan udh mau abis nih"(Robin mengambil telpon)


Saat aku sampai di bank tiba² telponku berbunyi


Takiya:iya Robin ada apa?"


Robin:kamu di mana"


Takiya:ya di bank lah tadi kan aku dah bilang kalau aku mau ke bank"


Robin:kalo gitu nanti kalo dah pulang sekalian beli makanan, persediaan kita udh menipis"


Takiya:oh baiklah kalau beg..."


Dan tiba²Terjadi ledakan yg cukup besar banyak orang yg terluka akibat ledakan itu


Robin:takiya takiya apa yg terjadi takiya!sepertinya terjadi hal buruk aku harus segera ke sana"


lalu Datang 2 perampok


Perampok pria:SEMUANYA DIAM LETAKAN PONSEL KALIAN DAN JANGAN MENELPON POLISI"


lalu ada seorang yg menyangkal dan berkata


Pria:SIAPA KALIAN?"


Tanpa sepatah kata pun Perampok laki laki itu menembak pria itu tepat di bagian kepala


Perampok pria:Siapa pun yg menyangkal perkataan ku saat itu jga dia akan mati"


Semua orang terdiam dan ada gadis kecil yg menangis akibat ledakan tersebut perampok itu menatapnya dengan tatapan yg jahat


Perampok pria:DIAM JIKA TIDAK KU TEMBAK KAU"


Namun gadis kecil itu tak berhenti menangis dan saat itu juga perampok itu menembak kepala sang gadis kecil itu.


Ibu nya menangis


Ibu tua:TEGANYA KAU!!! TEGANYA KAU MEMBUNUH ANAK YG TAK BERDOSA!!"


lalu perampok itu menembak sang ibu dia benar benar tak tahu balas kasih dan kemudian perampok itu tertawa


Perampok pria:HEHE HAHAHA HUAHAHAHA MEMBUNUH MEMBUAT KU SENANG"


sang perampok wanita itu berkata


Perampok wanita:oi sudah lah,Kau ini tak banyak berubah yah cepat ambil semua uang itu sebelum polisi datang"


perampok pria:hadeh kau ini tidak bisa melihatku senang begini, baiklah baik akan ku ambil uangnya"


perampok pria itu mengambil uang di dalam brangkas lalu robin datang dari pintu belakang Robin mencoba menyelamatkanku namun sayang saat dia berjalan ke arah ku dia dengan tidak sengaja menendang kaleng dan menyebabkan suara yg lumayan keras kemudian perampok pria itu melirik ke arah robin dan langsung menodongkan senjatanya


Perampok pria:Mau pergi ke mana kau hah?...semuanya sudah berakhir temui lah ajalmu HEHE"


dengan senyum jahatnya dia menembak tepat di kepala dan Robin pun tewas


takiya:Robin! maafkan aku Robin karna diriku kau harus berakhir seperti ini"


Perampok pria:Oh jadi kalian berteman yah baiklah aku akan menunjukkan sebuah pertunjukan di mana temanmu mati dengan mengenaskan"


Kemudian Perampok itu mengambil senjata yg lainnya dan menembakki punggung robin.


aku mencoba berdiri tapi tak biasa karna kakiku yg tertimpa reruntuhan


saat setelah pelurunya habis dia berhenti menembak mayat Robin


Perampok pria:Bagaimana pertunjukannya menyenangkan bukan? melihat teman mu mati seperti ini hah?,kenapa kau hanya diam? apakah kau mau melihatnya lagi? baiklah akan ku perlihatkan sekali lagi"


Dia kembali mendembak Robin yg sudh tak bernyawa


Perampok wanita:Oi sudah lah kau ini memang tidak kenal ampun yah"


perampok pria:tapi ini menyenangkan kau tahu"


takiya: berhenti!"


perampok pria pun berhenti lalu dia berjalan ke arahku


perampok pria:apa? sepertinya kau mengatakan sesuatu?


apa aku mendengar kayak "aku ingin mati" oh baiklah jika itu maumu akan ku bunuh kau juga"


perampok pria itu menodongkan senjatanya ke arah ku


karna kakiku sudah lepas aku menghindarinya dan langsung mengambil kaca lalu menusukkannya di leher perampok pria


Takiya:rasakan ini"


Perampok:argh"


kemudian dari jauh Perampok wanita itu menembak mataku dan aku pun tewas


Perampok wanita:kau terlalu ceroboh dasar"


Perampok pria:diam! setidaknya bantu aku aarg"


terdengar suara helikopter dari dan mobil tentara lainnya dari luar Polisi sudah mengepung seluruh jalan keluar


Perampok wanita:ups sepertinya itu tidak mungkin maaf aku tidak ada waktu untuk membantumu aku lebih baik menyelamatkan diriku sendiri biarku akhiri penderitaan mu"


perampok pria:apa yg kau maksud?, cepat tolong aku"


perampok wanita itu menodongkan senjatanya


dan menembak temannya sendiri lalu dia kabur dengan membawa uang dan lari lewat atap


Polisi masuk dan melihat seluruh bank sudh hancur dan begitu banyak korban jiwa akibat ledakan yg besar tadi aku dan Robin tewas secara mengenaskan beberapa saat kemudian aku terbangun di tempat yg kosong tak ada siapapun,aku baru sadar luka akibat tembakan di mataku ini menghilang


Takiya:Apakah aku di surga tapi kenapa surga tempatnya kosong begini"


Robin pun terbangun dari pingsannya


Robin:Eh takiya aku masih hidup bukan kah aku sudah mati di tembak oleh perampok itu"


Takiya:aku sendiri tak tahu. tapi tempat apa ini?"


Robin:aku jga tapi kayaknya ini tempat di mana sebuah cinta sejati di temukan"


Takiya:di saat seperti ini bisa bisa nya kamu ngomong gitu"


Robin: hehehe maaf"


menghela nafas


Takiya: tapi kenapa kita malah berada di sini bukan kah jika kita mati kita akan pergi ke alam kubur atau ke neraka?"


Robin:mungkin ini ruang antriannya"


Tiba tiba sebuah portal muncul dan keluar lah wanita yg sangat cantik yg berpenampilan layaknya bidadari dia memiliki sayap putih yg bercahaya.


Dewi:kalian sudah bangun ternyata"


Takiya:s.siapa kau?"


Robin:iya siapa kau apakah kau adalah Dewi atau apakah kau ini adalah cinta pertama ku?"


Takiya:oi di saat seperti ini tolong berhenti kayak gitu"


Dewi:(tertawa lembut) temanmu ini sangat lucu dia akan menjadi teman perjalanan yg bagus"


(bingung)


Takiya: teman perjalanan?...apakah akan ada kehidupan yg baru?"


Robin:akan ada kehidupan yg baru? kehidupan seperti apa?...apa seperti kehidupan cinta antara kita berdua hihihi"


Aku memukul kepala Robin


Takiya:tolong berhenti ngomong kayak gitu ini situasi yg membingungkan tahu tidak!"


Robin:maaf [T~T]"


Dewi:sudh hentikan itu,kamu sudah menyelesaikan kehidupan mu di dunia yg pertama sekarang kamu hanya perlu melewati dunia yg ke 2 kehidupan di mana kamu akan menjadi petualang yg akan mengalahkan raja iblis"


Robin terkejut


Robin:raja iblis?...akan ada pertarungan yang epic kah seperti di game game akan ada kekuatan super kah atau sihir fhu fhu fhu menarik"


dengan wajah yg berbinar binar dia bertanya pada Dewi


Takiya:hadeh dasar robin"


Dewi:Yap betul sekali kalian akan diberkahi masing masing kekuatan dan jika kalian berhasil mengalahkan raja iblis,di Dunia pertama sudh tak akan ada lagi orang yg jahat atau lalai dalam beribadah"


Takiya:begitu yah tapi apakah sudah ada orang lain yg ke mari?"


Robin:eh takiya kamu ini bodoh apa gimana tentu saja hanya kita lah sang pahlawan yg akan melangkahkan Raja iblis kan kita yg terpilih iyakan Dewi yg cantik?"


Dewi:tidak,sudah banyak orang yg di kirim ke dunia ini namun tidak ada yg bisa mengalahkan raja iblis,di dunia ini kalian juga bisa mati jadi tolong jaga nyawa kalian baik baik yah"


Robin:[π~π] ku kira hanya kita pahlawannya"


Takiya:pft..."(aku menahan tawa)


Dewi:baiklah kalau begitu aku akan membuat portal agar kalian bisa pergi ke dunia selanjutnya selamat berjuang^^"


*Portal muncul* dengan cepat kami tersedot oleh portal tersebut lalu kami sampai di sebuah kota*


Takiya:kota ini indah sekali"


Robin:oke jadi bagaimana sekarang"


Takiya:hmmmh"


Kemudian datang seorang kesatria


Kesatria:permisi sepertinya aku baru melihat kalian di sini kalian petualang baru ya"


Takiya:ya begitulah"


Kesatria:hmm terus kenapa tidak pergi ke barak pelatihan ini sudh waktunya latihan loh?"


Takiya:barak pelatihan di mana itu?"


Kesatria:tempatnya ada di sebrang jembatan di sana kalian akan melihat sebuah bangunan besar itu lah barak pelatihan"


Takiya:wah terimakasih kami sangat tertolong"


Kesatria:sama sama"


Takiya:kalau begitu kami pergi dulu,ayo Robin pergi"


Kami pun pergi menuju barak pelatihan


Kesatria:aura apa ini.aura ini begitu kuat tidak seperti aura yg biasanya apa mungkin kah mereka petualang yg di ramal kan itu tapi kalau bukan kenapa aura kekuatan mereka begitu besar tidak salah lagi merekalah yg di ramalkan itu mereka yg terpilih baiklah sebagai kesatria aku harus membantunya agar dia bisa berlatih dengan baik dan mengalahkan raja iblis aku harus mengikutinya mungkin dia tidak punya dana untuk membayar biaya di barak pelatihan karna biayanya sangat tinggi"


Robin hanya terdiam


Takiya:Robin kau baik baik saja?"


Robin:takiya...kesatria tadi dia terlihat sangat kuat aku sungguh ingin menjadi seperti dia"


Takiya:ya dengan berlatih kita pasti bisa yaudh yuk kita pergi ke barak pelatihan"


Robin:yuk"


Sesampainya kami di barak khusus petualang baru ketika kami mau mendaftar sebagai murid ternyata ada hal buruk terjadi


Takiya: permisi kami mau mendaftar"


Manajer: baiklah dananya hanya 12 yoni.


Takiya:12 yoni? Itu berapa?"


Robin:mungkin 12ribu"


Manajer:kalo di dunia pertama 12 yoni itu \=12juta"


Aku dan Robin saling menatap


Takiya:12 juta...tidaaak dari mana kita akan mendapatkan uang Sebanyak itu"


Robin:kita kerja aja mungkin bisa"


Takiya:ngumpulin uang sebesar 12juta mau sampai kapan!!!"


Manajer:jadi bagaimana?"


Takiya:bagaimana sekarang kita tidak punya uang sebanyak itu,tapi apakah bisa di cicil?"


Manajer:maaf tidak bisa"


Dan kesatria yg tadi pun datang


Kesatria:ada apa ini kalian masih blm mendaftar?"


Takiya:kami tidak punya cukup biaya untuk membayarnya"


Kesatria:oh tidak punya biaya ya baiklah kalau begitu biar aku yg bayar"


Takiya:eh tidak apa apa kah?"


Kesatria:tidak apa apa"


Robin:waaaah terimakasih banyak"


Takiya:terimakasih nanti uangnya akan kami ganti"


Kesatria:tidak perlu lagi pula aku mudah dalam mencari uang dengan pangkat ku saat ini"


Takiya:sekali lagi kami sangat berterimakasih padamu jika kamu tidak ada mungkin kami tidak akan bisa mendaftar"


Kesatria:sama sama baiklah kalau begitu aku pergi dulu ada misi yg harus ku jalankan"


Robin:iya sekali lagi terimakasih"


Manajer:baiklah pembayaran sudh selesai kalian akan mulai belajar 3 hari lagi pelajaran di mulai jam 8 pagi sampai 2 siang pastikan untuk tidak terlambat oke pertama tama kalian tuliskan nama kalian di sini dan beserta data diri kalian masing masing"


Robin:waw pena nya pun menggunakan sihir keren"


Wajah berseri-seri


Takiya:sudah lah jangan seperti itu... Hadeh ini punya ku sudah selesai"


Robin:punya ku juga!"


Manajer:baiklah terimakasih ikut aku, akan ku tunjukkan kamar kalian"


Takiya:eh...Kami dapat kamar tidur?


Robin:waaaaah pantes aja harganya bisa setinggi itu"


Manajer pun mengajak kami ke kamar kami berdua


Robin:uwooooh kamar kita besar sekali[★•★]"


Takiya:iya kamar ini sangat besar ternyata ini setara dengan harganya yg tinggi"


Manajer:aku ikut senang jika kalian menyukainya kalo gitu selamat beristirahat"


Takiya:terimakasih untuk semuanya tuan manajer"


Robin berlari ke arah kasur


Robin:waah nyamannya kasur ini sangat nyaman membuat ku hoaam mengantuk"


Takiya:Eh inget mulai besok kita harus mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan kita jangan sampai kayak tadi untung ada kesatria tadi jika tidak aku tak tahu harus apa?"


Robin:.."


Takiya:dasar robin,dia cepat sekali tertidur.


Baiklah aku juga harus tidur lagi pula ini sudh malam"


KE ESOKKAN PAGINYA


Takiya:hmmmm udh pagi yah jam berapa sekarang?"


Aku melirik ke arah jam dinding


Jam dinding menunjukkan kalau sudah pukul 5 pagi


Takiya:hmmmh sudah pagi saat nya mandi Robin ayo bangun dah pagi loh"


Robin: ..."


Takiya:bangun oi dah pagi"


Robin:..."


Takiya:GK bangun gw guyur loh pake air"


Robin:..."


Takiya:huh kau ini memang sulit untuk di bangunkan dengan cara seperti ini"


aku menggoyang goyang Robin sekuat tenaga agar dia bangun namun itu tak berhasil


kemudian Aku langsung mengguyur nya dengan air namun itu tidak berhasil juga itu malah membuat Robin mengigau


Robin:hmmh hideri Chan kok kamu malah mengguyurku sih mau mandi bareng"


Takiya:hi.hideri?Kenapa walaupun sudah beda dunia kau terus saja memikirkan tentang hideri?RO!...BI...N!....!!"


BUK!!!


Aku memukul kepala Robin


Robin:IYAAAAAU!!"


Takiya:kau ini apakah aku harus menggunakan cara ini agar kau bisa bangun meskipun sudah beda alam kau ini selalu memikirkan hideri"


Robin:maaf (T°T)


Takiya:sudh cepet mandi sana"


Robin:baik"


Takiya:huh dasar Robin"


Setelah aku dan Robin selesai bersiap siap jam dinding menunjukkan kalau sudh pukul 6 pagi kami pergi ke luar untuk mencari pekerjaan namun tak ku sangka kalau bekerja di dunia yg baru ini sangat sulit hampir semua pekerjaan yg ada di kota ini menggunakan sihir sedangkan aku tidak menguasai sihir apapun aku bingung tak tahu harus berbuat apa,tiba tiba kesatria semalam datang


Kesatria:eh apa yg kalian lakukan di sini"


Takiya:kami sedang mencari pekerjaan tapi tidak ada yg bisa kami kerjakan karna untuk berkerja di sini menggunakan sihir"


Robin:takiya bagaimana sekarang?"


Kesatria:tenang lah sebagai kesatria aku akan membantu kalian kebetulan sekali aku baru membuka toko peralatan sihir penyegel apakah kalian mau bekerja denganku toko mulai jam 6pagi sampai 9 malam jika khusus untuk kalian berdua,Karna kalian harus pergi berlatih di barak pelatihan kalian bisa datang jam 3 sore bagaimana?"


Takiya:wah sungguh terimakasih kasih atas semua bantuan yg telah kamu berikan kami tak tahu harus bagaimana caranya kami berterimakasih padamu"


Kesatria:tidak apa kata terimakasih saja sudh cukup untukku baiklah ikut aku"


Sesampainya di toko


Kesatria:baiklah kau bekerja di bagian penyambut para pembeli dan kau bekerja di bagian kasir"


(Baik...)


Kesatria:baiklah aku pergi dulu kalian sudah paham dengan pekerjaannya jaga toko ini baik baik ya". (kesatria pergi)


Takiya:aku bahkan tak sempat menanyakan siapa namanya"


Kami pun mulai bekerja di tempat peralatan sihir milik kesatria


…3 HARI KEMUDIAN…


pagi itu


Takiya:hoaaaam sudah pagi yah jam berapa sekarang"


Jam dinding menunjukkan pukul 5 pagi


Takiya:hmmm baru jam 5 waaaaah waktu yg tepat untuk beres beres dan siap²"


Aku mulai membereskan semua pekerjaan rumah dan mempersiapkan semua alat yg di butuhkan untuk berlatih di barak pelatihan"


Takiya:oi Robin bangun"


Robin:ya aku bangun di hari pertama aku harus bersemangat"


Takiya:Wah semangat yg Bagus',


stelah itu kami pun pergi ke tempat pelatihan di sini kami di ajarkan oleh seorang mantan kesatria dia bernama Stefen"


Guru Stefen:baiklah semua biarkan aku memperkenalkan diri aku adalah Stefen pelatih, kalian sekarang aku akan mengajarkan kalian sihir pemanggil senjata pertama buatlah lingkaran sihir seperti ini pokus dan biarkan aura sihir di dalam diri kalian mengalir ke tangan kalian"


Guru Stefen menunjukan cara mengeluarkan sihir pemanggil senjata


Semua orang mulai mengeluarkan sihir pemanggil dan Berhasil


Begitu juga dengan ku ternyata sihir pemanggil senjata itu sangat mudah di lakukan namun tidak bagi Robin lingkaran sihir yg dia buat selalu saja hancur dalam 5 detik


Aku memiliki senjata bernama


*Blazing Cristal*


Robin bertanya


Robin:takiya ini bagaimana sih kenapa sihir yg ku buat selalu saja gagal ('-_-) kau tahu apa penyebabnya?"


Guru Stefen berjalan ke arah kami berdua


Guru Stefen:ada apa apakah kalian kesulitan?"


Takiya:tidak,sama sekali tidak ini sangat mudah bagiku tapi tidak bagi Robin boleh kah guru menunjukkan caranya lagi"


Robin terdiam dan gemetar


Guru Stefen: baiklah akan ku tunjukkan sekali lagi"


Guru Stefen menunjukan caranya lagi


Robin:oh begitu baiklah akan ku coba lagi"


Takiya:ayo Robin kau pasti bisa"


Robin:hmph akan ku coba"


Robin mencobanya lagi namun gagal di percobaan ke dua masih gagal di percobaan ke 3 masih gagal dan di percobaan ke 5 akhirnya dia berhasil membuat sihir pemanggil senjata dengan sempurna dan senjata yg Robin miliki adalah


Sebuah busur api


Dengan wajah berseri seri Robin menunjukannya padaku


Robin:woaaaah takiya takiya! Lihat lihat senjata yg ku punya ini sangat kereeeeen!!"


Takiya:hahaha syukurlah akhirnya kau menguasai sihir itu"


Guru Stefen:oke semuanya apakah kalian sudah menguasainya?"


(Sudh)


Guru Stefen:baiklah kita pergi ke ruangan pengujian semuanya bersiap lah"


Robin:aku tidak sabar kekuatan seperti apa yg ku milki dengan busur ini"


Takiya:aku juga baiklah ayo kita pergi ke kelas selanjutnya"


Kami pun bertemu dengan kesatria yg tadi


Takiya:eh apa yg kamu lakukan di sini?"


Kesatria:tidak ada aku hanya melihat lihat saja oh ya aku lupa memperkenalkan diri aku Tony kesatria terhebat di spectrum heel salam kenal"(Aku takiya,aku robin)


Robin:h,hebat tapi aku baru tahu kalo nama kota ini adalah spectrum hel"


Takiya:aku juga hehehe"


Tony:baru tahu ya? Hahahaha Wajar sih dulu aku GK ngasih tahu"


Takiya:hehehe"


kamipun sampai di kelas pengujian di mana kami akan bertarung melawan demons tingkat rendah


Tony:baiklah aku akan menonton dari sini berjuanglah"


Takiya:baik kami akan berjuang"


guru Stefen:ya di sini kalian akan di uji kekuatan tugas kalian adalah, kalian hanya perlu mengalahkan demon tingkat rendah di arena jika kalian gagal kalian akan di keluarkan dari barak pelatihan mengerti?"


(mengerti)


guru Stefen mengambil buku dan mulai menyebutkan peserta pertama


guru Stefen: peserta pertama adalah takiya"


aku masuk ke ruangan tersebut dan yg lain menonton lewat pelindung cahaya yg di buat oleh pendeta


Guru Stefen:baiklah sekarang keluarkan demons tingkat rendah"


Gerbang terbuka dan aku mulai mengeluarkan pedangku


Robin:takiya berjuanglah kamu pasti bisa"


Tony:(mari kita lihat kekuatan yg di milikinya)


demon tingkat rendah pun keluar dia menyerangku dengan sangat brutal tapi untungnya aku bisa membaca serangannya, aku mengeluarkan pedang api dan menyerangnya monster itu terlempar ke dinding arena dan mulai terlihat lemah aku pun menusuknya dan menghancurkan keristal kehidupannya


semua orang bersorak melihat cara bertarungku


Tony:pedang keristal api? kenapa kekuatannya hanya itu saja apakah benar dia adalah pahlawan cahaya yg di Ramalkan itu tapi kalau di lihat lagi gaya bertarungnya itu sungguh luar biasa dia baru di sini tapi dia sudah sehebat itu"


Robin:yeaaaaah takiya kau hebat kau berhasil mengalahkan demon itu dengan mudah"


saat aku hendak keluar tiba tiba pintunya tertutup kemudian seluruh arena bergetar hebat lalu muncul monster dari bawah tanah


takiya:jadi masih ada satu"


Guru Stefen:apa! demon apa itu pendeta segera keluarkan dia dari sana dia tak mungkin bisa mengalahkan demon itu sendiri gunakan teleportasi atau hancurkan dinding pelindung ini!"


Tony:oh tidak, takiya tidak mungkin bisa melawan demon itu"


Para pendeta mencoba membuka gerbang namun sayang demons itu telah menguncinya dengan segel kegelapan


Pendeta:aku tidak bisa membukanya dan aku juga tak bisa melakukan teleportasi energi kegelapannya terlalu kuat"


Tony:lakukan sesuatu jika tidak takiya bisa mati"


Demon:hahahaha jadi kau lah pewaris kekuatan beserta pedang suci itu ini kesempatan emas untuk membunuhmu"


penampilannya yg begitu menyeramkan,tubuhnya yg besar,giginya yg tajam,cakar yg meluap luap oleh api,tubuhnya yg merah pekat di Sertai tanduk yg terdapat api jiwa,dan matanya yg merah pekat terlihat dia bukan lawan yg mudah


aku berlari dan mulai menyerangnya


Demon itu mengeluarkan Bola api, aku menghindarinya dan aku melompat mengeluarkan pedang element ice dan mencoba memenggal kepalanya namun sayang dia berhasil menghindarinya


demon itu menyerang ku dengan cakarnya yg besar aku terpental


Robin:takiya! apa yg harus aku lakukan?, oh ya teleportasi"


demon itu menyerang ku kembali dengan bola api yg sangat besar sesaat aku berpikir bahwa ini adalah akhir hidup ku


Robin:takiya... bertahan lah aku akan ke sana"


Robin menggunakan sihir teleportasi dan berhasil masuk


Kesatria:b.bagaimana cara dia masuk dia tak mungkin melakukan teleportasi ke sana"


Robin menembakan anak panah ke bola api tersebut dan meledak


Robin:takiya kau baik baik saja"


takiya:apa yg kau lakukan di sini cepat lari di sini terlalu berbahaya"


Robin:tidak akan, aku di sini untuk melindungi mu lihat saja aku akan mengalahkan demon ini"


demon itu menyerang


Robin menghindari serangannya dan menembakkan beberapa anak panah demon itu terlihat kewalahan Robin Terus melompat sambil menembakan anak panah kemudian demon itu pun berteriak dan mengamuk sekujur tubuhnya penuh oleh api amarah dan dengan mudah menangkap Robin dan meremas Robin dengan sangat kuat"


demon:kau dasar manusia menyebalkan akan ku hancurkan kau seperti serangga"


Robin: aaaaaaargh"


takiya:Robin!"


Tony:ini gawat jika begini mereka akan terbunuh, cepat lakukan sesuatu!"


pendeta kami sedang mencoba"


aku berlari dan menyerang bagian belakang demon itu dia terpental dan semakin mengamuk aku berlari ke arah Robin


takiya:Robin bertahanlah"


Robin:sudah takiya aku baik baik saja"


takiya: syukurlah"


kemudian demon itu melompat dan mengeluarkan bola api yg sangat besar"


Robin bergegas berdiri dan menahan serangan itu dengan tubuhnya betapa terkejutnya aku kalau Robin mengorbankan dirinya lagi untukku Takiya:mengapa,mengapa kau selalu melindungiku mengapa Robin mengapa!"


Robin menoleh dan tersenyum


Robin:karna kita adalah teman, aku akan selalu melindungi temanku apapun resikonya"


Demon:dasar menusia sialan kau selalu saja mengganggu pekerjaan ku"


Demon itu menyerang Robin dengan ekornya Robin terlempar hingga tak sadarkan diri


Lalu demon itu mengeluarkan bola api yg besar dan melemparnya ke arahku


Kesatria:tidak! Takiya!"


Bola api itu meledak,semua orang mengira bahwa aku sudah mati


tony: takiya..."


saat semua asap menghilang aku berhasil menahan serangan itu dengan mudah Mataku yang berubah menjadi berwarna biru dan energi yg meluap luap di tubuhku beserta pedangku yang berubah menjadi pedang cahaya kini aku telah membangkitkan kekuatan yang tersembunyi di dalam diriku


Guru Stefen:kekuatan iu, tidak mungkin jadi dia lah pewaris pedang cahaya itu"


Kesatria:itu...kekuatan itu,tidak salah lagi ternyata benar dialah yg terpilih"


Takiya:kau beraninya kau melukai sahabatku,kau akan membayarnya dengan nyawamu


...#bersambung#...


note cerita: cerita ini hanyalah khayalan belaka dan tidak berhubungan langsung dengan dunia nyata


hehehe