
Milan pov
Gua harus bilangin temen' biar pada siaga. Gua pun berlali memasuki mobil dan langsung menuju ruang rahasia serta memencet tombol kuning guna untuk memanggil semuanya kesini dan melakukan rapat dadakan.
End milan pov-
"Kenapa lan?!"tanya nathan dan anneth yg masuk berbarengan, "tunggu semua disini dan gua baru cerita"ucap milan. Beberapa detik kemudian semuapun hadir tetapi ada satu yg kurang yaitu yuki, "yuki mana?" Tanya milan "lah iya yuki mana?"tanya anneth, "gawat kita harus mencari yuki sekarang juga!"seru milan. "Baik!"ucap semua dgn kompak
Anneth pov
Huh...untung saja milan tdk mengintrogasi gua kl diintrogasi knp bisa bareng nathan kesini huh~ malu gua
End anneth pov-
Beberapa menit yg lalu~
Anneth terbangun karna ingin buang air dan saat anneth buka mata tiba' ia melihat sosok bayangan hitam yg lewat dgn sanfat cepat "hah?syp tuh?cepet banget!"ucap anneth pelan dan tanpa pikir panjang pun anneth langsung mengejar bayangan tersebut saat anneth ingin turun dari mobil celana tidur dia tersangkut dipintu mobil dan annethpun terjatuh lalu tiba' ada yg menangkat anneth dengan sangat lembut dan orang itu adalah nathan. "Lu gpp neth?"tanya nathan khawatir kepada anneth, anneth pun terdiam sambil memandangi wajah nathan "kok nathan jadi cakep gini ya?(batin anneth)"
"Neth?woy?lu gppkan?mau gua anterin ke ruang pengobatan?"tanya nathan khawatir "eh gua gpp kok cuma kaget aj tiba'muncul muka lu yg super duper bikin jantungan" ucap anneth "ih parabett gua cakep gini juga"ucap nathan
nathan pov
"lah ini anneth?kok jd cakep sii?beda banget kalo dia lg nyariin kacanya" gumam nathan, guapun langsung membantunya berdiri sehabis dia bilang gpp.
end nathan pov~
"yaudah masuk dlu tiduran nanti gua bantu obatin"ucap nathan "hm..yauda" balas anneth singkat
merekapun masuk kedalam mobil dan nathan membaringkan anneth di sofa dekat meja makan lalu nathanpun pergi mengambil kotak p3k. setelah nathan mengambilnya diapun langsung mengoleskan krim untuk meredakan sakit keseleo kepada kaki anneth.
"sakit ga neth?"ucap nathan sambil tetap fokus kepada kaki anneth "uda engga kok"ucap anneth.
kok dia makin cakep ya kalo lg fokus
gumamku.
end anneth pov
"lu sakit ya neth?kok muka lu merah gitu?"tanya nathan "eng..engga kok gua g sakit cuma gerah doang"ucap anneth sambil menutupi mukanya
nathanpun pergi lg dan ternyata dia membawakan kipas mini untuk anneth
nathan pov~
mending gua ambilin kipas buat anneth deh kasian dia kegerahan ampe merah mukannya. nathan pun berjalan ke gudang mini untuk mencari kipas mini buat anneth sesampainya digudang nathan melihat sekilas bayangan hitam berlari sangat cepat nathan mengira hanya halusinasi saja. nathan pun menemukan kipas mininya dan segera kembali ketempat anneth "nih kipasnya muka lu uda kek tomat tau ga"ucap gua sambil gua kasih kipas mininya dan tiba' jantung gua berdetak sangat kencang.
end nathan pov~
"lu kepanasan ya than?"tanya anneth
"ga kok cuma gerah doang wkwk" jawab nathan sambil tersenyum "sama aja bodoh"balas anneth
merekapun bersenda gurau dgn senang
lalu ada bunyi notifikasi yg menandakan untuk segera ke ruang rapat darurat.
merekapun kesana berbarengan.
-----------------------------------ha teman-teman maaf ya kemarin author g update novelnya karna kemarin author sibuk.