
"mengapa kau malakukan itu, eh rahasia yah sudah kita masuk,baik lah"
"mengapa sikap Zenya seperti ini haa semoga saja tidak terjadi apa-apa"
"Zenya.Syan kalian belum masuk,haa Xexqi kau,oh jadi kau yang akan mengajar kami,Iyah yang mulia,yasudah kita masuk yuk,ehm"
"hai aku wali kelas baru kalian nama ku [Xexqi Ryuan Zenith] sampai kalian lulus saya akan mengajar kalian"
"hoamm... emm haa bosan sekali hari ini haa *tidur*,ehm..., baik jadi in- (eh kalian kalo mau pacaran di luar apa)"
..."Istirahat makan siang"...
"Syan...,eh iyh kenapa,ini ibu membawakan makan untuk mu,haa ak- baik lah,kalau begitu boleh aku gabung, terserah kau lah"
"eh Xexqi kau belum memikirkan seseorang untuk menjadi pendamping mu, eh soal itu aku akan mencari pendamping ku saat kalian sudah lulus,mengapa memang ny, eh karna aku ingin saja"
"eh sebaik ny kau mencari pendamping secepat nya karna para bangsawan lain sudah memiliki pendamping, haa kalau begitu kau saja yang mencarikan nya untuk ku,baik lah akan ku Carikan untuk mu"
..."Pulang sekolah"...
"Hha---,Kak Xexqi ini ada surat, dari siapa ,dari keluarga bangsawan Vecfhia,ho--- ba-,coba ku lihat ehh-ohh-haaa akhirnya kau sudah memiliki pendamping, apa kata mu [Halo Yang mulia pangeran Xexqi Ryuan Zenith saya ingin anda dan putri saya bertunangan] salam keluarga Vecfhia"
"apa apaan ini,sudah akan ku periksa dia seperti apa dia kan akan datang besok. besok kan kau ada urusan biar ku urus tentang anak itu oh iyh aku dengar-dengar dia lebih muda dari ku, memangny seperti apa dia"
"anak ke dua keluarga Vecfhia [Dyana Seyoan Vecfhia usia nya 17 tahun] dan aku dengar-dengar dia baru saja berumur 17 beberapa Rapa Minggu lalu"
"apah aku tidak ingin memiliki pendamping Yang lebih Buda sari ku, tapi dia itu cantik.manis.pandai.dan etika ny itu uhh aku iri sekali,itu kan menurut mu"
..."keesokan harinya"...
"haa ini kerajaan Zenith indah sekali,(Tuan Vecfhia dan putri nya telah memasuki ruangan),haa senang bertemu dengan yang mulia tuan putri Syanna saya Dyana Seyoan Vecfhia"
"kalau begitu Dyana mau kah kamu melihat lihat istana kerajaan Zenith,haa tentu saja"
"nah Dyana ini adalah taman bunga istana ini dan aku ingin mengajak mu ketempat yang istimewa, haa apa ituh, yasudah yuk"
"Baik aku masuk Xex..qi,haa Kak Xexqi,ey Syan kau-- haa kau pasti Dyana Seyoan Vecfhia,eh ha-hai aku Dyana Seyoan Vecfhia,ha kak Syanna ada Pangeran Zenya,Ha dia sedang apa di sinih ehh Oli tolong urusi dia,baik"
"Kalo begitu Dyana mari kita kembali keruang tamu, eh. biak lah,*tap tap*"
..."sesampainya di ruang tamu"...
"hey Zenya kau sedang apa di sinih,aku hanya ingin mengunjungi mu,iyh jangan sekarang dong,baik kalau begitu aku akan pulang,eh maksud ku,kan,kalau begitu aku ingin mengunjungi Kak Xexqi"
"oh dia ada di ruang nya masuk saja , baik kalau ada sesuatu bilang saja yah,iyh iyh Sanah pergi baik lah Dyana mari kita lihat lihat lagi,baik kak"
"kak Xexqi, ada apa ini eh kau rupanya Zenya ,begini orang tua ku sudah memutuskan tanggal pernikahan kita,apaaaahhhhh tanggal pernikahan,iyha orang tua ku sudah memutuskan tanggal nya,memang ny tanggal berapa"
"tidak apa-apa ada waktu 1 tahun lagi, ah baik lah kalau begitu aku akan bicara Rakan dengan orang tua kami, baik kalau sudah di putus kan segera beritahu aku yah,baik lah"
"haa Dyana kakak mu seperti apa, eh kakak ku dia, dia bernama [Zyji Seyoan Vecfhia berusia 18] kan kan, iyh tapi di banding kan dengan kak Syanna di lebih mudah dari pada anda"
"ehh iyh juga ku kira dia berusia lebih dari ku"
..."Bersambung..."...