
Suasana pagi di kampus sangat damai terlihat parkiran mobil mewah berjejer.seperti biasa jeon nara dan kim seokjin terlihat berangkat bersama menggunakan mobil lamborgini mewahnya.mereka adalah pasangan paling serasi dan populer di kampus.banyak mahasiswa lain yang iri melihat mereka.
Di seberang jurusan fashion ada anak dari jurusan musik yaitu yoongi dan hoseok sedang berjalan santai.terlihat nara berjalan sendiri menuju kantin.disisi lain ada mahasiswa yang sedang berlari sambil membawa minum,dan tidak sengaja mahasiswa tsb terpeleset.minum yang di bawanya pun meluncur menuju arah nara berdiri.dan yoongi pun meraih tangan nara,dan bukannya memeluk tapi nara malah di lempar ke semak2 oleh yoongi.
" hei kau pria pucat,brengsek!!kenapa kau melemparku ke semak2....?? "
Teriak nara memaki yoongi.
" terus apa aku harus memelukmu? "
" emmm....emmm....ya tidak begitu juga,paling enggak jangan kasar sama perempuan donk!! "
" masih untung aku tolong bukannya terima kasih!! "
" itu bukan menolong tapi kau hampir celakain aku."
Yoongi pun menghiraukan nara yang masih mengomel dan tetap pergi bersama hoseok.lalu di depan yoongi pun ada seorang pria berjalan menghampirinya.
" hei pria pucat yang seperti sugar, kenapa kau mendorongnya?? Kau mau cari masalah lagi denganku!!! "
Tutur jin dengan nada ketus.
" tidak,aku hanya menolongnya..."
ujar yoongi.
" menolong apaan kasar begitu?? "
" terus apa aku harus memeluknya??"
" dasar orang miskin gak tau aturan, kau gak pernah di ajari orang tuamu sopan santun dengan yang lebih tua hah!!!! "
" CUKUUUPPPP hyung hentikan, kau jangan menghinanya ketika kau tidak tau siapa dia!!!"
sentak hoseok.
" ohhh kau mulai berani membentakku hah!!! (sambil mendorong tubuh hoseok)siapa kau berani membentakku... "
sentak seokjin dengan nada penuh amarah.
" heii... Kau gak perlu mendorongnya seperti itu... "
yoongi pun membalas mendorong tubuh seokjin.karena yoongi gak suka seokjin berbuat kasar sama hoseok yg merupakan adiknya sendiri.
Dan akhirnya seokjin dan yoongi pun saling pukul dan bertengkar. Kemudian hoseok melerai mereka. Tapi malah dia terkena pukulan seokjin tepat di ulu hatinya ketika dia menghalangi kakaknya yg ingin memukul yoongi. Dan hoseok pun pingsan karena pukulan seokjin benar2 kuat saat memukul hoseok.
" Oppa apa tidak keterlaluan kau sampai memukul adikmu sendiri sampai jatuh pingsan??"
tanya nara dengan nada khawatirnya.
" Tapi aku tak sengaja memukul nya,dan itu salah dia sendiri kenapa dia harus jadi sok pahlawan menghalangi ku dan sok sokan melindungi pria pucat itu."
Yoongi yang tersentak kaget tidak percaya karena hoseok melindungi nya dari pukulan tapi malah membuatnya jatuh pingsan.Dan akhirnya dengan cepat yoongi membopong hoseok ke uks.yoongi sangat khawatir saat ini. Sudah hampir 3jam hoseok belum sadarkan diri. Tak lama hoseok pun terbangun dan melihat yoongi tertidur di kursi sebelah ranjangnya.
" hyung kamu tidak apa-apa?? "
tanya hoseok dengan nada rendahnya.
" aku yang seharusnya bertanya, apa kau tidak apa-apa?? "
" Dasar babo (bodoh) siapa yg menyuruh mu untuk melindungi ku memangnya kau anpanman,sampai harus jadi pahlawan!!! kalau gitu istirahatlah dulu. Setelah membaik aku akan mengantarmu pulang"
" hyung bolehkah aku minta tolong. Maukah malam ini kau menginap di rumahku? Aku takut nanti seokjin hyung pulang dan melampiaskan kemarahannya padaku... " Sebenarnya itu hanya alibi hoseok karena dia tidak mau di rumah sendiri.dia bahagia jika yoongi mau menemani nya di rumah jadi rumahnya tidak terasa sepi.
" ah baiklah kali ini aku akan menginap karena aku juga khawatir padamu takut kakakmu yang sinting itu menghajarmu lagi "
jawab yoongi ketus.dan masih di selimuti rasa kesalnya.
Sesampainya di rumah hoseok,yoongi mengobrol dan bersantai di kamar hoseok. Tak lama seokjin pun datang bersama jeon nara. Seokjin membawa nara kerumah. Mereka pun asik mengobrol di ruang tamu. Seokjin meninggalkan nara untuk membuatkan minuman.tidak biasanya seokjin membuat minuman sendiri biasanya ada maid yang membuatkannya ketika ada tamu. Ternyata seokjin mempunyai rencana dan meneteskan sesuatu ke minuman nara.tak lama seokjin pun keluar dari dapur dan membawa nampan yg berisi 2 gelas minuman.Setelah nara menghabiskan minumannya, seokjin pun mengajak nara untuk masuk ke kamarnya. Dan menyuruhnya menunggu seokjin yang sedang mandi.
Seokjin sengaja mengulur waktu mandinya sedikit lebih lama agar obat tsb bereaksi. Yah...ternyata seokjin telah mencampurkan obat perangsang ke dalam minuman nara.tanpa sadar nara pun merasa seperti kepanasan. Tubuhnya serasa gerah dan panas, ingin sekali dia menanggalkan semua pakaiannya.selesai mandi seokjin pun keluar hanya mengenakan handuk setengah badan.yang terikat di pinggulnya.Dia melihat nara kegerahan dan seperti gelisah.melihat itu seokjin langsung mengeluarkan smirknya.
" ada apa honey kamu terlihat kepanasan.?? " goda seokjin.
" Entah.. Apakah AC nya mati??? "
" tidak kok AC nya hidup,kalau masih panas lepas saja jaketmu.... "
Jin membantu melepaskan jaket nara. Dan jin pun menghembuskan nafasnya dekat leher nara.dia Ingin melihat apakah obatnya benar2 sudah bekerja. Ternyata dugaanya benar, nara meresponnya dengan menggeliatkan lehernya. Jin pun memulai rencana liciknya dengan berpura pura terpeleset ketika hendak bangun. Dan menyebabkan jin terjatuh dan menindih tubuh nara.
Jin yang tidak tahan melihat bibir merah nara akhirnya jin pun mengecup bibirnya sekilas. Dan nara pun meresponnya.melihat respon tsb Akhirnya dikecuplah bibir nara.
" ahhh oppa aku tidak tahan... Kenapa tubuhku seakan terasa terbakar. Benar benar geli oppa... Tapi ini aku benar benar tidak bisa menolaknya.. Ahhh teruskan oppa..."
" apa kau menikmatinya sayang, teruslah mendesah keluarkan semua kenikmatan yang kau rasakan. Jangan kau tahan nafsumu. "
" aahhh oppa ini benar benar nikmat... Aku sangat menikmatinya.. "
Nara terus mengigit bibirnya. Berupaya menahan nafsunya yg sudah memuncak.jin pun menanggalkan semua pakaian nara. Dan membuat nara bertelanjang bulat di depannya.
*adegan dewasa di skip*
Akhirnya keduanya pun tertidur karena lemas. Mereka berdua tertidur dalam keadaanidak telanjang yg terbalut selimut.mereka berdua benar benar menikmati malam ini.
" maaf sayang bila aku menyakitimu"
" tidak oppa kau sangat sexy dan menggairahkan aku sangat puas olehmu"
" Apa kau menikmatinya??"
" Eeummm..."
nara pun mengangguk kan kepalanya.
" Kajja mari kita tidur sekarang,jalja chagi...cup.."
jin mencium kening nara.
" Jalja oppa aku mencintaimu."
Mereka berdua tidur dalam keadaan naked dan saling berpelukan di bawah selimut tebal.dan menikmati indahnya malam yang penuh bintang.mendukung cuaca bagus malam ini untuk melakukan hal romantis dengan pasangan.
Hei dhinda fellicia here
Wait for another chapter, okay?
We will update soon.