
||TAMAN BERMAIN PT.2
Kita berempat pun naik ke wahana Roller coaster .
"jika bukan karna diejek Alice , mana mungkin aku mau naik wahana ini , mana tunjakannya tinggi banget lagi" batin Chichi dalam hati .
Chichi emang ketakutan tapi ia tak mau memperlihatkannya pada Mereka bertiga. Naikk naikk semakin naikk semakin tinggi dan semakin dekat pula dengan jurang turun yang menanti mereka, saat kereta Roller coaster dengan kencang menuju ke bawah semua orang teriak termasuk Chichi .
"Aaaaa Rasanya aku mau matii!!!Tolong akuuu!!Aku tak mau mati!!" kata Chichi sambil teriak , mereka bertiga pun ketawa mendengar jeritan Chichi.
Wahana Roller coaster pun selesai dan berhenti , merekapun turun...
"hahaha apakah kau mendengar jeritan itu?Dia bilang akan dia akan mati!padahal itu hanya wahana hahahaha lucu sekali! " ledek Alvaro
"iyaa aku mendengarnya hahaha mungkin tidak hanya kita yang ketawa tadi" ledek Alex
"hahaha perutku sakit mendengar itu" ledek Alice .
"Kalian semua jangan menertawakan ku dong! Kalian ini masih temanku tidak!!" kataku sebal
"iya iyaa kami salah, maaf hahaha" Kata Alex
"ya jangan ketawa lagii!! kau tidak tulus meminta maaf!" kataku
"Iya kami salah , maaf dehh. jangan marah oke?" kata Alvaro
"Humph! salah kalian sendiri" kataku .
"main apalagi nih?" tanya Alex
"main perahu ayun aja gimana" tanya Alice
"SETUJU!!!" jawab Alex dan Alvaro.
"Apakah kalian sungguh ingin membunuhku?!Wah kalian kejam sekali! kalian saja yang naik aku ngga naik!" kataku
"jadi apakah kau akan berdiri disini sambil menunggu kami?" tanya Alvaro.
"ya enggak lah , aku akan berkeliling " kataku.
"jadi kau tak ingin naik nih?" tanya Alvaro
"Iyaa" jawabku .
"mengapa mereka menatap ku? Pandangan mereka dan senyum mereka seram sekali " batinku .
"Kenapa kalian menatapku ? apa ada yang salah ?" tanyaku .
"kau mau naik tidak?" tanya Alice
"kubilang tidak ya tidak!jangan coba coba memaksaku lagi ya!" jawabku.
"Oke kalau gitu, Alvaro.. rencana kitaa hehe" kata Alice sambil mengisyaratkan rencana mereka .
Aku hanya bingung dan tiba tiba .. Alvaro menggendongku Dan bilang
"kau tetap harus ikut mainnn haha" kata Alvaro
"Aaaa!ini pemaksaan! lepaskan akuuu!!" kataku sembari memaksa melepaskan diri.
"jangan bergerak lagi! atau mau pakai cara yang lain" kata Alvaro sambil senyum menyeringai .
karna melihat senyuman yang seram itu akupun berhenti memberontak lagi
"Ah..Tidak tidak aku akan diam hehe" kataku .
kitapun naik ke Perahu ayun dan yapp lagi lagi aku menjerit yang sangat memalukan itu lagi , Dan sudah kuduga mereka akan menertawai ku lagii
"mereka sungguh tak punya hati nurani!" kataku dalam hati .
kitapun melanjutkan berkeliling hingga akhirnya hari sudah akan gelap aja. Kita berempat menuju wahana terakhir yang ingin ku naiki yaitu bianglala . yah Aku tau meskipun ini untuk pasangan ,Tapi apa salahnya naik ini.
"Naik bianglala yuk!" Ajakku
"kalo malam gini yang naik itu kebanyakan pasangan chi , emang kamu punya pacar?" tanya Alice.
"Ngga punya sih tapi apa salahnya kita naik?Aku ingin naik wahana itu" kataku
"udahlah, ikutin aja kata Anak kecil yang malang ini , nanti nangis kalian mau tanggung jawab? " Kata Alvaro sambil mengelus kepalaku .
"siapa yang kau bilang anak kecil!! Aku bukan anak kecil!" kataku
" hahaha,yaudah yukk naik!!" Kata Alvaro
"yeayy yuk!!" kataku senang.