Help From The System

Help From The System
001



“lagi lagi diusir, aku tidak tahu seberapa kejam dunia ini!” gerutu Alex sambil berbicara menatap ke langit yang malam.


.


Alex satria pemuda berumur 18 tahun yang pagi tadi baru saja dikeluarkan dari SMA nya karena telat bayar SPP selama 6 bulan lamanya, tidak hanya dikeluarkan dari sekolah kini ia diusir dari kontrakannya karena tidak bayar selama 3 bulan,


sebenarnya Alex dulunya adalah orang kaya karena ibunya sakit saluran di rumah sakit, akhirnya ayah menjual seluruh saham miliknya demi mengobati ibu, pada saat semua harta telah terjual dan digunakan, tiba tiba ada kabar bahwa ibu telah meninggal dunia sekitar 1 tahun lalu, hal itu membuat hati ayah terguncang dan ia jatuh sakit, 2 harinya lagi ia dikabarkan meninggal dunia dan menyusul istrinya di alam lain,


setelah mengetahui kabar kedua orang tuanya, Alex syok berat dan sempat putus asa, tetapi perlahan ia menenangkan dirinya sendiri, 1 tahun ia hidup dalam kesulitan dan sampailah sekarang.


.


‘hari sudah malam dan aku sangat lapar, uangku juga tinggal 20.000!’ gumam batin Alex


akhirnya ia melanjutkan perjalanan dengan menatap langit malam dengan wajah keputu asaan,


saat dijalan ia menemukan gerobak mang Ujang yang menjual nasi goreng murah meriah, tanpa pikir panjang ia langsung menghampiri dan membelinya,


“bang nasi goreng 1”


“siapp”


beberapa menit telah berlalu kini Alex tengah memakan nasi goreng itu, dan juga ditemani oleh pak Ujang, pemilik gerobak nasi goreng itu,


“dekk mau kemana!!” tanya pak Ujang,


sontak Alex langsung batuk dan meminum airnya dengan segera,


“kok bapak tanya gitu!!” tanya balik


“jam segini biasanya bapak udah pulang ehh tiba tiba den datang, mana lesu banget tadi!”


“saya gak tau mau kemana pak, mungkin saya jalan jalan malam ini” sambil tertawa kecil walaupun itu tidak lucu sama sekali


“kalau begitu bagaimana kalau ngontrak di rumah bapak!!” tanya pak Ujang sambil menawarkan niat baiknya


dan sekali lagi Alex terkejut dengan apa yang dikatakan pak Ujang, dalam pikirannya ini baru pertama kali bertemu dan pak Ujang juga tahu kalau aku tidak punya uang, lalu apa yang bisa kulakukan untuknya. begitulah kira kira hal yang dipikirkan Alex sekarang


“maaf pak bukannya gak mau, tapi saya gak punya apa apa untuk menggantinya!” jawab Alex dengan sedikit merasa tidak enak


“kalau begitu anggap saja sebagai pinjaman, kalau kamu sudah punya uang baru kamu membayarnya ke bapak!!”


sontak perkataan pak Ujang membuat hati Alex bergetar, bukan karena tawarannya melainkan kebaikan hati yang dimiliki oleh pak Ujang,


‘sial ternyata masih ada orang sebaik pak Ujang di dunia ini’ gumam batin Alex yang diikuti keluarnya setetes air mata


“loh, kenapa nangis” tanya pak Ujang dengan penasaran dan kaget


“enggak pak, saya cuma ingin berterima kasih saja sama pak Ujang. baiklah kalau begitu saya terima tawaran bapak”


“ya baguslah, kalau begitu mari kita pulang”


setelah membersihkan gerobaknya, mereka berdua bersama mendorong gerobak dan bercerita cerita


ternyata pak Ujang sama sekali tidak memiliki istri yang berarti juga tidak memiliki anak, dan itu Alex maklumi kalau dia sangat baik kepada dirinya nanti, tak lupa juga mereka menceritakan hal hal lucu sambil mendorong gerobak


tapi kebahagian mereka tak berlangsung lama karena tiba tiba Alex merasakan hembusan angin yang berbeda dari biasanya, biasanya ia hanya merasakan dingin tapi sekarang tubuhnya menggigil bahkan bulu kuduknya merinding, tanpa ragu ia menoleh kebelakang dan...


tepat ia menoleh kebelakang ada 1 orang yang membawa pedang dan berlari begitu cepat dan menusuk langsung jantung pak Ujang dengan katana yang orang itu bawa


sontak pak Ujang langsung mengeluarkan seteguk darah dan langsung terjatuh kedepan dan mengenai gerobaknya, gerobaknya langsung maju sendiri dan pak Ujang langsung terjatuh kedepan,


setelah sadar dari lamunannya Alex langsung menoleh kembali dan melihat pak Ujang yang sudah berlumuran darah di jalan, Alex langsung menemui pak Ujang dan menangis sekencang kencangnya,


“pa--pak UJAANGGG” teriak Alex yang bahkan burung burung pun merasa terganggu dan pergi


“Misi berhasil bos!” ucap orang yang membunuh itu seraya menelpon seseorang


“be--beraninya kauuuu!!!!!!” Alex langsung marah dan berteriak ke arah orang berjubah hitam itu,


“apa saya perlu membunuh satu orang lagi bos, supaya kita tidak meninggalkan jejak!” tanya orang berjubah itu


“lakukanlah yan!” suara dingin dan mematikan keluar dari speaker orang berjubah itu, dan ternyata nama orang berjubah itu adalah Riyan dan bosnya belum diketahui


tanpa pikir pikir Alex langsung berlari untuk memukul Riyan tetapi karena ia dikendalikan emosi dan tidak ahli dalam bela diri, ia mungkin hanya mengantarkan kematiannya, saat sudah dekat Riyan mengangkat tangan kanannya dan dan langsung memukul bahu Alex dengan sangat kuat


BUUKK


suara tepukan siku Riyan dan sedikit suara retakan tulang bahu Alex terdengar bahkan oleh Riyan sendiri dan


BUUKK


Alex terjatuh dan ia berteriak sekeras kerasnya karena kesakitan di bahunya setelah terjatuh Riyan langsung menendang Alex yang menyebabkan Alex terlempar beberapa meter, dan saat terlempar ia juga mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya, dan dipastikan ia telah 'mati'


setelah mengetahui kalau Alex mati Riyan langsung menyembunyikan mayat pak Ujang dan membersihkan TKP dan langsung pergi ke arah barat


( Riyan tau kalau Alex mati karena Riyan tidak lagi mendengar suara napas Alex yang dipastikan kalau Alex telah mati )


tapi dengan sedikit kekuatan tetakdanya, Alex membuka matanya dengan Navas yang terengah engah, yang pertama kali ia lihat Adalah gambar laba laba berwarna merah hitam di belakang jubah Riyan,


'siall, jika saja aku lebih kuat aku akan mencari kalian dan membunuh kalian secara sadis!' gumam batin Alex dengan penuh tekad walaupun nyawanya sudah berada di ujung tanduk,


dan perlahan lahan Alex menutup matanya dan 100% ia sudah mati...




note :



1. tanda baca ( “ ) percakapan. ( ' ) batin atau dalam hati. ( nama ) pesan chat.



2. maaf kalo dialog actionnya memakan alur, karna saya lagi mood bikin pertarungan smoot, mungkin kedepannya gak akan memakan alur 😅😅



3. kalo mau kasih saran komen lah, kalo gak suka ya gak usah baca, kalo mau kritik bisa tambahin saran biar kritikannya agak mudah dicerna oleh otak author yang kecil ini 😅😅