Just A Dream

Just A Dream
pengalaman perkemahan Pramuka part 2



hari ketiga mereka kembali mengambil bambu


kebetulan pada hari itu adalah hari libur sehingga mereka cukup banyak yang ikut


sebelumnya mereka sudah memutuskan tempat pertemuan


saat mereka telah berkumpul Naomi dan teman temannya melanjutkan tujuan mereka


yaitu meminta bambu ke pemilik nya


awalnya mereka meminta bambu nya kepada seorang kakek yang dikenal oleh Naomi


sayangnya kakek tersebut tidak memberikan bambu nya


soalnya tempat bambu tersebut lumayan berbahaya dan juga sulit untuk didapatkan


tetapi kakek tersebut mengatakan kalo diantara mereka ada cowok baru kakek tersebut memberikan


akan tetapi Naomi dan teman teman nya hanya perempuan saja


sehingga mereka pun tidak jadi mengambil nya


setelah dari tempat kakek tersebut mereka pindah tempat


yaitu ke rumah salah satu kerabat nya Naomi


disana mereka


namun kejadian yang tak diduga terjadi


dimana pemilik bambu tersebut marah


karena sebelum Naomi dan teman temannya datang


ada murid sekolah yang sama dengan Naomi meminta bambunya


dan pemilik bambu tersebut mengatakan bahwa mereka hanya dapat mengambil 3 bambu saja


dan murid tersebut mengatakan iya terhadap pemilik nya


setelah selesai ternyata murid tersebut mengambil begitu banyak bambu sehingga pemilik nya marah besar


oleh sebab itulah Naomi dan teman temannya ikut dimarahi (sebenarnya sih bukan dimarahin tetapi diceramahi dengan kata kata yang cukup menusuk )


namun karena Naomi kerabatnya


pemilik bambu tersebut memberikan bambu miliknya


kebetulan murid yang kemarin meninggal kan beberapa bambu yang mereka ambil


sehingga pemilik nya menyuruh agar Naomi dan teman temannya mengambil bambu yang


itu saja


tanpa membantah lagi Naomi dan teman temannya pun mengucapkan terimakasih terhadap pemilik bambu


mereka tidak memikirkan murid yang kemarin


soalnya pemilik nya telah memberikan pembelaan terhadap Naomi dan temannya


Naomi dan teman temannya mengangkat bambu tersebut dan mengantarkan nya ke sekolah


saat di perjalanan mereka berbicara dan tertawa bersama


sesampainya di sekolah mereka kesulitan untuk masuk kedalam soalnya gerbang masuk ditutup


setelah mereka meminta kunci terhadap penjaga sekolah


akhirnya mereka dapat masuk


akan tetapi mereka memiliki masalah kembali


mereka tidak dapat membuka kelas dan memasukkan bambu tersebut


kemudian Naomi dan teman temannya beristirahat dan memikirkan cara untuk memasukkan bambu tersebut


dan pada akhirnya Naomi dan teman temannya memiliki ide


mereka memiliki untuk membelah bambu terlebih dahulu dan memasukkan nya dari ventilasi kelas


setelah selesai mereka berusaha memasukkan bambu yang masih utuh untuk dijadikan gapura


namun mereka tidak dapat memasukkan nya


akan tetapi saat mereka bekerja


ternyata kelas disebelah mereka mendapatkan kunci kelas


dan pada akhirnya mereka menemukan ide dan memberanikan diri untuk meminta kunci kelas mereka


tidak lama kemudian mereka mendapatkan kunci. Mereka kembali merapikan kelas yang tadi berantakan karena bambu


saat mereka merapikan kelas mereka mengambil beberapa foto untuk dijadikan momen


setelah mereka menyelesaikan pekerjaan mereka masing masing


mereka kembali ke rumah mereka dan


beristirahat.....


ikuti kisah selanjutnya yah 😊


akan ada cerita menarik


kelanjutan dari cerita ini


part 3 nya


nanti akan ada cerita dimana mereka mencari ban untuk api unggun dan juga mencari bambu...


jangan sampe ketinggalan yahhh


jangan lupa juga untuk like share coment and vote author agar aku dapat lebih giat untuk melanjutkan novel nya


dan dapat memperbaiki kesalahan kesalahan


yang ada di dalam novel ini... 😊😊😍😍