
di jan menuju sekolah irani melihat banyak makhluk tak kasat mata ada yg matanya hampir copot,ada yg tinggal satu dan ada yang gak punya mata tangan kaki dan darah yg anyir mengalir yerus menerus.
5 menit kemudian irani sudah sampai di sekolah dan di sana sudah ada mila dan yanti yg sedang menunggu irani.
oh ya author hanya mau kasih tahu ***kalau irani lahir dari orang kaya dan mempunyai rumah sendiri dan rumah keluarga irani semuanya 37 rumah dan sebagian nya di luar negri kakak nya irani yg perempuan kak naila mempunyai 9 butik dan 3 restoran dan 3 mol dan kakak iraniyg laki laki kak gilang mempunyai 5 perusahaan di luar negri dan 5 perusahaan lagi di indinesia kalau papa nya irania mempunyai perusahaan yg sama dengan sama dengan kak gilang tapi beda tempat jadi keluarga irani memiliki 20 perusahaan 10 perusahaan gilang dan 10 nya lagi milik papa irani dan mama nya irani mempunyai 20 rumah sakit 3 di indonesia dan 7 nya lagi di luar negri dan papa irani memiliki 5 sekolah di indonesia yg salah satunya ada papa yanti yg menjadi bapak sekolah nya.tapi irani tidak sombong meskipun orang kaya dia hanya diam.
berbeda dengan mila yg lahir di keluarga sederhana ayah nya mila bekerja sebagai kuli bangunan dan ibu nya hanya bekerja sebagai pembantu.
"hai ciwi ciwi cantik"sapa riki teman irani. "hai juga"ucap kami ber tiga bersamaan. "hai mila" sapa aditya teman kita yg sedang naksir sama mila tapi mila gak sadar kalau adit suka sama dia.
"mila doang ni yg di sapa"ucap irani "hehe kan gue suka nya juga sama mila"ucap adit yg pertama kali nya menyapa mial aja "tumben jujur"tanya yanti "em,,em,,em gu,,gu,,gue mau aja"jawab adit gugup "mila kenapa pipi lo merah gitu"tanya yanti "iya tuh kaya udang rebus aja " timpa irani,pipi mila pun makin memerah."cie cie ada yg lagi jatuh cinta nie" ucap irani dan kami pun tertawa bersama tidak lama kemudian bel pun berbunyi.dan kita pun bubar dan masuk ke dalam kelas bersama.emang kita tiap sekolah selalu masuk kelas bersama.kami pun mengikuti pelajaran dengan tertib. lalu bel istirahat pun berbunyi "kita ke kantin yuk"rengek irani "yuk " ucap mila dan yanti bersamaan "emmm lo kenapa sih mil,dari tadi culingak calainguk terus nyari siapa sih?"tanya irani "si adit tumben gak keliatan"jawab mila "tumben nyariin si adit apa jangan jangan kamu juga suka yaaa"ucap irani sambil menyenggol mila "apaan sih kamu ran"ucap mila malu sambil pipi nya merah lagi "tuh kan pipi lo merah lagi hahah "ucapa irani dan mereka bertiga pun ter tawa bersama dan sampailah di kanti bu desi tempat mereka bertiga kumpul.