
"Lu salah liv! dia masih ada perasaan samalu!" saut Bella.
"Dia tiap hari nanya ke gue! gimana hari hari lu!,makanya gue sering nanya ke elu gimana hari hari lu!" tambah Bella.
"Percuma,karna gue sekarang udah bener bener lupain perasaan gue ke dia."
"Terserah lu deh!,gue duluan,pacar gue udah tungguin," pamit Alvira.
"Gue juga duluan."
Olivia menangis setelah teman temannya keluar.
"Kenapa harus gini? gue kenapa ga terima,waktu dia ngajak gue balikan!,lagi pulakan Vanessa sudah dipenjara.." batin Olivia
"Gue gaboleh rapuh gini! gue kuat kok!" Olivia menyemangati dirinya sendiri.
Ia keluar dari kelasnya dan pergi ke restoran,ia sekarang berkerja paruh waktu,ia berisnisiatif untuk mandiri,padahal papanya tidak merasa keberatan.
***
Sesampainya di Restoran
Olivia turun dari motornya lalu masuk kedalam Restoran tersebut.
"Olivia,kamu telat terus akhir akhir ini? ada masalah ya? ceritalah," seru Daniel,Daniel itu salah satu pelayan juga di Restoran ini.
"Engga,cuman memang lagi sibuk aja," kata Olivia.
"Sibuk apalu? haha."
"Sibuk ngehalu," canda Olivia,Daniel tertawa singkat lalu lanjut bekerja.
***
Sementara itu Arga sedang dibandara,ia berniat untuk menemani mamanya,karna mamanya sendirian dirumah,tak ada yang menghibur mamanya.
"Ar?lu ga mau balikan sama Olivia?" tanya Nathan.
"Mau aja,tapi ya ga tau dianya gimana," jawab Arga tanpa mengubah pandangannya.
"Dia mau kok kayaknya,haha.Tadi cewe gue sempet ceramahin dia juga wkwk," ujar Nathan.
"Jangan buat dia nangis,itu aja pesan gue."
"Nahh kalau lu ga mau dia nangis..,ya ajak dia balikann," suruh Nathan.
"Ya kalau dia ga mau gimana?" tanya Arga.
"Pasti mau."
"Gue udah berusaha.. tapi berkali kali dia tolak,gue harus gimana?" jelas Arga.
"Ya berusaha lagi!" seru Nathan.
"Kenzo kemana?" tanya Arga.
"Jalan sama ceweknya kayaknya," ujar Nathan.
Arga mengangguk saja.
***
"Dan,gue boleh kerja setengah hari aja gak ya?" tanya Olivia.
"Ya mana gue tau,coba tanya sama bu mawar nanti,soalnya katanya dia mau datang hari ini."
"Ohh,iya iya."
"Kenapa memangnya lu?" tanya Daniel.
"Gatau..,gue ga bisa konsentrasi hari ini,ga tau kenapa."
"Istirahat aja dulu baru nanti lanjut lagi kalau capek," pesan Daniel.
"Iya,yaudah aku duluan ya," pamit Olivia.
Tak lama setelah itu ponsel Olivia berdering,Olivia langsung melihatnya.
ternyata itu adalah Arga.
Arga
O**livia kan?
Masih nomor yang sama?
Gapapa,cuman mau ngajak kamu ketemuan ajasih.
Hah? kapan?
Hari ini aja,bisa gak?
Hari ini ya? aku ga bisa kalau hari ini,maafya
Yasudahlah lusa bisa?
Gak tau,aku usahain bisa deh ya
Iya,btw kamu lagi apa?
Kerja
Lalu Olivia mempertimbangkan,apakah dia harus pergi menemui Arga atau tidak.
***
Alvira POV
"Ken? apa kita engga rencanain sesuatu aja? biar Arga sama Olivia ketemu?" tanya Alvira.
"Hm,terserah kamu aja sih,aku ikut aja," jawab Kenzo tanpa mengalihkan pandangannya.
"Ih? kok gitu? kan Arga sahabat kamuu," ujar Alvira.
"Iya tau...,tapi sahabat tu bukan berarti berhak mencampuri urusannya," jelas Kenzo serius.
"Terserah deh," balas Alvira.
***
Dua hari sudah berlalu,Olivia benar benar tak datang ketempat yang sudah ia dan Arga tentukan.Baginya lebih baik tidak usah menemui Arga terlebih dahulu.
"Nak,kamu tuh loh,jahat banget sama Arga,mau gimanapun dia..,dia itu juga orang yang pernah buat kamu bahagiaa."
"Aku memang lagi ga mood buat ketemu sama orang ma..," jelas Olivia.
"Bisa ya gituh? aneh aneh aja kamu,cepat cepat selesain masalahmu itu loh ya."
"Iya,yaudah ma,Oliv pergi kerja dulu," pamit Olivia.
"Iya,hati hati dijalan," nasihat mama.
***
Olivia berjalan kaki saja,karna ia juga ingin berolahraga,namun siapa sangka? dijalan ia bertemu dengan Arga.
"Arga?"
"Hai?kenapa kamu ga datang kemarin?" tanya Arga.
"Waktu itu lagi ga enak badan," bohong Olivia.
"Ohh,yaudah deh kalau gitu,kita gantiin jadi hari ini aja ya."
Olivia mau tak mau harus naik kedalam mobil Arga,mereka pergi ke Restoran tempat Olivia kerja saja,biar cepat katanya.
Didalam Restoran
Mereka duduk didekat jendela,katanya biar enak aja.
"Olivia..,gue sebenernya masih sa--," ucapan Arga terpotong karna suara Olivia.
"Ar?Maaf ya waktu itu putusin kamu.. karna aku ga mau kamu tu dilukai sama Vanessa.Tapi sekarang udah kebukti kalau ternyata Vanessa itu Psikopat," maaf Olivia.
"Iya tau kok,sekarang giliran gue yang ngomong ya.Jujur.. sampai sekarang gue masih sayang sama lu,lu mau kita buka lembaran baru lagi? seakan akan ini semua ga pernah terjadi dan kita mulai hidup bahagia,Lu mau jadi istri gue?" ungkap Arga dengan wajah yang serius.
Olivia hanya terdiam tak ingin berbicara.
*The End*
Terima kasih yang sudah bacani Novel..,gue seneng kalo Novel gue yang ini bisa bikin kalian seneng.
Novel yang ini ga bakalan ada bonus partnyaš biar kalian penasaran aja wkwk,tebak sendiri deh.. Olivia mau atau engga hehe.
Maaf juga ya kalau judul "Fall In Love With Ketos" ini ga cocok atau ga nyambung sama jalan ceritanya..,maafin aja yaa wkwk.Ini sebenernya pertama kali gue nulis..,ini tu cerita yang pertama kali gue buat,makanya kayak rada rada ga nyambung gituh wkwk.
Silakan hujat saya HAHAHAHAHAHA.Gue pamit yaaa,jangan lupa voteš¤£