Fack Girl VS Played

Fack Girl VS Played
****************PDKT***************



****************PDKT***************


Sikap Jesika yang sangat lembut kepada Hersa membuat hersa semakin menyukai Jesica


Hersa... Hersa...


Ya Jes


Hmmm Apakah kita bisa pergi ngedet nanti


Tentu saja bisa, kalau begitu aku akan Menjemput jam 7 tepat oke.


Baiklah aku akan menunggumu


Arta dan Dinda kalian harus membantu aku Karna ini adalah keadaan yang sangat-sangat Genting


kenala Jes.. ada yang ganggu elo ya atau ada Yang neror elo


Ya enggak lah gue mau ngedet sama Hersa Jadi kalian berdua harus bantuin aku.


Ya ela gue kirain apaan


Ya udah nanti kita akan bantuin elo kok Tenang aja❗


Oke makasih Beb


Setelah itu mereka pun pergi ke rumah Jes Untuk membatu Jes berdandan


"'Yang ini bagus gak woi"


"Gak terlalu norak"


"Yang ini"


"Terlalu tua"


'Yang ini"


"Terlalu culun"


"Yang ini"


'Bagus"


Oke gue tinggal nunggu Hersa datang jemput Gue.


Jes...Hersa sudah datang tu


Kok gue dek-dekan ya


Serasa ingin menjadi Ironmen


Hai Hersa.


Wow lo sangat cantik jes(Bergumang dalam Hati)


Cantik


Oke Lets Go


Oke.


Setelah sampai di cafe Hersa dan jesika pun Menikmati makan yang ada di meja mereka Dengan tatapan yang bahagia


Sa... lo rasa gak sih kalok kita cocok


Gue rasa sih biasa aja emang napa ya Jes?


Ih Hersa gak peka sih ❗


Jes... Jes... mau kemana?


Mau pergi, gak usah ikutin gue


Ih ya udah deh kalau begitu


Apa aku terlalu keterlaluan ya pada Jesika


Ya sudahlah aku susulin aja dia


Jesika yang kesal langsung pergi Meninggalkan Hersa sendirian tetapi dia tidak Tau bahwa ada bahaya yang akan Menyerangnya


Jes...Jes... awas ada mobil di depanmu


Ah... tolong


Hersa yang sigap langsung mendorong Jesika mereka pun terjatuh bersama-sama


Uh apa ini lagi-lagi aku di selamatkan oleh Hersa, aah tunggu dulu aku secara tidak Sengaja mencium Hersa aduh bagaimana ini Kenapa aku jadi dag-dig-dug


Tenang Jes... tenang


Jes... apakah kamu baik-baik saja


Ya aku baik-baik saja


Syukurlah aku pikir tadi kau hampir saja


Maafkan aku Jes gara-gara aku kamu hampir Aja terluka


Tidak apa-apa kok Sa,ini bukan kesalahan Kamu ini hanya suatu kebetulan aja


"Ya sudah kalau begitu aku antar kamu pulang Ya"


"Ya baiklah"


"Terimakasih atas malam ini ya Sa"


"Ya Jes aku pulang duluan ya"


Ha... Ha... Ha...


Aku senang sekali


Hari ini aku bisa ngedet sama Hersa


Tapi...Tapi bagaimana ini Hersa sudah Merebut ciuman pertamaku


Ya aku sudah memikirkannya karna Hersa Sudah merebut ciuman pertamaku walaupun Itu tidak di sengaja tapi tetap saja itu ciuman Maka mulai detik ini aku berjanji akan Menjadikan Hersa sebagai suamiku


"Ha.... Ha... Ha... "


Bereng*** kenapa Jesika yang payah itu bisa Lolos kalau saja tadi tidak ada Hersa pasti Jesika sia*** itu bisa mati di tangan ku


Uh aku harus menyusun rencana yang bagus Agar si Jesika itu bisa mati di tanganku


Ha... Ha... Ha...


"halo...halo Ta tadi orang yang mau nyelakain "Jesika datang lagi"


"Masak sih sa di mana"


"Di depan Cafe tadi dia mau nyelakain Jesika" "Untung saja tadi gue sigap"


"Kalok enggak gue gak akan tau apa yang Akan "Terjadi sama Jesika. "


"Oke kalau begitu kita harus carik tau siap "Dalang dari Konspirasi ini Sa"


"Oke gue setuju sama elo Ta"


🐾Terimakasih banyak untuk semua 🐾Pembaca ya sudah membaca novel saya 🙏


🐾Thanks You 🐾