
" ayah dia ingin membunuh ku.. , " ucap Azz akting sedih
" kau! kesatria hitam muncullah! " ucap Raylen marah
" baik yang mulia, " ucap kedua kesatria hitam
" maafkan kami yang mulia pangeran iblis, " ucap Huan Xi ketakutan
" bagaimana anak ku, " tanya Raylen kepada Azz wajah Raylen berubah senyum
" ampuni kami pangeran iblis dan raja iblis, " ucap Huan Xi dan Huan Li
" emm bagaimana ya ? ya tentu saja di lepas- " ucap Azz terpotong
( yes mana mungkin pangeran iblis bakal membunuh kami ) Dalam hati Huan Xi dan Huan Li
" bunuh dong . " ucap Azz mengeluarkan pedang di kantong sihir nya dan memotong tangan Huan Li
Azz tersenyum lebar wajah nya serasa seram , menakutkan. bagaimana mungkin Azz menjadi seseorang yang sadis?! mungkin karena trauma nya akibat di bully di panti asuhan..?.
" akhh t-tolong sakit hikshhhhhs " ucap Huan Li kesakitan
" oh maaf tangan ku gatel~ . " ucap Azz tersenyum menakutkan
" kauu! walau kau pangeran iblis beraninya menyakiti anak ku! " teriak Huan Xi
beberapa detik tiba-tiba ada kepala yang menggelinding .. kepala itu adalah milik Huan Li. ya Azz dalam beberapa detik ia sudah memotong kepala Huan Li dengan pedang tajam nya yang sekarang telah berlumuran darah.
" ups maaf aku sengaja..~ karena tadi kau berisik sekali~ " ucap Azz menjilat darah yang ada di pedang nya
" ukh menjijikkan darah nya seperti orang nya, " ucap Azz
baju-baju yang di pakai Azz telah menjadi merah akibat darah-darah Huan Li
" a-anak ku!!!!! TIDAKKK ANAK KUU!!! " teriak Huan Xi
" berisik , baju ku jadi kotor nih terkena darah menjijikkan nya! " ucap Azz jijik
yaaa orang seperti itu memang pantas mendapatkan nya mendapatkan karma nya
" ayahh baju ku kotor~ , " ucap Azz merengek
" oh , i-iya nanti ganti ya" ucap Raylen baru sadar akibat melamun gara2 terkejut oleh tindakan yang telah di lakukan anak nya
" apakah ayah marah? huh.." ucap Azz sedih
" tidak kok Azz keren, " ucap Raylen senyum
" oke! kesatria hitam bunuh dia " ucap Azz menunjuk Huan Xi yang lagi histeris akibat anak nya yang telah terbunuh
" eh? " ucap kedua kesatria hitam itu mereka kebingungan
" ada apa? ini perintah pangeran iblis! segera laksanakan, " ucap Raylen
" baik! " ucap kedua kesatria hitam itu dan segera memengal kepala Huan Xi
" ah pulang yuu ayah! aku bau darah " ucap Azz tidak tahan
" oke sayang kesatria hitam bersihkan mayat busuk itu! " ucap Raylen
Azz dan Raylen pun menuju kerajaan dan Azz segera menuju kamar nya untuk mandi , latihan Qi
" aku masih terlalu lemah .. harus latihan! " ucap Azz
" tapi- males .. nanti aj " ucap Azz males dan berjalan menuju cermin
" apakah tanduk ku bisa dihilangkan? aku ingin ke dunia manusia..," ucap Azz kangen dunia manusia
akhirnya Azz memutuskan untuk bertanya kepada ayah nya
" ayahh apakah tanduk ku bisa di hilangkan?? aku ingin ke dunia manusia ," ucap Azz memohon
" bisa sih .. tapi ngapain Azz ke dunia manusia? " ucap Raylen khawatir
" kangen lah ayah.." ucap Azz marah
" tapii ayah khawatir " ucap Raylen
" k-u-m-o-h-o-n ayah terbaikkk ku! " ucap Azz memohon
" huhh dasar baiklah tetapi kau harus di lindungi oleh Hewan pelindung ini ayah berikan untuk mu " ucap Raylen
Raylen mengasih Azz hewan pelindung singa kecil imut tetapi bisa terbang
" imutt ayahh! aku mau " ucap Azz senang
" baiklah ini ramuan supaya kau bisa menghilangkan sisi iblis mu nanti kalo udah sampai di dunia iblis lagi sisi iblis mu bakal terlihat lagi , tapi ada suatu kejadian kau akan berubah menjadi iblis lagi walau di dunia manusia jadi berhati-hatilah " ucap Raylen
" ah baik yah , makasih ayah ,, " ucap Azz bahagia
" pahit engga yah? " ucap Azz takut
( yah \= ayah )
" engga kok sayang " ucap Raylen tersenyum
Azz pun agak tidak percaya dan meminum ramuan nya pelan , Azz akhirnya menghabiskan ramuan itu
" rasa nya aneh..huuu , lho aku dah ga punya tanduk lagi hehe " ucap Azz kesenangan
skip Azz sudah memasuki portal yang membawa nya ke dunia manusia
" akhirnya menghirup udara bebas , terkena sinar matahari yang cerah bla bla bla- " ceramah Azz
" nahhh ngapain yaa? heem ada bau enak~ " ucap Azz merasakan ada nya bau yang menurut nya lezat
Azz mengikuti bau yang lezat yang ternyata berasal dari warung makan karena cacing2 di perut Azz sudah pada berdemo Azz pun memasuki warung makan tersebut bentuk nya seperti cafe bernama Awan angin Azz duduk beberapa menit pelayan sudah menghampiri tempat duduk nya dan bertanya ia memesan apa
" permisi anda mau pesan apa ya? " ucap seseorang pelayan
" hati mu~ boleh ngga? " goda Azz
pelayan itu malu dan terlihat di pipi nya merona merah
" ehh aa " ucap pelayan itu bingung mau membalas pertanyaan Azz dan pelayan itu salah tingkah
yaa muka Azz itu lumayan ganteng lah seperti ayah nya
" betewee teman-teman mau illustrator Raylen sama Azz engga? klo mau komen yaa! " ucap author
...---------lanjut-------...
" hahaha lucu , baiklah2 saya pesan steak 1 dan alkohol level 5 " ucap Azz tertawa karena melihat tingkah pelayanannya
" ah baik tuan " ucap pelayan itu malu2 dan tidak berani menatap Azz
" bentar..- " Azz
tiba-tiba Azz memegang pipi pelayan itu
" tu-tuan??! " ucap pelayan itu kaget
" pipi mu kotor " ucap Azz tersenyum
" terimakasih , baiklah saya pergi terlebih dahulu " ucap pelayan itu terburu-buru pergi
" seru juga .. " ucap Azz senang
Azz duduk di samping jendela besar yang dapat melihat pemandangan desa , Azz tertegun sejenak
beberapa menit kemudian pelayan datang ke meja Azz
" I-ini tuan terimakasih " ucap pelayan itu malu2 dan pergi
" emmm aroma nya sudah terasa enak " ucap Azz melihat2 makanan tersebut
tanpa berpikir lama Azz langsung melahap steak nya , dan meminum alkohol nya , Azz itu baru pertama kali minum alkohol ya .. tentu saja dia akan mabuk apalagi alkohol nya level 5 dia mungkin akan mabuk berat
" alkohol ternyata rasanya begitu enak tentu saja orang2 dewasa suka dengan alkohol ini , " ucap Azz sambil mabuk
" air putih nanana~ " Azz mabuk dan meminum air putih mabuknya hilang sedikit , Azz pun sadar tetapi tetap mabuk
" hah ternyata efek mabuk nya kuat juga.. " ucap Azz
" mbakk uang nya saya tinggal kan di meja ya kembaliannya buat kalian saja terimakasih " teriak Azz
" baik terimakasih " ucap pelayan
Azz berjalan keluar dari ruang makan tersebut dan ia berjalan-jalan tidak tau tujuannya tiba-tiba saja ada seseorang laki-laki yang sedang di pukul oleh preman-preman jahat
" huh? , " Azz kaget
preman tersebut mengetahui bahwa dia sedang di tatap tajam oleh Azz
" APA-APAAN KAU MAU IKUT DI PUKUL?! " teriak preman tersebut
karena Azz sedang bosan dan marah akibat teriakan preman membuat telinga Azz sakit ia pun memutuskan akan menolong laki-laki yang sedang di pukul preman-preman tersebut
" ah.. membosankan~ , " ucap Azz menatap tajam preman2 tersebut yang jumlah nya ada 3
...---------bersambung-------...
by : Jesxlyn ( Jesseline )
thanks you telah membaca .. jangan lupa di like favorit and votee !
byee~