
"hoaaam,aku tidur nyenyak"Baekhyun
Baekhyun terbangun,ia duduk di sisi ranjang, mengikat rambut nya acak
Berjalan menuju balkon , menghirup udara sejuk pagi hari dan di suguhkan pemandangan pantai yang indah
"Aku tak menyesal datang ke sini"Baekhyun
"Baek kau sudah bangun ya"sinb mendudukkan dirinya sambil mengucek matanya
"Aku bangun lebih pagi karena ingin menikmati udara sejuk"Baekhyun
"Yasudah aku akan ke kamar mandi dulu setelah itu turun ke bawah untuk sarapan,kamu duluan saja"sinb
"Baiklah aku duluan"Baekhyun
.
.
.
"Selamat pagi semua"Baekhyun
"Pagi"Luhan
"Dimana sinb"taehyung
"Dia akan menyusul"Baekhyun
"Cuaca di luar sedang tak baik"ucap Chanyeol yang baru saja kembali dari luar
"Kenapa?"Baekhyun
"Seperti nya akan turun hujan"chanyeol
Duar
Suara petir sangat keras membuat Baekhyun takut dan memeluk tubuh chanyeol yang sedang berada di samping nya
Ya Baekhyun sangat takut petir
"Tentang,aku disini"chanyeol
"Aku takut petir"Baekhyun
"Kenapa malah chanyeol yang di peluk, kenapa bukan aku"batin Sehun
"sekarang sudah tidak ada petir"chanyeol
"Lihat sekarang hujan"kyungso
"Kita tak bisa bermain di pantai"Luhan
"Kita lanjutin aja cerita kemarin gimana?"kai
"Boleh tuh"kyungso
"Yang mana"Luhan
"Yang chanbaek"kai
.
.
.
"Jadi setelah itu chanhyun suka datang ke pasar buat ketemu sama baekki"kai
Flashback
"Suatu kehormatan bagi saya karena Anda datang ke rumah saya"taeyon
"Bagaimana hasil penjualan nya"chanhyun
"Lumayan,oh iya apa perlu saya ambilkan minum"taeyon
"Baekki tolong ambilkan minum"teriak taeyon
"Sebentar Bu"baekki
Baekki keluar dari rumah nya , membawa nampan
"Ini minum nya"Baekki
Chanhyun bukan fokus pada minum nya,tapi malah pada baekki. Chanhyun melihat baekki tanpa berkedip
...
...
"Anda melihat apa "baekki
"Baekki kau tak boleh bertanya seperti itu"bisik taeyon
"Ma-maaf saya lancang"baekki
Bukan nya menjawab chanhyun malah tetap melihat baekki
"Maaf"baekki
"Anda berbicara sesuatu"baekki
"e-eoh tidak"chanhyun
"Maaf,bisa saya mengajak putri anda keluar sebentar"chanhyun
"Ta-tapi"baekki
"Ikut saja"bisik taeyon
"Tentu boleh tuan"taeyon
"Mari"chanhyun
.
.
.
"Saya akan di bawa kemana tuan"baekki
"Kita akan berjalan-jalan sebentar"
"Oh iya jangan panggil saya tuan panggil saya chanie"chanhyun
"Ma-maaf,tapi itu terdengar tak sopan"baekki
"Tak apa,asal jangan tunjukkan itu di hadapan orang lain"chanhyun
"Tak apa?"baekki
"Hmm"chanhyun
"Baiklah, chanie"baekki
"Oh iya ,aku baru melihat mu kemarin,kau orang baru?,tapi ibumu orang lama"chanhyun
"Aku lahir di negeri ini dan di rumah ku Sekarang"baekki
"Tapi aku tak pernah melihat mu"chanhyun
"Aku baru bisa keluar kemarin, melihat indah nya dunia dan melihat lingkungan setelah 3 tahu dikurung di rumah"baekki
"Kenapa"chanhyun
"Ibu ku tak mengizinkan ku keluar, terakhir kali aku keluar saat umur ku 17 tapi sekarang umur ku sudah 20 tahun"baekki
"Tapi semua gadis disini keluar rumah walaupun masih kecil"chanhyun
"Rahasia"baekki
.
.
.
"Apa-apaan kau ini"Ryeowook
"Ada apa ayah, kenapa kau tiba-tiba memarahi ku"chanhyun
"Kau membuat malu ayah dan ibu mu ini"Ryeowook
"Aku benar-benar tak mengerti"chanhyun
"Kau pergi bersama anak dari pedagang kain ,kau tau ini akan menjadi aib untuk kerajaan ini di mata kerajaan lain"bentak Ryeowook
"Ayah tau?"chanhyun
"Aku tau semua nya"Ryeowook
"Apa kata orang jika mereka tau"Ryeowook
"Prajurit cepat kalian bawa gadis itu kesini"titah Ryeowook
"Jangan ayah"chanhyun
"Kau tak bisa menahan nya"Ryeowook
"Aku mohon Aya jangan,dia baru saja bisa keluar rumah kemarin"chanhyun
"Apa urusannya dengan ku"ucap Ryeowook lalu pergi
.
.
.
"Lepaskan aku hiks"
Tidak, chanhyun kenal betul suara itu, suara dari gadis yang ia cintai
Chanhyun menoleh ke belakang,ia terkejut karena satu orang prajurit datang dengan tangan nya menjambak rambut baekki dan menyeret baekki
Ingin sekali chanhyun membunuh prajurit itu
Prajurit itu mendorong Baekhyun hingga tersungkur